
Bola.net - Mason Mount tampil gemilang sebagai salah satu aktor kemenangan Chelsea atas Porto dalam duel leg pertama perempat final Liga Champions 2020/21, Kamis (8/4/2021) dini hari WIB.
Bertandang ke markas Porto terlebih dahulu, Chelsea tampil tangguh dan membawa pulang kemenangan 2-0. Performa mereka tepat, bertahan dengan baik dan mencetak gol penting.
Mount jadi salah satu pemain dengan performa terbaik di laga ini. Golnya di menit ke-32 juga terbilang indah, momen luar biasa untuk mencetak gol pertama di Liga Champions.
Tentu gol pertama di kompetisi kasta tertinggi Eropa sangat memuaskan. Lalu apa kata Mount?
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Gol pertama
22 - Mason Mount has become @ChelseaFC's youngest ever goalscorer in a UEFA Champions League knockout match (22y 87d). His goal was from the Blues' first shot of the evening. Emergence. pic.twitter.com/9Ejz4sr2Is
— OptaJoe (@OptaJoe) April 7, 2021
Mount menegaskan bahwa kemenangan ini sangat penting bagi Chelsea yang baru kalah akhir pekan lalu. Soal golnya, dia mengaku sudah lama menunggu, tapi yang terpenting tetaplah kemenangan tim.
"Ini pertandingan yang sangat penting bagi kami, juga bagi saya secara pribadi, untuk mencetak gol pertama saya," ujar Mount di laman resmi UEFA.
"Saya sudah lama menunggu ini, saya menunggu momen ini dan jelas saya sangat puas gol itu tiba malam ini dalam kemenangan besar kami."
"Bisa menjaga clean sheet untuk memasuki leg kedua juga penting, ini performa top dari kami," imbuhnya.
Pentingnya gol Mount
Gol Mount tidak hanya istimewa bagi dirinya pribadi, tetapi juga sangat penting untuk Chelsea. Saat itu The Blues dalam kondisi tertekan, Porto bermain agresif, tapi Mount bisa mencetak gol dan mengubah keseimbangan tersebut.
"Di babak pertama, sebelum gol kami, mereka menciptakan beberapa peluang dan menekan kami, tapi saya merasa kami sudah bertahan dengan sangat baik," lanjut Mount.
"Kami solid di belakang, kami menghadapi sejumlah tembakan sulit dari mereka. Lalu, mencetak gol di momen itu sangat membantu kami."
"Setelahnya kami jadi lebih rileks dan bisa mengalirkan bola kembali," tandasnya.
Sumber: UEFA
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 21 Januari 2026 20:00Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
-
Liga Champions 21 Januari 2026 20:00Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
-
Liga Champions 21 Januari 2026 20:00Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
LATEST UPDATE
-
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 22:30 -
Liga Italia 21 Januari 2026 22:20 -
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 22:13 -
Liga Inggris 21 Januari 2026 21:18 -
Liga Champions 21 Januari 2026 21:07 -
Tim Nasional 21 Januari 2026 20:56
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478933/original/079657200_1768961772-Ketua_KNKT__Soerjanto_Tjahjono.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479997/original/027162300_1769003247-WhatsApp_Image_2026-01-21_at_20.19.54.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479983/original/030014600_1769002457-Ratusan_Kontainer_Limbah_B3_Menumpuk_di_Batam.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479971/original/038425800_1769001303-137248.jpg)

