
Bola.net - AC Milan sukses melumat tuan rumah Celtic dengan skor yang cukup mencolok, 3-0 di ajang Liga Champions dini hari tadi (27/11).
Ketiga gol Rossoneri diciptakan oleh Kaka (13'), Cristian Zapata (49'), dan satu gol lagi sumbangan dari Mario Balotelli.
Sama sama mengusung target menang, Celtic dan Milan bermain terbuka pada pertemuan kali ini. Baik tuan rumah maupun tim tamu berusaha mengancam pertahanan lawan masing-masing. Namun di awal laga kali ini Rossoneri lebih beruntung.
Tak perlu menunggu lama bagi Milan untuk mengungguli tuan rumah. Di menit ke 13, Kaka yang berdiri bebas mampu menyelesaikan umpan matang Valter Birsa untuk membuka keunggulan Milan.
Unggul satu gol membuat pemain Milan semakin percaya diri. Penguasaan bola perlahan mulai mereka kendalikan. Namun, bermain di depan publik sendiri membuat Celtic enggan menyerah lebih awal. Beberapa percobaan mulai mereka lakukan demi mengejar ketertinggalan, tetapi sayang gol belum bisa mereka ciptakan.
Hingga menit ke 29, Milan semakin menggila dalam menggempur pertahanan tuan rumah. Terbukti, beberapa peluang melalui Kaka kembali mengancam lini belakang Celtic.
Gol tunggal Kaka benar-benar menjadi pembeda dalam laga ini. Jalannya pertandingan secara keseluruhan berlangsung menarik. Celtic yang berusaha bangkit sempat pula mengancam gawang tim tamu, namun hingga turun minum, kedudukan 1-0 untuk tim tamu tak berubah.
Memasuki babak kedua, Celtic langsung menggebrak pertahanan Milan. Semangat mereka tampak meningkat setelah turun minum. Di menit ke 48, kans bagi Celtic untuk menyamakan kedudukan. Sayang, tendangan voli Van Dijk yang memanfaatkan umpan Mulgrew masih bisa digagalkan Abbiati.
Bencana justru datang bagi tuan rumah. Laga babak kedua belum genap 10 menit, Zapata sukses membobol gawang tuan rumah. Meneruskan umpan dari Nocerino, Zapata sukses membawa timnya unggul dua gol.
Dengan kondisi tertinggal dua gol, tak ada pilihan lain bagi tuan rumah selain keluar menyerang. Namun, Rossoneri kali ini tampaknya bermain lebih baik dan lebih beruntung. Di menit ke 60, tim tamu kembali mencetak gol ketiganya. Kali ini Balotelli yang mencatatkan namanya di papan skor. Mendapat umpan dari Riccardo Montolivo, Balotelli sukses membawa timnya unggul 3-0.
Menuju akhir pertandingan, Celtic semakin tenggelam melakoni jalannya laga. Sebaliknya Milan, dengan keunggulan tiga gol, otomastis mereka lebih tenang dalam bermain. Dan hingga peluit panjang dibunyikan, Rossoneri keluar sebagai pemenang laga ini.
Susunan line-up kedua tim:
Celtic (4-4-1-1): Forster; Lustig, Van Dijk, Ambrose, Izaguirre; Boerrigter, Mulgrew, Kayal (Ledley 31'), Forrest (Rogic 80'); Commons (Stokes 65'); Samaras.
Milan (4-3-2-1): Abbiati; Emanuelson, Bonera, Zapata, Abate (Nocerino 48'); De Jong, Poli, Montolivo; Kaka (Robinho 80'), Birsa (Constant 72'); Balotelli. (bola/gag)
Ketiga gol Rossoneri diciptakan oleh Kaka (13'), Cristian Zapata (49'), dan satu gol lagi sumbangan dari Mario Balotelli.
Sama sama mengusung target menang, Celtic dan Milan bermain terbuka pada pertemuan kali ini. Baik tuan rumah maupun tim tamu berusaha mengancam pertahanan lawan masing-masing. Namun di awal laga kali ini Rossoneri lebih beruntung.
Tak perlu menunggu lama bagi Milan untuk mengungguli tuan rumah. Di menit ke 13, Kaka yang berdiri bebas mampu menyelesaikan umpan matang Valter Birsa untuk membuka keunggulan Milan.
Unggul satu gol membuat pemain Milan semakin percaya diri. Penguasaan bola perlahan mulai mereka kendalikan. Namun, bermain di depan publik sendiri membuat Celtic enggan menyerah lebih awal. Beberapa percobaan mulai mereka lakukan demi mengejar ketertinggalan, tetapi sayang gol belum bisa mereka ciptakan.
Hingga menit ke 29, Milan semakin menggila dalam menggempur pertahanan tuan rumah. Terbukti, beberapa peluang melalui Kaka kembali mengancam lini belakang Celtic.
Gol tunggal Kaka benar-benar menjadi pembeda dalam laga ini. Jalannya pertandingan secara keseluruhan berlangsung menarik. Celtic yang berusaha bangkit sempat pula mengancam gawang tim tamu, namun hingga turun minum, kedudukan 1-0 untuk tim tamu tak berubah.
Memasuki babak kedua, Celtic langsung menggebrak pertahanan Milan. Semangat mereka tampak meningkat setelah turun minum. Di menit ke 48, kans bagi Celtic untuk menyamakan kedudukan. Sayang, tendangan voli Van Dijk yang memanfaatkan umpan Mulgrew masih bisa digagalkan Abbiati.
Bencana justru datang bagi tuan rumah. Laga babak kedua belum genap 10 menit, Zapata sukses membobol gawang tuan rumah. Meneruskan umpan dari Nocerino, Zapata sukses membawa timnya unggul dua gol.
Dengan kondisi tertinggal dua gol, tak ada pilihan lain bagi tuan rumah selain keluar menyerang. Namun, Rossoneri kali ini tampaknya bermain lebih baik dan lebih beruntung. Di menit ke 60, tim tamu kembali mencetak gol ketiganya. Kali ini Balotelli yang mencatatkan namanya di papan skor. Mendapat umpan dari Riccardo Montolivo, Balotelli sukses membawa timnya unggul 3-0.
Menuju akhir pertandingan, Celtic semakin tenggelam melakoni jalannya laga. Sebaliknya Milan, dengan keunggulan tiga gol, otomastis mereka lebih tenang dalam bermain. Dan hingga peluit panjang dibunyikan, Rossoneri keluar sebagai pemenang laga ini.
Susunan line-up kedua tim:
Celtic (4-4-1-1): Forster; Lustig, Van Dijk, Ambrose, Izaguirre; Boerrigter, Mulgrew, Kayal (Ledley 31'), Forrest (Rogic 80'); Commons (Stokes 65'); Samaras.
Milan (4-3-2-1): Abbiati; Emanuelson, Bonera, Zapata, Abate (Nocerino 48'); De Jong, Poli, Montolivo; Kaka (Robinho 80'), Birsa (Constant 72'); Balotelli. (bola/gag)
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 3 Juni 2026 17:05Bursa Pelatih Milan Memanas, Glasner Ungguli Pochettino dan Slot
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 4 Juni 2026 17:02Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026
-
Piala Dunia 4 Juni 2026 17:01Prediksi Paraguay vs Nikaragua 6 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 4 Juni 2026 16:25Menteri PPPA: Kekerasan Seksual Tak Boleh Diselesaikan Secara Damai
-
Liputan6 4 Juni 2026 16:18IHSG Hari Ini Ditutup Merosot 1,7%
MOST VIEWED
Tim Terbaik Liga Champions 2025/2026: PSG Dominasi dengan 5 Pemain, Arsenal Sumbang 3
Gabriel Magalhaes Buka Suara Setelah Gagal Eksekusi Penalti di Final Liga Champions
Sir Alex Ferguson Sindir Arsenal Usai Kalah dari PSG di Final Liga Champions: Mereka Hanya Bertahan
Di Balik Kekalahan Arsenal dari PSG: Saat Strategi Arteta Nyaris Sempurna
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734498/original/009442500_1780540376-9.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734490/original/066688800_1780540374-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734496/original/082984800_1780540375-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7756286/original/007046100_1780565357-IMG_1792.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5100144/original/046094800_1737233574-IMG_20250118_211401.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4277611/original/083761300_1672400408-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga.jpg)
