
Dengan kedua tim bermain imbang 2-2 di leg pertama, keduanya memiliki peluang lolos yang sama, meskipun tuan rumah memiliki tugas yang lebih ringan dengan setidaknya bermain imbang tak lebih dari satu gol untuk lolos ke perempat final.
Kedua tim sendiri sama-sama memiliki modal bagus di kompetisi domestik. Bila Juventus tak kebobolan di sembilan laga terakhir di Serie A, tuan rumah juga baru saja menang telak lima gol tanpa balas melawan Werder Bremen.
Sembari menanti duel tersebut, tak ada salahnya untuk menyimak data dan fakta pertemuan kedua tim di bawah ini:
Bayern Munchen terakhir mencatat shots on target di leg pertama melawan Juventus adalah pada menit ke-55 saat Arjen Robben membobol gawang Gianluigi Buffon. Pada saat itu, gol itu membawa mereka sementara unggul 2-0.
Bayern tercatat sebagai tim yang paling banyak melaukan tembakan percobaan di Liga Champions musim ini (150 kali). Mereka juga menjadi tim yang paling banyak mencatat shots on target (62) dan paling banyak mengkonversinya menjadi gol (21 gol, bersama Real Madrid).
Bayern juga memiliki rata-rata ball possession terbanyak di Liga Champions musim ini (71 persen)
Lima gol ke gawang Bayern Munchen di Liga Champions musim ini terjadi pada 30 menit terakhir pertandingan.
Thomas Muller telah mencetak 13 gol dari 14 penampilannya di Liga Champions di mana ia bermain sejak awal.
Paul Pogba menjadi pemain yang paling banyak melakukan tembakan tanpa berbuah gol di Liga Champions musim ini: 23 percobaan dan tanpa gol. 15 percobaan ia lakukan dari luar kotak penalti.
Robert Lewandowski telah mencetak 11 gol dalam penampilannya sepanjang 2016. Dia tercatat membuat 9 gol dari 18 gol Bayern Munchen di Bundesliga sejak jeda paruh musim.
Juventus tak terkalahkan di Serie A sejak 28 Oktober 2015, saat mereka kalah 0-1 dari Sassuolo. Sejak itu, Bianconeri mencatat 18 kemenangan dari 19 laga Serie A. Satu hasil imbang mereka raih saat tanpa gol lawan Bologna.
Bayern Munchen tak terkalahkan di kandang sendiri dalam penyisihan grup, mereka sukses mengalahkan Dinamo Zagreb, Arsenal dan Olympiakos dengan agregat 14-1.
Rekor Juventus melawan tim asal Jerman di dua leg adalah menang 13 kali dan kalah tiga kali.
Juventus kalah dua kali di final Piala Champions melawan tim Jerman, kalah 0-1 melawan Hamburg di final 1983, dan kalah 1-3 melawan Borussia Dortmund di final 1997. Juventus mengalahkan Borussia Dortmund di final Piala UEFA dengan agregat 6-1.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 29 Oktober 2026 07:56Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
-
Liga Italia 29 Oktober 2026 07:25Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 29 Oktober 2026 10:23Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
-
Otomotif 29 Oktober 2026 10:18Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
BERITA LAINNYA
-
champions 27 Oktober 2026 15:49Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
-
champions 27 Oktober 2026 15:34Kacang Tidak Lupa Kulit! Ada Tottenham di Pidato Kemenangan Ballon d'Or Harry Kane!
-
champions 27 Oktober 2026 13:02Thomas Tuchel Kirim Pesan untuk Harry Kane usai Raih Ballon d'Or 2026
-
champions 27 Oktober 2026 12:59Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Ingin Jadi Inspirasi bagi Generasi Berikutnya
-
champions 27 Oktober 2026 06:03PSG Pertahankan Gelar Men's Club of the Year di Ballon d'Or 2026
SOROT
-
Liputan6 29 Oktober 2026 06:43Momen Prabowo Bacakan Ikrar Sumpah Pemuda Bareng Siswa SD
-
Liputan6 28 Oktober 2026 19:25Momen Menlu Singapura Temui Prabowo di Hambalang
-
Liputan6 28 Oktober 2026 18:31Mendagri Dorong Percepatan Pembentukan Satgas MBG di Daerah
-
Liputan6 28 Oktober 2026 17:09DPR Ajak Rawat Persatuan lewat Kerja Nyata di Hari Sumpah Pemuda
-
Liputan6 28 Oktober 2026 16:34Mendagri Terbitkan SE, Pemda Diperkuat Awasi Program MBG
MOST VIEWED
Kacang Tidak Lupa Kulit! Ada Tottenham di Pidato Kemenangan Ballon d'Or Harry Kane!
Kylian Mbappe Sempat Pimpin Voting Ballon d'Or 2026, tetapi Kalah Tipis dari Harry Kane
PSG Pertahankan Gelar Men's Club of the Year di Ballon d'Or 2026
Thomas Tuchel Kirim Pesan untuk Harry Kane usai Raih Ballon d'Or 2026
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9385158/original/034017200_1793243298-erick-surat-fifa-618d32.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385053/original/031401100_1793231031-Screenshot_2026-10-29_063401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384902/original/065831300_1793190238-Screenshot_20261028_184744_YouTube.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384874/original/022200100_1793187052-568a86b5-36bf-4d30-8d84-6efe87dc9df2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384822/original/084645000_1793182193-514944ab-87ec-4840-a7dd-65d011621da7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384724/original/054388800_1793180074-dfb65872-4c61-4a2e-bc8c-7f949bc60ec9.jpg)
