
Bola.net - Juventus menjamu Real Madrid dalam pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions 2014-15. Duel klasik Eropa ini tersaji di Juventus Stadium pada hari Rau (06/05).
Duel ini berlangsung sangat menarik dan terbuka. Juventus mampu unggul lebih dulu lewat Alvaro Morata sebelum kemudian Cristiano Ronaldo menyamakan kedudukan. Penalti Carlos Tevez menjadi pembeda dan memberikan Juve kemenangan tipis 2-1.
Pertandingan langsung dimulai dengan tempo tinggi dari kedua tim. Juventus yang ingin meraih keunggulan pada leg pertama ini langsung menunjukkan niat menyerang dan memberikan serangan gencar ke pertahanan Madrid.
Los Blancos tidak panik, mereka berusaha menyerap tekanan Juventus sembari mencoba menerapkan rencana permainan mereka; menunggu dan melepas serangan balik kilat.
Namun lini tengah Madrid seperti kehilangan kreativitas karena terlalu fokus menahan tekanan dari Juve. Situasi ini berhasil dimanfaatkan Juve untuk mencetak gol cepat lewat Alvaro Morata.
Carlos Tevez mendapatkan ruang yang bebas di sisi kanan dan melepas tembakan dari ujung kotak penalti. Tembakan Tevez bisa dibelokkan oleh Casillas tetapi bola kemudian disambar Alvaro Morata yang melakukan tap in mudah setelah lepas dari kawalan Pepe.
Madrid belum bisa mengambil alih kendali permainan dari Juve untuk beberapa waktu. Madrid baru bisa mulai menekan Juve ketika pertandingan berjalan sekitar 25 menit.
Madrid bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-27. Lini belakang Juventus seperti kehilangan konsentrasi saat menghadapi serangan dari sayap. Dani Carvajal melepas bola dari sisi kanan dan James Rodriguez melanjutkannya dengan spektakuler menjadi umpan silang ke depan gawang Buffon.
Cristiano Ronaldo yang tak terkawal oleh para pemain Juve dengan mudah mengarahkan bola ke gawang. Kedudukan menjadi imbang dan Madrid memperoleh gol away yang mereka incar.
Kedua tim terus menunjukkan permainan terbuka. Hingga lima menit sebelum babak pertama usai, Madrid bisa berbalik mendominasi pertandingan. Namun pada lima menit akhir, Juve kembali merebut kontrol permainan. Meski banyak peluang tercipta, babak pertama berakhir dengan skor 1-1.
Memasuki babak kedua, permainan masih terus berjalan terbuka. Juve bisa mendominasi pertarungan di lini tengah dengan kombinasi empat gelandang mereka.
Sementara itu, Madrid seperti kesulitan merangkai umpan yang bisa membongkar organisasi permainan Juve. Sergio Ramos yang dipasang sebagai gelandang bertahan tampil sangat buruk dan kerap membuang bola tanpa gangguan lawan.
Juventus kembali unggul memasuki menit ke-58. Berawal dari serangan balik, Alvaro Morata dan Carlos Tevez berlari membawa bola dan hanya dihadang oleh Marcelo serta Dani Carvajal.
Marcelo menjatuhkan Morata di luar kotak penalti sementara Carvajal menjatuhkan Tevez (yang menguasai bola) di dalam kotak. Wasit Martin Atkinson menunjuk titik putih. Tapi menariknya, Atkinson justru memberikan kartu kuning kepada Marcelo dan bukan Carvajal yang pelanggarannya menghasilkan penalti.
Tendangan 12 pas itu diambil sendiri oleh Tevez dan ia mampu membawa Juve unggul lagi, kali ini dengan skor 2-1.
Pertandingan menjadi berjalan panas setelah gol Tevez itu. Juventus kerap melakukan pelanggaran profesional untuk menghentikan serangan-serangan Madrid di lini tengah.
Kedua tim terus beradu serangan hingga laga hampir usai. Pada menit-menit terakhir laga, Juve memiliki dua peluang emas mencetak gol, namun dua peluang yang melibatkan Fernando Llorente itu tidak bisa dimanfaatkan dengan sempurna.
Hingga laga berakhir, Juve masih tetap unggul 2-1. Kedua tim akan bertemu lagi dalam laga leg kedua di Santiago Bernabeu tengah pekan depan.
Statistik Juventus - Real Madrid
Duel ini berlangsung sangat menarik dan terbuka. Juventus mampu unggul lebih dulu lewat Alvaro Morata sebelum kemudian Cristiano Ronaldo menyamakan kedudukan. Penalti Carlos Tevez menjadi pembeda dan memberikan Juve kemenangan tipis 2-1.
Pertandingan langsung dimulai dengan tempo tinggi dari kedua tim. Juventus yang ingin meraih keunggulan pada leg pertama ini langsung menunjukkan niat menyerang dan memberikan serangan gencar ke pertahanan Madrid.
Los Blancos tidak panik, mereka berusaha menyerap tekanan Juventus sembari mencoba menerapkan rencana permainan mereka; menunggu dan melepas serangan balik kilat.
Namun lini tengah Madrid seperti kehilangan kreativitas karena terlalu fokus menahan tekanan dari Juve. Situasi ini berhasil dimanfaatkan Juve untuk mencetak gol cepat lewat Alvaro Morata.
Carlos Tevez mendapatkan ruang yang bebas di sisi kanan dan melepas tembakan dari ujung kotak penalti. Tembakan Tevez bisa dibelokkan oleh Casillas tetapi bola kemudian disambar Alvaro Morata yang melakukan tap in mudah setelah lepas dari kawalan Pepe.
Madrid belum bisa mengambil alih kendali permainan dari Juve untuk beberapa waktu. Madrid baru bisa mulai menekan Juve ketika pertandingan berjalan sekitar 25 menit.
Madrid bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-27. Lini belakang Juventus seperti kehilangan konsentrasi saat menghadapi serangan dari sayap. Dani Carvajal melepas bola dari sisi kanan dan James Rodriguez melanjutkannya dengan spektakuler menjadi umpan silang ke depan gawang Buffon.
Cristiano Ronaldo yang tak terkawal oleh para pemain Juve dengan mudah mengarahkan bola ke gawang. Kedudukan menjadi imbang dan Madrid memperoleh gol away yang mereka incar.
Kedua tim terus menunjukkan permainan terbuka. Hingga lima menit sebelum babak pertama usai, Madrid bisa berbalik mendominasi pertandingan. Namun pada lima menit akhir, Juve kembali merebut kontrol permainan. Meski banyak peluang tercipta, babak pertama berakhir dengan skor 1-1.
Memasuki babak kedua, permainan masih terus berjalan terbuka. Juve bisa mendominasi pertarungan di lini tengah dengan kombinasi empat gelandang mereka.
Sementara itu, Madrid seperti kesulitan merangkai umpan yang bisa membongkar organisasi permainan Juve. Sergio Ramos yang dipasang sebagai gelandang bertahan tampil sangat buruk dan kerap membuang bola tanpa gangguan lawan.
Juventus kembali unggul memasuki menit ke-58. Berawal dari serangan balik, Alvaro Morata dan Carlos Tevez berlari membawa bola dan hanya dihadang oleh Marcelo serta Dani Carvajal.
Marcelo menjatuhkan Morata di luar kotak penalti sementara Carvajal menjatuhkan Tevez (yang menguasai bola) di dalam kotak. Wasit Martin Atkinson menunjuk titik putih. Tapi menariknya, Atkinson justru memberikan kartu kuning kepada Marcelo dan bukan Carvajal yang pelanggarannya menghasilkan penalti.
Tendangan 12 pas itu diambil sendiri oleh Tevez dan ia mampu membawa Juve unggul lagi, kali ini dengan skor 2-1.
Pertandingan menjadi berjalan panas setelah gol Tevez itu. Juventus kerap melakukan pelanggaran profesional untuk menghentikan serangan-serangan Madrid di lini tengah.
Kedua tim terus beradu serangan hingga laga hampir usai. Pada menit-menit terakhir laga, Juve memiliki dua peluang emas mencetak gol, namun dua peluang yang melibatkan Fernando Llorente itu tidak bisa dimanfaatkan dengan sempurna.
Hingga laga berakhir, Juve masih tetap unggul 2-1. Kedua tim akan bertemu lagi dalam laga leg kedua di Santiago Bernabeu tengah pekan depan.
Statistik Juventus - Real Madrid
Penguasaan bola: 48% - 52%
Shot (on goal): 12 (7) - 13 (4)
Corner: 1 - 5
Pelanggaran: 21 - 13
Kartu kuning: 4 - 3
Kartu merah: 0 - 0
Susunan pemain Juventus: Buffon; Lichtsteiner, Bonucci, Chiellini, Evra; Marchisio, Pirlo, Sturaro (Barzagli, 64'); Vidal; Tevez (Pereyra, 86'), Morata (Llorente, 78').
Susunan pemain Real Madrid: Casillas; Carvajal, Pepe, Varane, Marcelo; James, Ramos, Kroos, Isco (Hernandez, 63'); Bale (Jese, 86'), Ronaldo. (bola/hsw)
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 5 September 2026 13:44Prediksi Juventus vs Milan 7 September 2026
-
Liga Spanyol 5 September 2026 11:00Jose Mourinho Kecewa: Betis Mencari Imbang, Malah Dapat Jackpot
-
Liga Spanyol 5 September 2026 10:516 Pemain Real Madrid yang Tampil Buruk saat Kalah dari Betis
-
Liga Spanyol 5 September 2026 08:52Real Madrid Kalah dari Betis, Mourinho Bingung
-
Liga Spanyol 5 September 2026 08:30Rating Pemain Real Madrid saat Tersungkur di Markas Real Betis: Sebuah Kontradiksi
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 5 September 2026 16:00Prediksi BRI Super League: Persib vs PSM Makassar 6 September 2026
-
Liga Inggris 5 September 2026 16:00Perasaan Alexander Isak Usai Liverpool Menang Perdana di Premier League
-
Bola Indonesia 5 September 2026 15:33Prediksi BRI Super League: Java United vs Garudayaksa 6 September 2026
-
Bola Indonesia 5 September 2026 15:25Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persijap Jepara 6 September 2026
-
Bola Indonesia 5 September 2026 15:19Link Live Streaming PSIM vs Persita di BRI Super League 2026/2027
-
Bola Indonesia 5 September 2026 15:13Link Live Streaming Persik Kediri vs Dewa United di BRI Super League 2026/2027
BERITA LAINNYA
-
champions 4 September 2026 17:55Arsenal Daftarkan 22 Pemain di Liga Champions, William Saliba Tetap Dibawa
-
champions 4 September 2026 17:20Chiesa dan Endo Tidak Masuk, Ini Skuad Liverpool untuk Liga Champions
-
champions 4 September 2026 16:45Skuad Manchester United di Liga Champions: Mainoo dan Yoro Tak Masuk Daftar 25 Pemain
-
champions 28 Agustus 2026 19:00Dear Manchester United, Bayern Munchen Rindu Kalian!
SOROT
-
Liputan6 5 September 2026 16:01Pramono Terbitkan Pergub Penyesuaian Tarif Layanan Kesehatan Jakarta
-
Liputan6 5 September 2026 15:00Prabowo Targetkan Tutup 700 BUMN, Efisiensi Capai Rp 100 Triliun
-
Liputan6 5 September 2026 13:02Anak Krakatau Erupsi, Penyeberangan Bakauheni-Merak Masih Normal
-
Liputan6 5 September 2026 12:51Kamera Pantau Anak Krakatau Rusak Terkena Material Letusan
-
Liputan6 5 September 2026 12:42Dentuman Erupsi Anak Krakatau Bisa Terdengar Ratusan Kilometer, Ini Penjelasannya
-
Liputan6 5 September 2026 12:20Cerita Warga Pandeglang Saat Dentuman Anak Krakatau Bikin Jendela Bergetar
MOST VIEWED
Ini Alasan Kobbie Mainoo dan Leny Yoro Tak Masuk Skuad Manchester United untuk Liga Champions
Chiesa dan Endo Tidak Masuk, Ini Skuad Liverpool untuk Liga Champions
Arsenal Daftarkan 22 Pemain di Liga Champions, William Saliba Tetap Dibawa
Como Batal Jadi Musafir di Liga Champions 2026/2027: Stadio Sinigaglia Lolos Standar UEFA
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326112/original/042407300_1786957191-5e286dcc-ca7b-4a5e-b3b8-99c4d11146bb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341196/original/008956100_1788588574-IMG-20260905-WA0003.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341195/original/022478300_1788588168-20241222_114216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341030/original/089042000_1788575033-1001630942.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341019/original/068621500_1788570883-WhatsApp_Image_2026-09-05_at_08.13.55.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341031/original/094023100_1788575033-1001630952.jpg)
