Man United Ogah Menang Mudah: Bobol Dulu, Comeback Menang, dan Naik Posisi Tiga

Man United Ogah Menang Mudah: Bobol Dulu, Comeback Menang, dan Naik Posisi Tiga
Pemain Manchester United, Benjamin Sesko, merayakan gol yang dicetaknya dalam pertandingan Premier League melawan Crystal Palace, Minggu (1/3/2026) (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Manchester United kembali menunjukkan daya juang di Old Trafford. Sempat tertinggal di awal laga, Setan Merah membalikkan keadaan untuk menang 2-1 atas Crystal Palace pada Minggu 1 Maret 2026.

Kemenangan ini mengangkat United ke peringkat ketiga klasemen Premier League. Hasil tersebut juga menegaskan status mereka sebagai tim dengan raihan poin terbaik sejak Michael Carrick kembali ke bangku pelatih.

Meski tidak sepenuhnya meyakinkan, United kembali menemukan cara untuk menang. Momentum yang terjaga menjadi nilai utama di tengah ketatnya persaingan papan atas.

Bangkit dari Gol Cepat dan Kartu Merah Penentu

Bangkit dari Gol Cepat dan Kartu Merah Penentu

Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes, beradu argumen dengan wasit dalam laga Premier League melawan Crystal Palace, Minggu (1/3/2026) (c) AP Photo/Dave Thompson

Pertandingan berjalan buruk bagi Manchester United sejak menit awal. Maxence Lacroix membawa Crystal Palace unggul pada menit keempat, memicu babak pertama yang sulit bagi tuan rumah.

United tampak kesulitan merespons dan permainan mereka mengingatkan pada periode stagnan sebelumnya. Situasi berubah drastis sepuluh menit setelah babak kedua dimulai ketika Lacroix diusir wasit usai menarik Matheus Cunha dalam posisi mencetak gol.

Pelanggaran tersebut berujung penalti yang dieksekusi tenang oleh Bruno Fernandes, meski berhadapan dengan mantan rekan setimnya, Dean Henderson. Fernandes kemudian menjadi kreator gol penentu kemenangan lewat assist untuk Benjamin Sesko.

United Terus Menemukan Cara Menang

United Terus Menemukan Cara Menang

Pemain Manchester United, Benjamin Sesko, merayakan gol yang dicetaknya dalam pertandingan Premier League melawan Crystal Palace, Minggu (1/3/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Crystal Palace datang dengan beban jadwal Eropa pada tengah pekan lalu, sementara United menikmati jeda yang lebih lama. Namun justru tim tamu tampil lebih tajam dan energik di 45 menit pertama.

United kembali harus bekerja keras untuk mengamankan hasil. Pada dua laga sebelumnya, gol menit akhir Sesko menyelamatkan satu poin di kandang West Ham United, lalu kemenangan tipis atas Everton ditentukan lewat serangan balik cepat.

Setelah kemenangan-kemenangan pernyataan di awal era Carrick, United kini mengumpulkan poin dengan cara yang lebih pragmatis. Di tahap musim seperti ini, tiga poin tetap bernilai besar apa pun prosesnya.

Sesko Kian Panas di Lini Depan

Performa Benjamin Sesko terus menanjak. Ia telah menyumbang empat poin dari dua penampilan singkat sebelumnya, dan akhirnya dipercaya Carrick sebagai starter.

Keputusan itu membuat Amad Diallo tersisih, dengan Bryan Mbeumo bergeser ke sisi kanan. Pada awalnya, perubahan ini terlihat kurang berjalan karena United tidak bisa melebarkan permainan dan operan-operan tampak kurang presisi.

Sesko nyaris tak menyentuh bola selama satu jam pertama. Namun, satu momen sudah cukup untuk menegaskan perannya sebagai penyerang tengah murni, menyundul umpan Fernandes dengan akurat melewati Henderson.

Gol tersebut menjadi yang keenam dalam tujuh laga terakhir dan keempat secara beruntun bagi Sesko. Penyerang Slovenia itu tengah berada dalam performa terbaiknya, sekaligus menjaga laju positif United di bawah Carrick.