
Bola.net - Semua mata dan telinga dari pecinta sepak bola saat ini sedang mengarah ke Berlin, tempat diselenggarakannya final Liga Champions 2015 antara Juventus versus Barcelona. Setiap orang punya opininya sendiri mengenai final tersebut, termasuk juga dengan pelatih timnas Jerman, Joachim Loew.
Pelatih 55 tahun itu menilai Juventus sudah punya cara untuk menghadapi keganasan Lionel Messi, Luis Suarez dan Neymar sebagai trisula penghasil 120 gol Barca musim ini. Ia juga memberi sinyal bahwa Barca sedikit diuntungkan karena tidak ada pemainnya yang cedera.
"Semua berpikir bahwa Barca adalah favorit tapi final nanti tidak akan mudah. Juve tahu bagaimana menghadapi pemain-pemain seperti Messi, Neymar dan Luis Suarez. Barcelona sedang dalam form yang bagus dan bebas cedera." ungkapnya pada uefa.com.
Lebih lanjut, mengenai jalannya pertandingan nanti, Loew berpendapat munculnya duel antara dua sistem di mana Juve punya pertahanan yang bagus sementara Barca memiliki serangan mematikan.
"Saya rasa final akan ditentukan oleh margin-margin kecil. Ini akan menjadi pertarungan antara dua sistem berbeda. Satu wakil Italia dengan pertahanan yang bagus melawan tim asal Spanyol dengan kualitas serangan luar biasa. Tapi Juve bukan sekedar tim yang bertahan, mereka juga tahu bagaimana caranya menyerang." [initial]
(uefa/dct)
Pelatih 55 tahun itu menilai Juventus sudah punya cara untuk menghadapi keganasan Lionel Messi, Luis Suarez dan Neymar sebagai trisula penghasil 120 gol Barca musim ini. Ia juga memberi sinyal bahwa Barca sedikit diuntungkan karena tidak ada pemainnya yang cedera.
"Semua berpikir bahwa Barca adalah favorit tapi final nanti tidak akan mudah. Juve tahu bagaimana menghadapi pemain-pemain seperti Messi, Neymar dan Luis Suarez. Barcelona sedang dalam form yang bagus dan bebas cedera." ungkapnya pada uefa.com.
Lebih lanjut, mengenai jalannya pertandingan nanti, Loew berpendapat munculnya duel antara dua sistem di mana Juve punya pertahanan yang bagus sementara Barca memiliki serangan mematikan.
"Saya rasa final akan ditentukan oleh margin-margin kecil. Ini akan menjadi pertarungan antara dua sistem berbeda. Satu wakil Italia dengan pertahanan yang bagus melawan tim asal Spanyol dengan kualitas serangan luar biasa. Tapi Juve bukan sekedar tim yang bertahan, mereka juga tahu bagaimana caranya menyerang." [initial]
Menuju final Liga Champions 2015
- Sejarah Pertemuan Klub Spanyol vs Klub Italia di Final Liga Champions
- Final Liga Champions 2015: Head to Head Juventus vs Barcelona
- Final Liga Champions 2015: Chiellini Anggap Juventus Sulit Dikalahkan
- Kagumi Trio MSN, Neymar Janjikan Yang Terbaik Demi Trofi Liga Champions
- Chiellini: Status Underdog Tidak Diperhitungkan di Final
- Xavi Mengaku Banyak Meniru Gaya Pirlo
- Lippi: Peluang Juventus Cuma 35 Persen
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 6 Juni 2026 16:05Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
LATEST UPDATE
-
Voli 6 Juni 2026 22:04Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
