
Bola.net - Badan Arbitrase Olahraga (CAS) mengumumkan bahwa pihaknya akan mendengarkan banding yang diajukan Manchester City terkait sanksi dari UEFA pada 8 hingga 10 Juni mendatang.
Februari lalu, UEFA menghukum Manchester City tak boleh main di kompetisi Eropa lantaran dianggap telah melakukan pelanggaran serius terhadap aturan Financial Fair Play dan Club Licensing.
Sanksi larangan tampil di Liga Champions (dan Liga Europa) ini berlaku selama dua musim, yakni musim 2020-21 dan 2021-22 mendatang.
Tak hanya itu, UEFA juga memutuskan untuk menjatuhkan hukuman berupa denda sebesar 30 juta euro terhadap Manchester City.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Pengumuman CAS
Beberapa hari setelah menerima hukuman dari UEFA, Manchester City pun bergerak cepat dengan mengajukan banding kepada CAS. Pihak CAS pun telah mengonfirmasi adanya banding tersebut.
Tiga bulan berselang, CAS akhirnya merilis jadwal persidangan terhadap kasus Manchester City ini. Dilansir Sky Sports, persidangan ini akan dihelat pada 8 sampai 10 Juni mendatang.
Dalam persidangan nanti, pihak CAS akan membeberkan masalah yang sudah mereka selidiki sebelumnya. Lalu, CAS pun akan membuat keputusan terkait kasus ini.
Nasib Manchester City
Jadwal yang dikeluarkan CAS ini membuat nasib Manchester City bakal mendapat kepastian sebelum sisa Premier League musim ini kembali digulirkan.
Artinya, tak akan ada masalah terkait penentuan kelolosan ke kompetisi Eropa musim depan berdasarkan klasemen akhir Premier League musim ini.
Saat ini Manchester City masih menduduki peringkat kedua di klasemen. Jika banding City ditolak CAS, maka tim peringkat lima, Manchester United lah yang akan diuntungkan mendapar jatah Liga Champions milik City.
Sumber: Sky Sports
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 15 Juli 2026 07:29Rodri Sang Penguasa Lini Tengah
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 08:30Usai Rogers, Chelsea Kebut Transfer Bek Timnas Prancis Ini
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 21 Juli 2026 08:30Top 3: Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Hemat Rp 50 Triliun
-
Liputan6 21 Juli 2026 08:23Menkum Ungkap Alasan Biaya Lepas Status WNI Naik Jadi Rp 5 Juta
-
Liputan6 21 Juli 2026 08:15Prabowo Minta Kajian Beri Bantuan Bahan Bangunan untuk Masyarakat
-
Liputan6 21 Juli 2026 07:27KPK Wanti-Wanti Potensi Korupsi Pengadaan Kipas Angin Kopdes Rp 1,8 T
-
Liputan6 21 Juli 2026 06:35PGN: Gas Metana Tak Terdeteksi di Lokasi Ledakan Grand Polonia Medan
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302235/original/005037200_1784537483-1000382590.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5188822/original/006176700_1744712084-image1__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302187/original/020726000_1784536360-Screenshot_2026-07-20_at_15.30.41.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302551/original/025485300_1784591814-c126f235-1582-431e-bd9b-5e66c5a9ddcb.jpg)
