
Bola.net - Langkah Inter Milan di Liga Champions 2025-2026 resmi terhenti setelah menyerah dari wakil Norwegia. Pertandingan Inter vs Bodo/Glimt berakhir dengan skor 1-2 yang membuat tuan rumah kalah agregat 2-5.
Hasil ini memastikan Bodo/Glimt mencetak sejarah besar bagi klub mereka. Pasukan Kjetil Knutsen sukses melaju ke babak 16 besar Liga Champions untuk pertama kalinya.
Kekecewaan mendalam dirasakan oleh pelatih tuan rumah, Cristian Chivu, setelah peluit panjang berbunyi. Ia merasa jalannya laga akan sangat berbeda jika timnya mampu memecah kebuntuan lebih awal.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Pentingnya Gol Pertama bagi Nerazzurri

Chivu menekankan bahwa mentalitas lawan menjadi sangat stabil karena kegagalan timnya mencetak gol pembuka. Menurutnya, satu gol di awal laga bisa memberikan tekanan besar bagi pertahanan tim tamu.
"Kami kecewa, baik karena kekalahan maupun karena tersingkir. Mungkin jika kami mencetak gol pertama, kami akan menekan mereka," ujar Chivu selepas laga.
Inter sebenarnya tampil dominan dan terus menekan sepanjang paruh pertama pertandingan. Akan tetapi, disiplinnya lini belakang tim tamu membuat setiap peluang emas terbuang sia-sia.
Bodo/Glimt justru berhasil mencuri keunggulan lewat aksi Jens Petter Hauge pada menit ke-58. Gol kedua kemudian menyusul dari aksi Hakon Evjen saat memasuki menit ke-72.
Faktor Stamina di Babak Kedua

Inter sempat melihat harapan tipis melalui gol sundulan Alessandro Bastoni di menit ke-76. Namun, waktu yang tersisa tidak cukup bagi tuan rumah untuk mengejar ketertinggalan agregat yang jauh.
Chivu mengakui bahwa para pemainnya mulai kehabisan tenaga setelah terus memburu gol sejak awal. Kondisi fisik yang menurun membuat kendali permainan perlahan berpindah ke tangan lawan.
"Kami kehabisan tenaga di babak kedua, lalu kebobolan dua kali. Selamat untuk mereka," tambah pelatih asal Rumania tersebut.
Secara taktis, Bodo/Glimt dinilai sangat cerdik dalam menutup ruang gerak para penyerang Inter. Mereka bertahan dengan sangat rapi, tetapi tetap tajam saat melancarkan serangan balik yang mematikan.
Kegagalan di laga Inter vs Bodo/Glimt ini memaksa manajemen Nerazzurri mengevaluasi efektivitas lini depan mereka. Fokus tim kini beralih sepenuhnya ke kompetisi Serie A.
Sumber: UEFA.com
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Man of the Match Leverkusen vs Olympiakos: Alejandro Grimaldo
- Man of the Match Inter vs Bodo/Glimt: Jens Petter Hauge
- Hasil Leverkusen vs Olympiakos: Die Werkself Siap Jumpa Arsenal atau Bayern
- Hasil Inter vs Bodo/Glimt: Sampai di Sini Saja, Nerazzurri
- Prediksi Juventus vs Galatasaray 26 Februari 2026
- Prediksi PSG vs Monaco 26 Februari 2026
- Prediksi Real Madrid vs Benfica 26 Februari 2026
- Prediksi Atalanta vs Dortmund 26 Februari 2026
- Juventus Mengejar Harapan, Galatasaray Siap Menjegal
- Posisi PSG Menguntungkan, Beban Monaco Berat
- Real Madrid di Posisi Nyaman, Benfica Tetap Punya Peluang
- Dortmund Pegang Kendali, Atalanta Terpaksa Agresif
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 25 Februari 2026 09:48 -
Liga Italia 25 Februari 2026 09:40Inter Milan Kalah dari Bodo/Glimt, Penyelesaian Akhir Jadi Sorotan
-
Liga Champions 25 Februari 2026 09:27Perjalanan Fenomenal Bodo/Glimt, si Pembunuh Raksasa dari Lingkar Arktik
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 25 Februari 2026 09:48 -
Liga Champions 25 Februari 2026 09:45 -
Liga Italia 25 Februari 2026 09:40 -
Liga Champions 25 Februari 2026 09:34 -
Liga Champions 25 Februari 2026 09:27 -
Liga Champions 25 Februari 2026 09:05
HIGHLIGHT
- 10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo...
- Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensi...
- 5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Totte...
- 3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Te...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...











:strip_icc()/kly-media-production/medias/5380084/original/056414200_1760414669-Screenshot_2025-10-14_085057.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5512587/original/065692300_1771987763-Banjir_rendam_kawasan_Campuhan_Bali.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4167292/original/037631800_1663828921-kecelkaan_beruntun.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5512581/original/072147600_1771987326-Pasutri_di_Palembang_jual_bayi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5512586/original/054724800_1771987749-1000842885.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5492014/original/021410600_1770114707-Kerry_Andrianto_anak_riza_chalid.jpg)

