
Bola.net - Pelatih Bayer Leverkusen, Kasper Hjulmand, meluapkan kekecewaan setelah timnya ditahan imbang Arsenal 1-1 di BayArena. Ia menilai penalti untuk Arsenal pada menit akhir sebagai keputusan kontroversial yang menggagalkan kemenangan timnya.
Menurut Hjulmand, kontak antara Noni Madueke dan Malik Tillman tidak layak dianggap pelanggaran. Karena itu, ia merasa wasit merugikan Leverkusen meski keputusan tersebut telah ditinjau melalui VAR.
Kekecewaan itu terasa wajar. Sepanjang pertandingan, Leverkusen tampil disiplin meredam agresivitas Arsenal. Gol Robert Andrich bahkan sempat membawa tuan rumah unggul sebelum penalti di menit akhir mengubah jalannya laga.
Meski demikian, Hjulmand mencoba melihat sisi lain dari situasi tersebut. Ia menilai tekanan kini justru berada di pihak Arsenal menjelang leg kedua.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Protes Penalti di Menit Akhir

Insiden pada menit ke-89 menjadi titik balik pertandingan. Saat itu, Noni Madueke terjatuh setelah kontak dengan Malik Tillman di kotak penalti. Keputusan wasit langsung memicu protes keras dari para pemain Leverkusen.
Kai Havertz kemudian mengeksekusi penalti dengan tenang dan menyamakan skor menjadi 1-1. Bagi Hjulmand, gol tersebut terasa pahit karena datang setelah timnya tampil solid sepanjang laga.
“Saya memiliki perasaan yang campur aduk saat ini,” ujar Hjulmand.
“Ini performa yang sangat bagus melawan tim papan atas. Karena itu, adegan terakhir tadi tentu mengecewakan.”
Ia menilai skor 1-0 akan memberi keuntungan besar bagi Leverkusen sebelum bertandang ke London.
“Skor 1-0 jelas lebih baik daripada 1-1. Saya tidak melihat adanya penalti di sana, tetapi itulah yang terjadi,” tegasnya.
Psywar Jelang Leg Kedua

Meski gagal menang di kandang, Hjulmand tetap percaya diri menghadapi leg kedua di Emirates Stadium. Ia bahkan menyebut status favorit yang disandang Arsenal bisa menjadi tekanan tersendiri bagi tim tuan rumah.
Leverkusen, kata dia, akan datang ke London dengan keyakinan penuh untuk merebut tiket perempat final.
“Kami akan pergi ke London dengan membawa harapan besar,” ujarnya.
“Saya rasa sekarang justru ada banyak tekanan pada Arsenal.”
Ia pun meminta para pemainnya segera melupakan hasil ini dan fokus pada laga berikutnya.
“Kami harus kembali menunjukkan performa kuat. Kami harus mengambil peluang itu dan menantikannya pada hari Selasa,” tambahnya.
Performa Solid?Robert Andrich
Di balik kekecewaan tersebut, Hjulmand tetap memuji performa kapten tim, Robert Andrich. Gelandang berusia 31 tahun itu tidak hanya mencetak gol pembuka, tetapi juga tampil solid di lini tengah.
Hjulmand sempat khawatir ketika Andrich menerima kartu kuning cepat pada menit kedua. Ia bahkan mempertimbangkan untuk menariknya keluar lebih awal.
“Saya sempat berpikir untuk mengganti Rob lebih cepat,” aku Hjulmand.
“Namun saya tidak melakukannya, dan itu keputusan tepat karena dia pemain yang sangat berpengalaman.”
Menurutnya, ketenangan Andrich menjadi salah satu kunci Leverkusen mampu mengimbangi permainan Arsenal.
“Dia memainkan pertandingan yang luar biasa hari ini,” tutup Hjulmand.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 27 Juli 2026 17:39Arsenal Nego Lagi Newcastle untuk Transfer Bruno Guimaraes
-
Liga Inggris 27 Juli 2026 13:00Arsenal Siap Pecahkan Rekor Gaji demi Vinicius Junior
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 27 Juli 2026 20:25Prediksi Piala Presiden 2026: Tampines vs Arema FC 28 Juli 2026
-
Bola Indonesia 27 Juli 2026 20:21Prediksi Piala Presiden 2026: DPMM FC vs Persib 28 Juli 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 27 Juli 2026 21:33Babak Baru Pencuri Ayam Tewas Dikeroyok Massa, Makam Dibongkar Polisi
-
Liputan6 27 Juli 2026 20:50Kejagung Panggil 9 Saksi Kasus TPPU Febrie Adriansyah
-
Liputan6 27 Juli 2026 20:38Bukan Peredaran Etomidate, Ini Kasus yang Menjerat Kasat Narkoba Tangsel
-
Liputan6 27 Juli 2026 20:23Kuasa Hukum Ungkap Kondisi Febrie Adriansyah di Rutan KPK
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308675/original/007927300_1785162845-WhatsApp_Image_2026-07-27_at_15.46.42.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308649/original/001882700_1785155647-WhatsApp_Image_2026-07-27_at_19.29.56.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306887/original/065864800_1784913814-jam8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308660/original/065169400_1785159884-05f3fbfc-a06a-4107-b4e0-3e3bc9b42daa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308658/original/085588400_1785159751-IMG_0921.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306888/original/010673900_1784913815-jam9.jpg)
