
Bola.net - Menjadi pelatih dari sebuah tim sepakbola merupakan sebuah pekerjaan dengan tuntutan yang berat. Pelatih tersebut harus memiliki kemampuan di atas rata-rata dan juga fisik yang prima agar para anak asuhnya bisa berkembang dengan baik. Namun bagaimana jadinya ketika tim profesional mempekerjakan seorang pelatih berkebutuhan khusus?
Ya anda bisa menanyakan itu pada para pemain klub Bundesliga, Fortuna Dusseldorf terutama pada para kiper mereka. Pasalnya mereka saat ini tengah ditangani oleh seorang pelatih kiper yang berkebutuhan khusus, tepatnya seorang pelatih tuna rungu bernama Dirk Zimmermann.
Namun jangan salah! Di balik keterbatasannya itu, Zimmermann mampu mendidik sejumlah kiper jempolan untuk mengeluarkan bakat terbaiknya. Sebut saja kiper-kiper berbakat seperti Zack Steffen, Michael Rensing dkk yang merasakan gemblengan pelatih 50 tahun ini.
Nah pada kesempatan ini kami mengajak Bolaneters untuk mengenal lebih jauh sang pelatih hebat ini.
Sejak Lahir
Zimmermann hampir benar-benar tuli sejak lahir, tetapi pelatih berusia 50 tahun itu telah memberi kiper D³sseldorf–Zack Steffen, Michael Rensing dan rekan-rekannya–manfaat dari keahliannya musim ini karena mereka turut andil membela klub dalam bertempur di level paling wahid sepak bola Jerman, Bundesliga.
Pada satu kesempatan, pria berkebangsaan Jerman itu mengatakan kepada salah satu media di sana, yang -bahkan dengan alat bantu dengar- ia hanya bisa memaksimalkan 20 persen dari pendengarannya. Perjuangannya untuk diterima dalam dunia sepak bola cukup terbilang berat.
Pandangan skeptis pelaku dunia sepak bola terhadap kemampuan mereka-mereka yang kekurangan tidak dapat terhindarkan, yang membuat Zimmermann tanpa rasa minder aktif untuk selalu menjemput bola, bukan sebaliknya.
Perjalanan Karier
Kembali ke waktu kurang lebih 12 tahun lalu, ia memulai karier kepelatihannya bersama Wuppertaler SV pada tahun 2008. Di sana ia bertugas sebagai pelatih kiper selama lebih dari empat tahun di mana empat bulan di antaranya ia sempat melatih bersama SF Lotte, walau tidak berlangsung lama.
Pada tahun 2013, ia melatih Dortmund U-16 dan tiga tahun kemudian pindah ke Cronenberger SC. Barulah pada tahun 2018 tepatnya bulan Juli, ia melatih bersama Fortuna Dusseldorf II untuk kemudian aktif hingga sekarang bersama tim utama.
Dengan Intuisi
Pelatih kelahiran 28 Desember 1969 tersebut pada awalnya adalah pelatih kiper Fortuna U-23, tetapi telah aktif bekerja dengan tim senior di musim ini dan sekarang maupun ke depannya akan berkolaborasi erat dengan pelatih kiper tim utama baru, Christoph Semmler.
Pasangan ini akan bekerja bahu-membahu untuk mencoba meningkatkan kinerja pertahanan Dusseldorf khususnya di lini penjaga gawang, demi menjaga asa mereka bertahan di divisi utama dengan minimal target mencoba keluar dari zona degradasi.
Meskipun ia mungkin tidak dapat mendengar dengan baik dan kadang pada beberapa kesempatan tidak dapat menghadiri pertemuan tim, Zimmermann percaya di balik segala keterbatasannya ia mampu memberi wawasan dan visi yang tidak dimiliki rekan-rekannya maupun orang lain.
Pelatih luar biasa tersebut mengatakan, bahwa ia memiliki intuisi yang sangat baik dan dapat merasakan ketika misalnya, saat seorang pemain lelah. Ia sering dan cepat bereaksi terhadap hal itu dengan sesegera mungkin mengubah bentuk latihan, seraya menegaskan bahwa ia masih bisa menikmati gairah, semangat - jika tak lain dan tak bukan adalah berasal dari suara bising yang diciptakan sepak bola.
"Aku merasakan suasananya, dan aku juga mendengar peluit wasit walau dengan sangat pelan."
(Bundesliga)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 25 Juli 2026 00:50Hajar Rosenborg, Manchester United Pesta Gol di Norwegia
-
Voli 24 Juli 2026 22:24Timnas Voli Putra Indonesia Melaju ke Semifinal SEA V Cup 2026
BERITA LAINNYA
-
bundesliga 23 Mei 2026 07:19Prediksi Final DFB Pokal: Bayern vs Vfb Stuttgart 24 Mei 2026
-
bundesliga 21 Mei 2026 10:45Mengebut dan Kecelakaan, SIM Jamal Musiala Dicabut!
SOROT
-
Liputan6 25 Juli 2026 00:30Penyidik Masih Rahasiakan Modus Eks Jampidsus Febrie Lakukan TPPU
-
Liputan6 25 Juli 2026 00:11Buru-Buru, Alasan Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Pink Saat Ditahan
-
Liputan6 25 Juli 2026 00:01Febrie Adriansyah Protes Ditahan: Alat Bukti Belum Cukup
-
Liputan6 24 Juli 2026 23:45Ditahan Kejagung, Eks Jampidsus Febrie Merasa Dikriminalisasi
-
Liputan6 24 Juli 2026 23:27Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306885/original/070630400_1784913813-jam5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306874/original/080254500_1784912683-Screenshot_2026-07-24_235947.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306873/original/099864300_1784912487-WhatsApp_Image_2026-07-24_at_23.32.38.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306871/original/063249000_1784911505-IMG_0452.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306862/original/001023000_1784910452-IMG_0454.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306858/original/096033600_1784909763-IMG_2309.jpeg)
