
Bola.net - Aturan Financial Fair Play gagasan UEFA menuai banyak kritik. Ada banyak klub yang menyebut aturan itu hanya menguntungkan klub-klub besar saja.
Aturan itu menyatakan bahwa sebuah klub tidak boleh mengeluarkan uang melebihi pendapatan mereka. UEFA akan menghukum sebuah tim yang melakukan investasi berlebihan. Namun UEFA tidak mempermasalahkan jika sebuah klub memiliki utang besar.
Hal ini nampaknya disadari oleh para petinggi Konfederasi Sepakbola Eropa itu. Sekjen UEFA Gianni Infantino menyatakan bahwa kini EUFA akan mempertimbangkan untuk memasukkan faktor utang ke dalam aturan Financial Fair Play.
"Kami memang hanya fokus pada kerugian finansial klub saja. Membayar utang juga bisa menimbulkan kerugian. Tapi tentu, kami akan mempertimbangkan apakah jumlah utang total akan masuk ke dalam kriteria FFP," ucap Infantino kepada The Telegraph.
Masih menurut The Telegraph, klub besar yang paling khawatir jika utang total masuk ke perhitungan FFP adalah Manchester United. The Red Devils saat ini memiliki utang sebesar 350 juta pound. Angka itu ada akibat beban utang yang ditimpakan kepada The Red Devils oleh Keluarga Glazers sebesar 790 juta pound pada 2005 lalu.
Manchester City yang saat ini diganjar hukuman akibat belanja terlalu besar juga protes dengan aturan FFP. City merasa tak layak dapat hukuman karena mereka sama sekali tak memiliki utang.
"Kami tak punya utang, tak membayar sepeser pun kepada lembaga lain. Bagi saya, itu adalah model yang bisa bertahan. Tapi teman-teman di UEFA punya pikiran lain. Pandangan kami berbeda," terang Chairman City Khaldoun Al Mubarak. (tel/hsw)
Aturan itu menyatakan bahwa sebuah klub tidak boleh mengeluarkan uang melebihi pendapatan mereka. UEFA akan menghukum sebuah tim yang melakukan investasi berlebihan. Namun UEFA tidak mempermasalahkan jika sebuah klub memiliki utang besar.
Hal ini nampaknya disadari oleh para petinggi Konfederasi Sepakbola Eropa itu. Sekjen UEFA Gianni Infantino menyatakan bahwa kini EUFA akan mempertimbangkan untuk memasukkan faktor utang ke dalam aturan Financial Fair Play.
"Kami memang hanya fokus pada kerugian finansial klub saja. Membayar utang juga bisa menimbulkan kerugian. Tapi tentu, kami akan mempertimbangkan apakah jumlah utang total akan masuk ke dalam kriteria FFP," ucap Infantino kepada The Telegraph.
Masih menurut The Telegraph, klub besar yang paling khawatir jika utang total masuk ke perhitungan FFP adalah Manchester United. The Red Devils saat ini memiliki utang sebesar 350 juta pound. Angka itu ada akibat beban utang yang ditimpakan kepada The Red Devils oleh Keluarga Glazers sebesar 790 juta pound pada 2005 lalu.
Manchester City yang saat ini diganjar hukuman akibat belanja terlalu besar juga protes dengan aturan FFP. City merasa tak layak dapat hukuman karena mereka sama sekali tak memiliki utang.
"Kami tak punya utang, tak membayar sepeser pun kepada lembaga lain. Bagi saya, itu adalah model yang bisa bertahan. Tapi teman-teman di UEFA punya pikiran lain. Pandangan kami berbeda," terang Chairman City Khaldoun Al Mubarak. (tel/hsw)
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 12:08Jalan Buntu MU untuk Dapatkan Mateus Fernandes
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 11:45Newcastle Ogah Jual Lewis Hall ke MU, Tapi....
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 11:02Meski Mahal, Ini Alasan MU Bakal Tetap Kejar Morgan Rogers
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7858391/original/037437500_1780682716-def4b704-7d56-4bfc-b6ae-001232c7bb58.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
