
Bola.net - Di tengah atmosfer Liga Champions yang kerap menghadirkan kejutan, pertandingan Tottenham melawan FC Copenhagen (4-0) meninggalkan satu momen yang benar-benar melekat di ingatan. Bukan dari seorang penyerang, bukan pula dari gelandang kreatif, tetapi dari seorang bek tengah bernama Micky van de Ven.
Aksinya pada laga tersebut memicu gelombang reaksi takjub, bukan hanya dari penonton, tetapi juga dari rekan setimnya sendiri. Momen ketika Destiny Udogie memegang kepala dengan kedua tangan bukan setelah bola masuk, melainkan saat Van de Ven masih berlari, menjadi simbol ketidakpercayaan itu.
Dalam hitungan detik, satu aksi solorun mengubah cara publik melihat peran seorang bek tengah. Apa yang terjadi di lapangan bukan sekadar gol, tetapi kejadian langka yang seolah menantang logika dan pakem sepak bola modern.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Momen Gol yang Tak Biasa
Van de Ven menerima bola berawal dari perebutan yang dimenangkan Joao Palhinha, yang kemudian menjadi nama kecil dalam kisah besar ini sebagai pemberi assist. Dari posisi jauh di wilayah sendiri, ia mulai melaju dengan kombinasi kecepatan, kontrol, dan tenaga yang sulit dipercaya.
Aksi itu mengingatkan pada gol ikonik Son Heung-min ke gawang Burnley beberapa tahun lalu, juga di stadion yang sama. Namun kali ini, yang melakukannya adalah seorang bek tengah, sesuatu yang membuat peristiwa tersebut menjadi hampir tanpa preseden.
Dari menghindari tekanan lawan hingga menjaga keseimbangan sepanjang 80 yard lari penuh, Van de Ven tampak seperti bergerak tanpa hambatan.
Thomas Frank menggambarkannya sebagai “seperti Lionel Messi yang berubah menjadi bek tengah,” sebuah perbandingan yang menangkap esensi keindahan dan kejutan dalam aksi tersebut.
Ketika Stadion Terdiam

Setiap langkah Van de Ven terasa seperti memicu gelombang reaksi di tribune. Sorak, seruan, dan ketidakpercayaan menyatu menjadi satu suara yang menggema saat ia semakin mendekati kotak penalti.
Saat akhirnya memutuskan menembak, ia tidak menghantam bola dengan kekuatan berlebih. Alih-alih, ia memilih penyelesaian terukur ke tiang dekat, sebuah keputusan yang menunjukkan kejernihan pikiran setelah berlari sejauh itu.
Begitu bola bersarang, suasana berubah menjadi keheningan sejenak yang hanya diikuti ledakan emosi. Sebanyak 50.000 orang di stadion seakan menyaksikan sesuatu yang lebih dari sekadar gol, momen yang akan dikenang untuk bertahun-tahun ke depan.
Makna Setelah Selebrasi
Van de Ven sempat mendapat sorotan negatif usai reaksinya terhadap Thomas Frank pada laga melawan Chelsea sebelumnya. Namun, gol ini terasa seperti penebusan yang datang pada waktu yang tepat.
Dalam wawancaranya dengan TNT Sports, ia mengatakan, “Saya mulai menggiring bola dan berpikir apakah mereka bisa menyusul saya. Ketika saya melihat ruang terbuka, saya terus maju dan pada akhirnya saya tahu saya harus menembak.”
Kepercayaan diri itu, dipadu kemampuan fisik dan komposisi teknis, menghadirkan sebuah momen yang akan sulit diulang. Bukan hanya unik, tetapi juga monumental bagi perjalanan kariernya dan bagi para pendukung Tottenham.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Cristiano Ronaldo Sentil Para Pemain MU: Banyak yang Gak Paham Apa Arti Membela Setan Merah!
- Bek Timnas Prancis Ini Jadi Penerus Harry Maguire di MU?
- Coba Lagi! Manchester United Nego Brighton untuk Transfer Carlos Baleba
- Pahit! Cristiano Ronaldo Sebut MU Mustahil Juara EPL Musim Ini
- Login! Manchester United Siap Tikung Liverpool untuk Transfer Marc Guehi
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 23 Juni 2026 21:11Alamak! Tottenham Salip MU dalam Transfer Mateus Fernandes?
-
Liga Inggris 22 Juni 2026 21:01Kabar Baik MU! Klub Inggris Ini Siap Tebus Marcus Rashford
-
Liga Inggris 22 Juni 2026 20:352 Alasan MU Pede Mateus Fernandes Tidak akan Berpaling ke Tottenham
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 25 Juni 2026 10:35Man of the Match Ceko vs Meksiko: Mateo Chavez
-
Piala Dunia 25 Juni 2026 10:26Man of the Match Afrika Selatan vs Korea Selatan: Thapelo Maseko
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 25 Juni 2026 12:02Kasus Impor HP Bekas, Pegawai Bea Cukai Diduga Terima Setoran
-
Liputan6 25 Juni 2026 12:01Gempa Venezuela, 3 Orang Tewas Tertimpa Bangunan
-
Liputan6 25 Juni 2026 11:51Tri Tito Tekankan Pentingnya Registrasi Posyandu Nasional
-
Liputan6 25 Juni 2026 11:43Bandara Soekarno-Hatta jadi Zona Merah Peredaran Narkoba
-
Liputan6 25 Juni 2026 11:41Halte Tebet Eco Park Ditabrak Truk, Layanan Tetap Normal
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
6 Calon Pengganti Marc Cucurella di Chelsea, Ada B...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4295762/original/070036900_1674104872-ilustrasi_korupsi.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8453238/original/073560000_1782350375-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8462755/original/025980600_1782363092-WhatsApp_Image_2026-06-25_at_11.29.53.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5499595/original/041663900_1770790832-IMG-20260203-WA0020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8462496/original/050198600_1782362474-WhatsApp_Image_2026-06-25_at_11.31.21.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8462463/original/093281200_1782362426-20260624_145049.jpg)
