
Bola.net - Jude Bellingham membuat langkah besar pada awal musim 2020/2021 lalu. Pada usia 17 tahun, dia keluar dari Inggris untuk bermain di Borussia Dortmund.
Bellingham menjadi perhatian banyak klub setelah tampil bagus di Birmingham City. Bersaing dengan Manchester United, Dortmund sukses membeli Bellingham dengan transfer 23 juta euro.
Pemain yang lahir pada 19 Juni 2003 ini langsung masuk tim utama Dortmund. Walau tidak bermain secara reguler, Bellingham mampu bersaing dengan nama top seperti Axel Witsel, Mahmou Dahoud, Emre Can, dan Thomas Delaney.
Seperti dikutip dari situs resmi Bundesliga, Bellingham berkisah tentang petualangan barunya di Dortmund. Simak selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Tentang Dortmund
Reporter Bundesliga.com: Apa alasan anda bergabung dengan Dortmund?
Bellingham: Seperti yang saya katakan berkali-kali, saya pikir mereka menawarkan menit bermain, apa yang mereka tawarkan kepada pemain muda adalah tentang peluang berada di atas lapangan. Saya menikmati setiap detiknya bermain untuk para penggemar. Lalu, saya juga harus menunggu bahkan lebih lama lagi untuk bermain di depan 80,000 penonton, tapi itu salah satu sesuatu yang meyakinkan saya untuk datang ke Dortmund.
Reporter Bundesliga.com: Apakah anda merasa seperti di rumah sendiri saat di atas lapangan?
Bellingham: Saya merasa setiap kali pesepakbola berada di lapangan, di situlah mereka merasa tempat yang paling nyaman. Di atas lapangan, kami melakukan apa yang seharusnya kami lakukan, kami digaji untuk dapat membuat perbedaan saat di lapangan dan tidak ada yang lebih baik bagi kami selain menginjakkan kaki di lapangan.
Reporter Bundesliga.com: Apa perbedaan antara sepak bola di Bundesliga dan pengalaman anda bermainbersama Birmingham City di Inggris?
Bellingham: Saya pikir di Bundesliga sangat berbeda. Dari segi kontak fisik, rasanya anda akan mendapatkan lebih sedikit ketimbang bermain di daratan Inggris. Namun, dari segi teknik, kualitas di Bundesliga jauh lebih baik dan itu amat membantu saya untuk menguji ketangkasan fisik dan teknik saya dalam mengolah bola. Semoga dengan banyaknya pemain muda bertalenta di Bundesliga, saya tetap akan menjadi salah satu yang bersinar.
Performa
Reporter Bundesliga.com: Bagaimana anda mendeskripsikan performa Dortmund saat ini?
Bellingham: Sederhana saja, kami kebobolan terlalu banyak gol saat ini. Dalam sepak bola, anda harus memiliki rasa menyesal atau menolak untuk kebobolan, agar dapat memberikan kesempatan pada diri anda untuk meraih kemenangan. Saya merasa dalam pertandingan, kami selalu memiliki kepercayaan diri untuk menciptakan sebuah gol. Saya pikir kami telah membuktikannya, tetapi menahan klub-klub di Bundesliga cukup sulit. Posisi pertama dan kedua cukup jauh, tetapi ketiga dan keempat hanya berbeda tiga poin dan enam poin. Ini bukan krisis, itu tergantung pada kami dalam mengubah situasi. Kita merupakan satu-satunya yang bisa mengubahnya, maka benar, tekanan pada kami sangat besar, tapi kami akan baik-baik saja.
Der Klassiker

Reporter Bundesliga.com: Der Klassiker melawan Bayern Munchen sebentar lagi. Apakah itu masih jadi pertandingan terbesar musim ini?
Bellingham: Saya mungkin lebih tahu tentang Klassiker daripada Revierderby. Saya selalu berasumsi itu yang terbesar karena itu adalah dua klub terbesar di Jerman. Jadi, saya lebih menyadarinya. Kami sangat menantikan pertandingan tersebut untuk mendapatkan kemenangan kembali.
Reporter Bundesliga.com: Apakah anda merasakan perhatian dunia tentang pertandingan tersebut?
Bellingham: Tentu saja, menurut saya ini adalah pertandingan yang tidak memedulikan dari negara mana anda berasal, jika anda menontonya di akhir pekan, anda tahu betapa pentingnya itu. Ini adalah derby, ini Klassiker dan pertandingan ini untuk para penggemar. Jadi, kami ingin bermain untuk itu dan mencoba mewakili diri kami sebaik mungkin.
Wayne Rooney

Reporter Bundesliga.com: Apakah anda memiliki idola dalam sepak bola?
Bellingham: Bagi saya, selalu Wayne Rooney dan Steven Gerrard. Ketika saya muda, yang saya inginkan adalah mengenakkan baju Birmingham City. Kemudian, semakin saya menonton Wayne Rooney, saya semakin menginginkan baju yang dikenakan oleh Wayne Rooney, begitupun dengan Steven Gerrard. Orang-orang seperti ini, yang akan membentuk cara anda bermain karena anda sangat menganggumi mereka. Jadi, ya, keduanya mungkin adalah pahlawan terbesar saya dalam sepak bola.
Sumber: Bundesliga
(Bola.net/Muhammad Afif Farhan)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 27 Mei 2026 18:15Piala Dunia 2026: 10 Pemain yang Diprediksi Jadi Magnet Turnamen
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 07:30Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asunya Ogah Gabung MU!
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 07:26Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
-
Tim Nasional 7 Juni 2026 07:00Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
bundesliga 23 Mei 2026 07:19Prediksi Final DFB Pokal: Bayern vs Vfb Stuttgart 24 Mei 2026
-
bundesliga 21 Mei 2026 10:45Mengebut dan Kecelakaan, SIM Jamal Musiala Dicabut!
-
bundesliga 15 Mei 2026 13:51Prediksi Borussia Monchengladbach vs Hoffenheim 16 Mei 2026
-
bundesliga 15 Mei 2026 13:37Prediksi Bayern Munchen vs Koln 16 Mei 2026
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
