
Bola.net - Barcelona mengawali League Phase Liga Champions 2026/2027 dengan kemenangan meyakinkan atas Feyenoord. Bermain di Spotify Camp Nou, El Blaugrana mengakhiri laga dengan skor telak 5-1, Rabu (9/9) malam WIB.
Raphinha menjadi bintang kemenangan Barcelona lewat dua gol yang dicetaknya. Karim Adeyemi, Lamine Yamal, dan Gabriel Jesus masing-masing menyumbang satu gol, sedangkan Feyenoord hanya mampu membalas melalui Sem Steijn.
Kekalahan telak tersebut membuat Giovanni van Bronckhorst tidak kesulitan melihat perbedaan kualitas kedua tim. Pelatih Feyenoord itu bahkan memberikan penilaian tinggi kepada Barcelona setelah menyaksikan langsung permainan tim asuhan Hansi Flick.
Van Bronckhorst menilai Barcelona saat ini berada di level tertinggi dalam sepak bola dunia. Ia juga menegaskan bahwa Feyenoord tidak datang ke Catalan hanya untuk bertahan, meski pada akhirnya harus menerima kekalahan dengan margin empat gol.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Van Bronckhorst Akui Kualitas Barcelona

Barcelona langsung menunjukkan kualitasnya di hadapan Feyenoord pada pertandingan pembuka Liga Champions. Dua gol Raphinha serta gol-gol dari Adeyemi, Yamal, dan Gabriel Jesus memastikan Barcelona mengamankan tiga poin dengan kemenangan 5-1.
Bagi Van Bronckhorst, permainan Barcelona sudah cukup untuk menjelaskan mengapa tim tersebut begitu sulit dihentikan. Ia tidak mencoba mencari alasan setelah Feyenoord gagal mengimbangi intensitas permainan tuan rumah.
"Jika melihat cara mereka bermain, Barca adalah tim terbaik di dunia saat ini," kata Van Bronckhorst.
Pernyataan tersebut menggambarkan kesan Van Bronckhorst setelah menghadapi Barcelona secara langsung. Feyenoord harus menghadapi tim yang mampu menguasai permainan sekaligus memaksimalkan kesalahan lawan untuk menciptakan peluang dan gol.
Feyenoord Tak Sekadar Bertahan

Meski kalah telak, Van Bronckhorst tetap membela pendekatan yang diterapkan Feyenoord sepanjang pertandingan. Ia menegaskan timnya berusaha memberikan perlawanan dan menciptakan peluang, bukan sekadar menunggu Barcelona menyerang.
"Kami memiliki peluang. Kami berusaha mencetak gol," jelasnya.
Namun, keberanian tersebut harus dibayar mahal ketika Feyenoord melakukan kesalahan di hadapan lawan dengan kualitas individu dan kolektivitas seperti Barcelona. Van Bronckhorst menilai timnya perlu menjadikan kekalahan tersebut sebagai bahan evaluasi untuk pertandingan berikutnya.
"Ada banyak hal yang perlu diperbaiki. Anda harus menanggung akibat dari kesalahan sendiri. Anda bisa belajar banyak dari lawan, meskipun kami adalah tim yang sangat berbeda. Ada perbedaan kualitas," ucap mantan pemain Timnas Belanda itu.
Sumber: Mundo Deportivo
Klasemen Liga Champions 2026/2027
Baca Ini Juga
- Man Utd vs Sabah FK: Fakta dan Statistik Jelang Laga Matchday 1 Liga Champions
- Como vs Leipzig: Fakta dan Statistik Jelang Laga Matchday 1 Liga Champions
- Slavia Praha vs Lens: Fakta dan Statistik Jelang Laga Matchday 1 Liga Champions
- Bayern vs Bodo/Glimt: Fakta dan Statistik Jelang Laga Matchday 1 Liga Champions
- PSV vs Shakhtar: Fakta dan Statistik Jelang Laga Matchday 1 Liga Champions
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 4 Oktober 2026 11:47Anthony Gordon Kembali ke Barcelona dengan Modal Fantastis Bersama Inggris
-
Liga Inggris 3 Oktober 2026 17:27Erling Haaland dan 6 Klub yang Bisa Jadi Tujuannya Jika Tinggalkan Man City
-
Liga Spanyol 3 Oktober 2026 15:173 Bintang Real Madrid Ungguli Lamine Yamal dalam Hal Efektivitas Dribel
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 6 Oktober 2026 06:21Timnas Indonesia Juara, Anggun C Sasmi Terharu Nyanyikan Tanah Airku
-
Tim Nasional 6 Oktober 2026 06:16Rapor Timnas Indonesia vs Thailand: Mental Baja Sang Juara!
-
Tim Nasional 6 Oktober 2026 06:02Mitchell Baker Resmi Jadi Top Skor FIFA ASEAN Cup 2026
-
Tim Nasional 6 Oktober 2026 05:40Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Ranking FIFA Terbaru Indonesia
BERITA LAINNYA
-
champions 27 September 2026 12:05Cetak 73 Gol dalam Semusim, Harry Kane Lebih dari Layak untuk Menangkan Ballon d'Or 2026
-
champions 11 September 2026 15:50Nico Paz, Bertahan di Como Akhirnya Hadirkan Malam yang Selama Ini Ia Bayangkan
-
champions 11 September 2026 14:33Assane Diao Mewujudkan Mimpi di Malam Magis Bersama Como
-
champions 11 September 2026 14:24Pertahanan Buruk Leipzig, Kemenangan Telak Como
-
champions 11 September 2026 14:19Kemenangan 4-1 Menunjukkan Level yang Mampu Dicapai Como
-
champions 11 September 2026 14:15Fabregas Batasi Euforia Como
SOROT
-
Liputan6 6 Oktober 2026 05:00Akhir Karir Kalapas Cibinong
-
Liputan6 6 Oktober 2026 01:00
Polisi Beri Pendampingan ABK KM Maulana 23 Korban Penganiayaan
-
Liputan6 6 Oktober 2026 00:00Penertiban Kementerian Imipas, 124 Pegawai Lapas Dipecat
-
Liputan6 5 Oktober 2026 23:29Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tulang Bawang Tewas Ditembak
-
Liputan6 5 Oktober 2026 23:00Langkah Pemerintah Atasi Lapas Over Kapasitas: Rehabilitasi Pengguna Narkoba
-
Liputan6 5 Oktober 2026 22:00
RUU Satu Data: Transfer Data Tertutup ke Luar Negeri Wajib Izin DPR
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359724/original/058367200_1790571883-88e2d017-3d38-4e48-8cc3-81f487177601.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365538/original/030773200_1791183014-WhatsApp_Image_2026-10-05_at_13.47.11.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366011/original/078247000_1791215601-1001732516.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365935/original/031854100_1791205570-IMG_2347.jpeg)
