
Bola.net - Marten de Roon menegaskan bahwa nyawa Atalanta di Liga Champions belum sepenuhnya habis. Gelandang senior itu masih memegang teguh keyakinannya.
Kekalahan 0-2 dari Borussia Dortmund memang terasa sangat menyakitkan bagi La Dea. Serhou Guirassy dan Maximilian Beier menjadi mimpi buruk.
Namun, De Roon melihat ada secercah harapan dari permainan timnya jelang akhir laga. Ia percaya Atalanta bisa membalas di leg kedua.
Stadion di Bergamo akan menjadi saksi bisu perjuangan mereka pada 25 Februari nanti. Misi berat menanti untuk membalikkan defisit dua gol.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Terkejut Serangan Kilat

Laga di Signal Iduna Park diawali dengan drama keterlambatan bus tuan rumah. Dortmund terjebak macet dan baru tiba sesaat sebelum kick-off.
Meski datang terlambat, tuan rumah justru langsung tancap gas sejak menit awal. Atalanta tampak kewalahan meladeni kecepatan pemain lawan.
"Kami berjuang dengan kecepatan mereka di awal, tetapi kemudian menjadi permainan yang lebih seimbang, kami memiliki beberapa peluang," buka Marten de Roon.
"Dan sangat disayangkan kami kebobolan gol kedua," tambah Marten de Roon kepada Sky Sport Italia.
Kondisi Ruang Ganti Atalanta
De Roon lantas menceritakan momen emosional yang terjadi di perut stadion usai laga. Para pemain berkumpul untuk menyatukan visi dan semangat.
Mereka sepakat bahwa hasil ini bukanlah akhir dari segalanya bagi Atalanta. Masih ada peluang besar untuk bangkit di pertemuan berikutnya.
"Kami masuk ke ruang ganti, menutup pintu, dan saling berkata bahwa kami harus percaya, karena kami adalah tim yang kuat," ungkap Marten de Roon.
"Kami menyerang lebih banyak di babak kedua dan itu berarti meninggalkan ruang, tetapi kami melakukannya dengan baik untuk tidak kebobolan gol ketiga," lanjut Marten de Roon.
Celah Menganga Dortmund
Optimisme De Roon bukan tanpa alasan yang jelas secara taktik di lapangan. Ia melihat Dortmund mulai goyah pada 25 menit terakhir.
Celah pertahanan lawan itulah yang akan dieksploitasi habis-habisan di Bergamo nanti. Atalanta siap memberikan rasa sakit yang sama.
"Kami harus selalu percaya, dan kami sangat percaya, karena 25 menit terakhir memberi kami kepercayaan diri bahwa kami juga bisa menyakiti mereka," tegas Marten de Roon.
"Mereka berbahaya berlari ke ruang kosong, tetapi kami tahu apa yang bisa kami lakukan dan ingin mengembangkannya," tutur Marten de Roon.
Level yang Berbeda
Atalanta memang punya kenangan manis saat melibas Leverkusen di final tahun lalu. Namun, De Roon sadar kompetisi ini punya level berbeda.
Fisik dan kualitas lawan di Liga Champions jauh lebih menuntut kesempurnaan. Ia secara khusus memuji kekuatan fisik gelandang lawan.
"Setidaknya kami menaikkan level, karena ini adalah Liga Champions malam ini dan bukan Liga Europa," kata Marten de Roon.
"Saya sangat terkesan dengan Borussia Dortmund, Felix Nmecha memiliki kehadiran fisik yang sangat besar, tetapi saya masih percaya kami dapat bertarung dengan mereka dan berbicara banyak di Bergamo," tutup Marten de Roon.
Atalanta kini harus segera melupakan kekalahan tersebut dan fokus membenahi pertahanan. Laga leg kedua di kandang sendiri akan menjadi penentuan nasib mereka.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 18 Februari 2026 10:54Jadwal Siaran Langsung Liga Champions di MOJI Malam Ini, 19 Februari 2026
-
Liga Champions 18 Februari 2026 10:25Gianluca Prestianni Bantah Buat Ujaran Rasis ke Vinicius Junior: Dia Salah Dengar!
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 18 Februari 2026 11:58 -
Liga Champions 18 Februari 2026 11:50 -
Asia 18 Februari 2026 11:46 -
Liga Champions 18 Februari 2026 10:54 -
Bola Indonesia 18 Februari 2026 10:40 -
Bola Indonesia 18 Februari 2026 10:38
HIGHLIGHT
- 7 Klub Tujuan Cristian Romero Jika Hengkang dari T...
- Starting XI Pemain Gratisan Siap Direkrut: Dari Se...
- 7 Pemain Italia di Manchester United: Akankah Sand...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5505428/original/090333000_1771386893-Juventus__Pierre_Kalulu.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5501191/original/029485900_1770889140-Kapolres_Bima_Kota_AKBP_Didik_Putra_Kuncoro.webp)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5505425/original/050047700_1771386798-Juventus__Teun_Koopmeiners.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5505419/original/052250300_1771386645-Galatasaray_s_Sacha_Boey_juventus.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5381829/original/005725100_1760518725-zulfugar-karimov-B9klYJqQ4DU-unsplash.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5505295/original/004158900_1771384148-Prabowo_AS.jpg)

