Eks Barcelona Ini Bongkar Rahasia Dominasi Real Madrid di Eropa, Apa Itu?

Eks Barcelona Ini Bongkar Rahasia Dominasi Real Madrid di Eropa, Apa Itu?
Skuad Real Madrid merayakan gol Federico Valverde ke gawang Manchester City, Kamis (12/3/2026) (c) AP Photo/Jose Breton

Bola.net - Dominasi Real Madrid di kompetisi Eropa seolah tak pernah pudar dari masa ke masa. Klub raksasa Spanyol itu masih berdiri sebagai penguasa Liga Champions dengan koleksi trofi terbanyak hingga saat ini.

Los Blancos telah mengoleksi 15 gelar Liga Champions, sebuah rekor yang belum mampu dikejar klub mana pun di Eropa. Bahkan, mereka sempat mencatat sejarah dengan lima gelar beruntun pada periode 1956 hingga 1960.

Di era modern, dominasi itu kembali terulang saat Madrid meraih tiga gelar beruntun pada 2016, 2017, dan 2018. Terbaru, mereka kembali mengangkat trofi pada 2024 usai mengalahkan Borussia Dortmund dengan skor 2-0 di partai final.

Kesuksesan itu memunculkan banyak pertanyaan tentang rahasia di balik konsistensi Madrid di panggung Eropa. Menariknya, eks gelandang Barcelona, Ivan Rakitic, mencoba menjelaskan fenomena tersebut dari sudut pandang yang berbeda.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

Kerja Keras Jadi Fondasi Dominasi Madrid

Kerja Keras Jadi Fondasi Dominasi Madrid

Bernardo Silva dan Federico Valverde berebut bola dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Manchester City vs Real Madrid di Etihad Stadium, 18 Maret 2026 (c) AP Photo/Dave Thompson

Menurut Rakitic, dominasi Madrid di Liga Champions bukanlah sesuatu yang datang secara kebetulan. Ia menilai ada fondasi kuat berupa kerja keras yang terus dijaga oleh klub tersebut dari generasi ke generasi.

Madrid disebutnya selalu mampu melakukan banyak hal dengan benar, baik dari sisi manajemen, pemain, hingga mentalitas di lapangan. Hal inilah yang kemudian menjadi pembeda utama mereka dibanding klub-klub lain di Eropa.

Selain itu, pemain yang datang ke Santiago Bernabeu juga tidak pernah mendapatkan kemudahan. Setiap individu dituntut untuk bekerja keras dan berkontribusi maksimal demi mempertahankan standar tinggi klub.

"Sangat jelas... ketika Anda melakukan sesuatu dengan baik, itu akan membuahkan hasil, dan Real Madrid melakukan banyak hal dengan sangat baik," bebernya, seperti dilansir Goal.

"Tidak ada pemain yang pindah ke Real Madrid dan mendapatkan segalanya dengan mudah... Ketika Anda melakukan sesuatu dengan benar, sepak bola akan memberi Anda imbalan, dan ketika Anda tidak melakukannya, maka tidak," sambungnya.

Pertandingan Selanjutnya
La Liga La Liga | 4 April 2026
Mallorca Mallorca
21:15 WIB
Real Madrid Real Madrid
La Liga La Liga | 5 April 2026
Atletico Madrid Atletico Madrid
02:00 WIB
Barcelona Barcelona

Tak Kaget Madrid Singkirkan Manchester City

Tak Kaget Madrid Singkirkan Manchester City

Perebutan bola antara pemain Real Madrid, Thiago Pitarch dengan winger Manchester City, Jeremy Doku di babak 16 besar Liga Champions, 12 Maret 2026. (c) AP Photo/Jose Breton

Perjalanan Madrid musim ini juga tak lepas dari sorotan, terutama saat mereka menghadapi Manchester City di fase 16 besar. Banyak pihak sempat meragukan peluang Los Blancos, apalagi performa mereka dinilai belum stabil.

Namun, Rakitic justru tidak terkejut melihat Madrid mampu melewati rintangan tersebut. Ia menilai sejarah dan mentalitas juara menjadi faktor yang selalu membuat mereka unggul dalam situasi krusial.

Bagi Rakitic, meskipun secara kualitas skuad tim lain seperti City terlihat lebih kuat di atas kertas, Madrid tetap memiliki aura berbeda di Liga Champions. Pengalaman panjang mereka menjadi senjata yang sulit ditandingi.

“Saya katakan setelah pertandingan melawan City bahwa kehati-hatian terhadap Real Madrid adalah suatu keharusan… Bagi saya, Real Madrid adalah dan tetap menjadi favorit utama melawan City… Jika kita melihat tim lain, City mungkin tampak lebih kuat, tetapi Real Madrid selalu menjadi favorit utama; mereka memiliki sejarah yang hebat di Liga Champions," tegas Rakitic.