Menilik Kiprah 4 Pemain Asal Korea Selatan di Bundesliga Musim 2020/2021

Serafin Unus Pasi | 21 Januari 2021 18:40
Penyerang timnas Korea Selatan, Hwang Hee-chan, kini membela RB Leipzig pada musim 2020/2021 (c) RB Leipzig

Bola.net - Korea Selatan salah satu negara Asia yang memiliki prestasi sepakbola cukup baik. Bahkan Korea Selatan selalu jadi langganan perwakilan Asia untuk Piala Dunia. Sepakbola Korea Selatan maju dengan sangat cepat.

Bisa dikatakan setelah Piala Dunia 2002 yang bergulir di Korea Selatan, menjadikan momen penting bagi para talenta-talenta Asia. Sejak momen itu, banyak pemain-pemain Asia berbakat khususnya dari Korea Selatan yang dilirik oleh klub-klub di Eropa.

Beberapa tahun terakhir, semakin banyak talenta asal Korea Selatan yang bersinar di liga-liga top Eropa. Klub-klub top Eropa tidak segan keluar uang yang cukup besar untuk mendatangkan pemain-pemain dari negeri ginseng ini.

Bundesliga menjadi salah satu liga yang menjadi panggung para pemain Korea Selatan. Banyak pemain asal Korea yang mengadu nasib di Jerman, bahkan beberapa di antara mereka jadi pemain andalan di tim mereka masing-masing hingga musim ini.

Berikut ulasan dari 4 pemain Korea Selatan di Bundesliga musim 2020/21.

1 dari 4 halaman

1. Hwang Hee-Chan [RB Leipzig]

Pemain Korea Selatan pertama yang berkiprah di Bundesliga saat ini adalah Hwang Hee-Chan. Ia resmi memperkuat RB Leipzig per tahun 2020 kemarin.

Nama Hee-Chan mulai dikenal publik Eropa saat ia membela klub Austria, RB Salzburg. Pemain depan berusia 24 tahun itu memiliki catatan bersama RB Salzburg dengan torehan 16 gol dan 22 asis dari 40 pertandingan. 

Salah satu momen yang membuatnya dilirik klub-klub top Eropa saat ia membuat satu gol dan satu assist saat berhadapan dengan Liverpool. Itulah mengapa RB Leipzig tidak segan untuk merekrutnya di musim panas kemarin.

Hee-Chan memiliki tugas yang besar di skuat Die Roten Bulen musim ini, karena ia harus menggantikan peran Timo Werner yang pindah ke Chelsea. Sejauh ini ia sudah delapan kali tampil untuk tim besutan Julian Nagelsmann di mana ia membuat satu gol dan satu assist.

2 dari 4 halaman

2. Jeong Woo-yeong [Freiburg]

Pemain asal Korea Selatan berikutnya yang sedang berkiprah di Bundesliga adalah Jeong Woo-yeong.

Woo-yeong merupakan salah satu talenta muda terbaik di Korea Selatan. Ia kerap disamakan dengan legenda hidup Bayern Munchen, Franck Ribery berkat kecepatan dan insting golnya yang tajam.

Itulah mengapa ia direkrut Bayern Munchen pada tahun 2018 yang lalu. Ia berhasil tampil ciamik di tim cadangan Die Roten dengan mengemas 13 gol dari 31 pertandingan.

Pada tahun 2019, SC Freiburg memutuskan untuk merekrut Woo-yeong dari Bayern Munchen. Pemain berusia 19 tahun ini sudah mengoleksi total 12 penampilan di SC Freiburg musim ini dan ia sudah membuat satu gol.

3 dari 4 halaman

3. Ji Dong-won [Mainz 05]

Jika dua nama pertama tadi masih tergolong pemain muda, ada satu pemain Korea Selatan yang cukup senior kini berkarir di Jerman. Ia adalah Ji Dong-won.

Dong-won pertama kali menginjakkan kaki di Eropa pada tahun 2011 saat membela Sunderland. Ia sempat tiga musim membela the black cats sebelum berkarir di Jerman bersama FC Augsburg di tahun 2015.

Empat tahun bersama Augsburg performa Dong-won tergolong cukup apik. Ia bermain sebanyak 84 kali dan mengemas tujuh gol untuk tim Bundesliga tersebut.

Pada Juni 2019, Dong-Won menandatangani kontrak tiga tahun bersama FSV Mainz. Karirnya tidak terlalu mulus sebagai penyerang di Mainz 05. Dalam 10 laga yang dimainkan, ia belum sama sekali menciptakan gol.

4 dari 4 halaman

4. Kwon Chang-Hoon [Freiburg]

Kwon Chang-Hoon adalah pemain sayap kanan milik Freiburg. Ia direkrut Freiburg dari Dijon pada tahun 2019 setelah ia bersinar bersama tim Prancis tersebut.

Di musim debutnya, Chang-Hoon beberapa kali dicoba bermain di posisi sayap kiri, padahal ia memiliki posisi natural sebagai sayap kanan. Total ia bermain sebanyak 23 kali di musim perdananya dan mengoleksi dua gol dan satu assist.

Di Musim ini Chang-Hoon telah memainkan delapan pertandingan, namun sayangnya ia belum menghasilkan satupun gol. Namun catatan statistiknya cukup baik, di mana ia memiliki akurasi umpan sebesar 88% dan rata-rata membuat 11,5 sentuhan per pertandingan.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR