
Bola.net - Liga Champions dianggap sebagai kompetisi paling bergengsi di kalangan klub sepak bola Eropa. Karena itu, bukan perkara yang mudah untuk bisa mengangkat Si Kuping Besar.
Banyak pelatih yang ulung dan legendaris menghiasi kompetisi satu ini. Lima manajer berbeda telah mengelola lebih dari 100 pertandingan di Liga Champions, dengan semua kecuali satu berhasil memenangkan gelar prestisius.
Delapan belas arsitek berbeda telah memenangkan Liga Champions selama hampir tiga dekade sejarah kompetisi, dengan beberapa dari mereka, delapan tepatnya, berhasil memenangkan kompetisi lebih dari satu kali kesempatan.
Berikut ini deretan pelatih paling sukses di pentas Liga Champions.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Ottmar Hitzfeld: 2 Gelar
Ottmar Hitzfeld menjadi pelatih pertama yang menjuarai Liga Champions bersama dua klub berbeda. Ia mempersembahkan gelar pertama Bayern Munchen di era Liga Champions pada 2001, empat tahun setelah melakukan hal yang sama dengan Borussia Dortmund.
Pelatih berusia 71 tahun ini punya karier panjang yang memesona di Bundesliga dan internasional.
Setahun setelah kalah dari Juventus di final Liga Champions 1996, pasukan Hitzfeld membalikkan keadaan di Bianconeri ketika Borussia Dortmund berseteru dengan juara bertahan dalam pertandingan perebutan gelar tahun musim selanjutnya.
Dua tahun kemudian, Hitzfeld, sekarang bersama Bayern Munchen lolos ke final Liga Champions, tetapi Manchester United mencetak dua gol di masa injury time di final di Camp Nou, Barcelona. Namun, pada 2001, Bayern dan Hitzfeld menebus kegagalannya dengan epik.
Kemenangan adu penalti atas Valencia membuat raksasa Bavaria itu mengakhiri penantian dua setengah dekade mereka untuk gelar Liga Champions setelah memenangkannya terakhir kali pada tahun 1975-1976.
Jose Mourinho: 2 Gelar
Trofi Liga Champions membuat dunia mengenal Jose Mourinho sebagai pelatih muda yang hebat. Porto yang dibesut pelatih pelatih berusia 41 tahun saat itu mengalahkan AS Monaco di edisi turnamen 2004. Porto sama sekali tak dihitung sebagai kandidat juara saat itu.
Mourinho yang kini menjadi manajer Tottenham Hotspur tidak terlibat dalam Liga Champions 2020-2021 karena Spurs tidak lolos ke kompetisi tersebut. Namun, pelatih Portugal yang paling berganti klub tersebut telah mengelola lebih dari 150 pertandingan untuk enam tim dalam 17 musim berbeda di Liga Champions.
Bersama Inter Milan pada 2010, Mourinho memenangkan gelar Liga Champions keduanya. Namun, sejak saat itu, The Special One belum pernah mencapai final Liga Champions lagi.
Sir Alex Ferguson: 2 Gelar
Salah satu manajer paling legendaris, Sir Alex Ferguson telah memenangkan banyak gelar selama hampir empat dekade karir manajerialnya.
Sembilan tahun setelah memenangi treble kontinental bersama Manchester United pada 1999, arsitek asal Skotlandia itu memenangi gelar Liga Champions keduanya setelah mengalahkan Chelsea di final serba Inggris di Moskow. Kemenangan Ferguson di ibu kota Rusia membuatnya menjadi manajer tertua yang memenangkan Liga Champions, sebelum rekornya dipecahkan lima tahun kemudian.
Namun demikian, 19 musim dan 194 pertandingan Ferguson di Liga Champions adalah yang terbanyak dalam sejarah kompetisi.
Vicente Del Bosque: 2 Gelar
Vicente Del Bosque adalah salah satu pelatih paling dihormati dalam sejarah sepak bola. Faktanya, pria Spanyol berusia 69 tahun itu adalah satu-satunya arsitek yang memenangkan Piala Dunia FIFA, Piala Eropa, dan Liga Champions.
Sebelum sukses dalam sepak bola internasional, Del Bosque mengukir namanya di raksasa La Liga Real Madrid dengan memenangkan dua gelar liga dan Liga Champions.
Di final kompetisi edisi 1999-2000, yang merupakan pertandingan perebutan gelar pertama antara dua tim dari negara yang sama, Real Madrid menang 3-0 atas Valencia untuk memenangkan gelar Liga Champions kedua mereka dalam tiga tahun (kedelapan secara keseluruhan).
Faktanya, itu adalah gelar pertama dalam karier manajerial Del Bosque. Dua tahun kemudian, tendangan voli Zinedine Zidane melawan Bayer Leverkusen di Glasgow memberikan Real Madrid gelar Liga Champions kesembilan mereka. Del Bosque lagi-lagi membuktikan ia bukan pelatih kaleng-kalengan.
Pep Guardiola: 2 Gelar
Pep Guardiola memesona dunia saat menukangi Barcelona. Dominasi Tim Catalan tak tertandingi di level domestik dan Eropa.
Selama periode ini, Barcelona rezim Guardiola yang dibela pemain hebat seperti Lionel Messi, Andres Iniesta, dan Xavi Hernandez, memenangkan dua gelar Liga Champions dalam tiga tahun. Kemenangan Blaugrana pada 2009 merupakan bagian dari treble kontinental, yang menjadikan Guardiola orang pertama dalam sejarah Liga Champions yang memenangkan kompetisi sebagai pemain dan pelatih.
Sejak memenangi gelar kedua Liga Champions pada tahun 2011, Guardiola belum pernah bisa mengulangi cerita suksesnya di Barcelona. Bayern Munchen dan Manchester City di tangan Pep menjelma menjadi tim yang dominan di kompetisi domestik, namun selalu melempem di persaingan Benua Biru.
Jupp Heynckes: 2 Gelar
Jupp Heynckes masuk barisan legenda Real Madrid saat mengantarkan klub tersebut meraih gelar pertama era Liga Champions pada tahun 1998, 32 tahun setelah klub tersebut meraih gelar keenam dalam kompetisi yang dikenal dengan nama Piala Champions.
Satu setengah dekade kemudian, pelatih Jerman itu menjadi pelatih tertua yang memenangkan Liga Champions. Kali ini bersama Bayern Munchen, klub yang juga meraih treble kontinental pertama mereka.
Selama masa tugasnya dengan Bavarian, Heynckes menjadi pelatih pertama dalam kompetisi yang memenangkan 11 pertandingan berturut-turut.
Carlo Ancelotti: 3 Gelar
Setelah memenangkan dua gelar Liga Champions bersama raksasa Italia AC Milan, Carlo Ancelotti membuat dirinya disayangi pendukung Real Madrid dengan torehan La Decima pada tahun 2014.
Sejak memenangkan gelar kesembilan mereka di kompetisi pada tahun 2002, Real Madrid tidak mencapai final Liga Champions selama 12 tahun sebelum akhirnya bersua rival sekota Atletico Madrid dalam pertandingan perebutan gelar 2014.
Setelah Sergio Ramos mencetak gol untuk memaksa perpanjangan waktu, Cristiano Ronaldo menjadi pemain pertama yang mencetak gol untuk dua tim pemenang berbeda di final Liga Champions saat Los Blancos memenangkan gelar ke-10 mereka dalam kompetisi tersebut.
Itu membuat ahli taktik veteran Italia, yang telah mengelola 165 pertandingan untuk rekor delapan tim dalam 18 musim kompetisi yang berbeda, menjadi yang pertama memenangkan tiga gelar Liga Champions.
Selain AC Milan dan Real Madrid, Ancelotti juga pernah melatih tim seperti Parma, Juventus, Chelsea, Paris St. Germain, Bayern Munchen, dan yang terbaru, Napoli di ajang Liga Champions.
Selama resume manajerialnya, Ancelotti juga memenangkan gelar liga di empat dari lima liga top-5 di Eropa, hanya gagal melakukannya di Real Madrid meskipun memberikan gelar Liga Champions ke-10 mereka.
Zinedine Zidane: 3 Gelar
Setelah menjalani karier sebagai bermain yang legendaris, tidak butuh waktu lama bagi Zinedine Zidane untuk menunjukkan kemampuannya sebagai pelatih.
Pria Prancis itu memenangkan gelar Liga Champions pertamanya sebagai pelatih pada 2016, yang menjadikannya yang pertama setelah Pep Guardiola memenangkan kompetisi baik sebagai pemain maupun arsitek.
Keberhasilan mempertahankan gelar pada tahun berikutnya membuat Zidane menjadi pelatih pertama dalam sejarah Liga Champions yang memenangkan gelar berturut-turut dengan tim yang sama. Kemenangan ketiganya dalam kompetisi yang terjadi pada 2018 itu membantu Zidane bergabung dengan Ancelotti sebagai satu-satunya pelatih yang memenangkan tiga gelar Liga Champions.
Sebelum Real Madrid tersingkir di babak 16 besar melawan Manchester City di kompetisi musim lalu, Zidane tidak terkalahkan dalam 12 pertandingan Liga Champions sebelumnya.
Sumber: Sportskeeda
Disadur dari: Bola.com/Penulis Ario Yosia
Published: 21 Oktober 2020
Baca Juga:
- Hajar Hajduk Split, Ini Plus Minus Timnas Indonesia U-19
- Alasan Timnas indonesia U-19 Bisa Hajar Hajduk Split, Salah Satunya Pertahanan yang Kokoh
- 5 Fakta Cristiano Ronaldo di Liga Champions, Lawan Favoritnya Juventus
- Simak Yuk! 3 Fakta Menarik Jelang Duel PSG Vs Manchester United
- 4 Pemain yang Hampir Selalu Dipercaya Shin Tae-yong di Timnas Indonesia U-19
- 5 Pemain Timnas Indonesia U-19 yang Bisa Terdampak Penundaan Shopee Liga 1
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 6 September 2026 19:14Federico Dimarco Diragukan Tampil saat Inter Milan Hadapi Real Madrid
-
Liga Spanyol 5 September 2026 11:00Jose Mourinho Kecewa: Betis Mencari Imbang, Malah Dapat Jackpot
-
Liga Spanyol 5 September 2026 08:52Real Madrid Kalah dari Betis, Mourinho Bingung
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 7 September 2026 11:03Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
-
Liga Inggris 7 September 2026 10:37Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
-
Liga Inggris 7 September 2026 09:47Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
-
Liga Italia 7 September 2026 09:08Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
-
Liga Italia 7 September 2026 08:30Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
BERITA LAINNYA
-
champions 6 September 2026 19:14Federico Dimarco Diragukan Tampil saat Inter Milan Hadapi Real Madrid
-
champions 4 September 2026 17:55Arsenal Daftarkan 22 Pemain di Liga Champions, William Saliba Tetap Dibawa
-
champions 4 September 2026 17:20Chiesa dan Endo Tidak Masuk, Ini Skuad Liverpool untuk Liga Champions
SOROT
-
Liputan6 7 September 2026 11:12Abu Anak Krakatau Ancam Kesehatan 3,3 Juta Lansia
-
Liputan6 7 September 2026 10:18Kebakaran Besar di Pasar Paniai, 11 Orang Tewas
-
Liputan6 7 September 2026 09:51Anak Krakatau Erupsi, Penumpang di Pelabuhan Merak Menurun
-
Liputan6 7 September 2026 09:50Anak Krakatau Bikin Porsi MBG Dikurangi
-
Liputan6 7 September 2026 09:44Abu Anak Krakatau Menyebar, Pemda Diminta Bagikan Masker dan Siaga 24 Jam
-
Liputan6 7 September 2026 09:38WN India Jadi Korban Jambret di Menteng, Satu Pelaku Ditangkap
MOST VIEWED
Skuad Manchester United di Liga Champions: Mainoo dan Yoro Tak Masuk Daftar 25 Pemain
Como Batal Jadi Musafir di Liga Champions 2026/2027: Stadio Sinigaglia Lolos Standar UEFA
Arsenal Daftarkan 22 Pemain di Liga Champions, William Saliba Tetap Dibawa
Chiesa dan Endo Tidak Masuk, Ini Skuad Liverpool untuk Liga Champions
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341507/original/041386100_1788648437-1000945323.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5256535/original/073242500_1750241429-kebakaran5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4399860/original/002951700_1681806832-20230418-Mudik-Pelabuhan-Merak-Faizal-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5541898/original/065702400_1774924493-IMG_8482.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341457/original/074983600_1788621026-1001633272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342069/original/003806400_1788748974-7d9b9dc9-5cc1-46c9-b267-a8e4739c5474.jpg)
