
Bola.net - - Dani Alves tak mau mencari-cari alasan atas kekalahan Juventus di final Liga Champions. Juve mengalami kekalahan 1-4 dari Real Madrid di partai puncak kompetisi paling bergengsi Eropa itu.
Alves mengakui bahwa Real madrid bermain lebih bagus dari Juventus. Bek asal Brasil itu menyebut permainan Madrid pada babak kedua sangat bagus dan Juve malah mengalami penurunan.
Juve mampu mengimbangi Madrid pada babak pertama dan skor masih 1-1 saat jeda. Namun Madrid meningkatkan level permainan mereka pada babak kedua sementara Juventus malah mengalami penurunan dan terus tertekan.
"Kami berhasil mencetak gol penyeimbang, tapi pada babak kedua, Madrid bermain jauh lebih baik. Saya rasa kami sudah memperkirakan level permainan mereka itu. Masalahnya adalah kami tidak bertahan sebaik yang biasa kami lakukan," cetus Alves kepada Mediaset Premium.
Alves mengatakan bahwa untuk bisa menghadapi tim sekelas Real madrid, dibutuhkan konsentrasi dan intensitas tinggi. Pasalnya, Madrid memiliki pemain dengan talenta besar yang bisa menghukum tim yang bermain buruk.
"Jika anda gagal menjaga intensitas dan konsentrasi kami di level tertinggi sepanjang pertandingan, Real Madrid akan menghukum anda. Mereka akan melakukannya dengan cepat karena memiliki banyak talenta hebat di tim mereka."
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 20:28RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 20:10Krisis Kesehatan di Gaza Makin Parah, Ribuan Nyawa Terancam
-
Liputan6 5 Juni 2026 20:07Melihat Langsung Koleksi Kendaraan Mewah Silmy Karim yang Disita KPK
-
Liputan6 5 Juni 2026 19:45Purbaya Mau Terbang ke China Promosikan Panda Bond
MOST VIEWED
Tim Terbaik Liga Champions 2025/2026: PSG Dominasi dengan 5 Pemain, Arsenal Sumbang 3
Penilaian Pedas: Arsenal Belum Masuk Level PSG, Bayern Munchen, dan Barcelona
Main 120 Menit di Final Liga Champions, William Saliba Kini Terancam Absen di Piala Dunia
Bukan Trofi Liga Champions, Marquinhos Sebut Pelukan untuk Gabriel sebagai Momen Terbaiknya
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5630310/original/067752200_1778227999-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4253683/original/066694100_1670473907-edb2e216-5c29-419e-b564-85e68ad4c8b0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7843095/original/001355300_1780664869-IMG_2213.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7772002/original/018659100_1780583504-20260604BL_OT_Timnas_Indonesia_Jelang_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539267/original/091129700_1774595159-IMG-20260327-WA0004.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7839442/original/067088600_1780660765-IMG_2097.jpeg)
