FOLLOW US:


10 Penjaga Gawang Terbaik Dunia Saat Ini (Bagian 1)

09-10-2020 17:32

 | Serafin Unus Pasi

10 Penjaga Gawang Terbaik Dunia Saat Ini (Bagian 1)
© AFP

Bola.net - Penjaga gawang memiliki peran penting untuk klub sehingga bisa memiliki pertahanan yang solid. Posisinya yang berada di palang terakhir lapangan, juga membuatnya kerap dianggap sebagai penentu kemenangan tim.

Kiper pun menjadi sosok yang sering dipuja dalam suatu pertandingan karena penyelamatan-penyelamatan yang dilakukannya. Namun, kiper juga yang kerap menjadi ‘kambing hitam’ jika tim tampil buruk dan kebobolan banyak gol.

Setidaknya ada Loris Karius dan Adrian dua kiper Liverpool yang telah merasakan beratnya tugas penjaga gawang. Beratnya tekanan pun membuat konsentrasinya hilang, Loris Karius menjadi sosok utama yang disalahkan dalam kekalahan final Liga Champions 2018, dan Adrian yang baru saja merasakan menyakitkannya dibobol tujuh kali.

Namun, di samping kedua nama tersebut tentu ada nama-nama yang berhasil konsisten tampil bagus. Beberapa kiper bahkan kerap menjadi alasan timnya menjadi salah satu klub terbaik dunia.

Peran penjaga gawang pun kini bukan hanya menjaga gawang, mereka dituntut bisa mendistribusikan bola dengan baik, dan bahkan banyak yang menjadi pemimpin di lapangan. Atas alasan tersebut nama-nama berikut kini dianggap sebagai penjaga gawang terbaik dunia.

1 dari 5

10. Ederson (Manchester City)

10. Ederson (Manchester City)
Ederson © Pool Getty via AP Photo

Di era sepak bola modern, Ederson merupakan salah satu yang terbaik. Didatangkan Manchester City dari Benfica tahun 2017, Ederson langsung andalan dan menggeser Claudio Bravo sebagai kiper utama tim.

Musim lalu Ederson hampir separuh penampilannya gawang Manchester City tetap utuh. Dari 44 kali penampilannya Ederson berhasil membukukan 20 clean sheets untuk City. Tidak hanya itu Ederson juga memiliki kemampuan distribusi bola yang baik dengan 86 persen akurasi umpan di Premier League musim lalu.

2 dari 5

9. Peter Gulacsi (RB Leipzig)

9. Peter Gulacsi (RB Leipzig)
Kiper RB Leipzig, Peter Gulacsi © Bundesliga

Salah satu alasan RB Leipzig selalu menjadi penantang di Bundesliga dan mencapai semifinal Liga Champions musim lalu adalah Peter Gulacsi. Setelah karirnya yang mandek di Liverpool, Gulacsi di RB Leipzig berhasil menunjukkan bahwa dia merupakan salah satu yang terbaik di dunia.

Musim lalu Leipzig menjadi tim yang kebobolan paling sedikit kedua setelah Bayern Munchen. Dari 32 kali penampilannya Gulacsi hanya kebobolan 34 kali dengan 10 kalinya berakhir clean sheets. Gulacsi musim lalu pun berhasil mencatatkan 82 kali saves di Bundesliga.

3 dari 5

8. Samir Handanovic

8. Samir Handanovic
Samir Handanovic © AFP

Handanovic merupakan gambaran penjaga gawang yang tidak hanya bertugas menjadi palang terakhir, dirinya juga merupakan sosok pemimpin di Inter Milan. Musim lalu Inter Milan yang dikapteninanya berhasil menjadi pesaing terdekat Juventus dan mencapai final Liga Europa.

Tidak hanya itu, Inter Milan menjadi tim yang paling sedikit kebobolan di Serie A yaitu 36 gol saja. Di usianya yang telah mencapai 36 tahun, Handanovic masih menjadi andalan tim dan mencatatkan 16 clean sheets dari 48 total bermainnya.

Handanovic musim ini pun masih menjadi andalan di tiga pertandingan awal Serie A. Di tiga laga tersebut Handanovic telah melakukan tujuh kali saves.

4 dari 5

7. Keylor Navas (Paris Saint-Germain)

7. Keylor Navas (Paris Saint-Germain)
Keylor Navas © AP Photo

Keylor Navas musim lalu berhasil mengantarkan Paris Saint-Germain ke final Liga Champions. Baik di liga maupun di Eropa Keylor Navas berhasil menjadi benteng kokoh PSG sepanjang musim lalu.

Dari total 35 kali penampilannya, Keylor Navas meraih 19 kali clean sheets. Performa bagusnya masih berlanjut hingga musim ini. Di Ligue 1, Keylor Navas telah mencatatkan 10 kali saves dari empat pertandingan awal PSG. Akurasi penyelamatannya bahkan mencapai angka 91 persen di musim ini.

5 dari 5

6. Marc-Andre ter Stegen (Barcelona)

6. Marc-Andre ter Stegen (Barcelona)
Marc-Andre ter Stegen © LaLiga

Kiper berkebangsaan Jerman ini memiliki paket lengkap sebagai kiper terbaik di era modern. Marc-Andre ter Stegen memiliki kontrol bola yang baik, mampu memotong aliran bola, memberikan tekanan ke pemain lawan, hingga mampu berduel dengan lawannya.

Di samping kegagalannya kala melawan Bayern Munchen. Ter Stegen yang mengalami musim buruk bersama Barca, masih mampu menjaga gawangnya utuh sebanyak 17 kali di 46 kali kesempatannya. Ter Stegen juga merupakan ancaman nomor satu untuk Manuel Neuer di timnas Jerman.

(Bola.net/Muhammad Raka Saputra)