Sumpah Serapah Pemain Real Madrid ke Wasit Slavko Vincic Usai Disingkirkan Bayern Munchen di Liga Champions

Bola.net - Real Madrid harus mengubur impian mereka di Liga Champions musim ini setelah disingkirkan Bayern Munchen. Kekalahan agregat 4-6 di babak perempat final Liga Champions ini meninggalkan kekecewaan yang cukup dalam bagi kubu Los Blancos, terutama karena momen yang terjadi di akhir pertandingan. Selain itu, keputusan wasit Slavko Vincic yang memberikan kartu merah kepada Eduardo Camavinga menjadi titik balik yang sulit diterima oleh tim.
Laga di Allianz Arena, Kamis (16/4/2026) ini sebenarnya berjalan ketat sejak awal hingga pertengahan babak kedua. Namun, setelah insiden kartu merah terjadi, Bayern Munchen mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan lebih efektif. Mereka kemudian mencetak dua gol penting di menit-menit akhir yang memastikan langkah mereka ke semifinal sekaligus menghentikan laju Real Madrid.
Situasi di lapangan langsung berubah tegang setelah Camavinga harus meninggalkan pertandingan lebih cepat. Para pemain Real Madrid secara terbuka menunjukkan ketidakpuasan mereka terhadap keputusan wasit tersebut. Mereka menilai keputusan itu terlalu berlebihan dan berdampak langsung pada jalannya pertandingan.
Pelatih Alvaro Arbeloa terlihat bereaksi cukup keras dari pinggir lapangan. Ia beberapa kali menunjukkan gestur frustrasi saat menyadari timnya harus bermain dengan sepuluh orang di fase krusial. Hingga peluit akhir dibunyikan, suasana pertandingan tetap terasa panas dan penuh tekanan.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Amarah Dani Carvajal dan Jude Bellingham

Kapten tim Dani Carvajal tidak mampu menyembunyikan emosinya setelah insiden tersebut. Ia langsung menghampiri Slavko Vincic dan melontarkan protes keras di tengah lapangan. Menurutnya, keputusan tersebut sangat memengaruhi hasil akhir yang diraih timnya.
Bek senior itu kemudian terlihat terus meluapkan kekesalan karena merasa timnya dirugikan pada momen penting. Ia menilai keputusan tersebut tidak hanya merugikan, tetapi juga mengubah arah pertandingan secara signifikan.
"Ini salahmu. Ini benar-benar kesalahanmu!" teriak Dani Carvajal kepada Vincic di tengah lapangan.
Kekecewaan serupa juga disampaikan oleh Jude Bellingham saat berbicara kepada media setelah pertandingan. Ia mempertanyakan dasar pemberian kartu kuning kedua kepada Camavinga yang dinilainya tidak masuk akal. Selain itu, ia juga menilai wasit terlalu mudah mengeluarkan kartu dalam laga dengan intensitas tinggi seperti ini.
"Ini adalah sebuah lelucon. Tidak mungkin itu kartu kuning. Dua pelanggaran dan dua kartu kuning," ujar Jude Bellingham dengan nada kesal.
Reaksi Dingin Antonio Rudiger
Antonio Rudiger juga memberikan tanggapan meskipun dengan pendekatan yang lebih tenang. Ia memilih berbicara singkat, tetapi ekspresinya menunjukkan bahwa ia tidak puas dengan keputusan yang terjadi di lapangan. Menurutnya, publik bisa menilai sendiri bagaimana kepemimpinan wasit pada pertandingan tersebut.
Ia kemudian menahan diri agar tidak memperkeruh suasana yang sudah panas setelah pertandingan. Meski begitu, ia tetap menyiratkan bahwa kejadian tersebut jarang ia lihat sepanjang kariernya.
"Anda sudah melihatnya, bukan? Sungguh, lebih baik saya tidak bicara. Pernahkah Anda melihat yang seperti ini? Ugh," kata Antonio Rudiger singkat.
Camavinga sebenarnya menerima kartu kuning kedua bukan karena pelanggaran keras terhadap Harry Kane. Wasit menilai ia menunda jalannya pertandingan karena memegang bola selama beberapa detik setelah pelanggaran terjadi. Keputusan ini kemudian memicu reaksi keras dari seluruh pemain Real Madrid karena dianggap tidak sebanding dengan konsekuensinya.
Arda Guler Kena Kartu Merah Susulan
Masalah Real Madrid tidak berhenti setelah pertandingan selesai. Arda Guler yang tampil cukup menonjol justru mengalami insiden saat menuju ruang ganti. Ia terlibat adu argumen dengan Slavko Vincic di area terowongan pemain.
Guler yang biasanya terlihat tenang kali ini menunjukkan reaksi berbeda. Ia melayangkan protes secara langsung karena merasa keputusan wasit tidak adil bagi timnya. Situasi tersebut membuat suasana di sekitar terowongan semakin memanas.
Alih-alih mendapatkan penjelasan, Arda Guler justru menerima kartu merah langsung dari wasit. Insiden tersebut membuatnya harus menerima konsekuensi serius untuk pertandingan berikutnya di kompetisi Eropa.
Akibat kejadian itu, Guler dipastikan absen pada laga pembuka Liga Champions musim depan. Kondisi ini menambah daftar kerugian yang harus diterima Real Madrid setelah tersingkir dari kompetisi.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 06:00Spanyol Juara Dunia, Luis De La Fuente: Mana Tatto-mu, Cucurella?
-
Liga Inggris 14 Juli 2026 16:00Xabi Alonso Pastikan Enzo Fernandez Tetap Bertahan di Chelsea
-
Piala Dunia 13 Juli 2026 14:43Prancis vs Spanyol: Rekor Pertemuan Mbappe vs Yamal
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 14:48Gavi Tulis Pesan Emosional usai Antar Spanyol Juara Piala Dunia 2026
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 14:40Marcus Rashford dan MU, Cinta Lama yang Bersemi Kembali!
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 14:21Chelsea Tikung Rogers, Arsenal Kejar Pemain Timnas Spanyol Ini Lagi
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 21 Juli 2026 14:25Jejak Nota Antiseptik Antar Polisi Ungkap Kasus Jasad Bayi
-
Liputan6 21 Juli 2026 14:01SDN Kebayoran Lama Rusak 2 Tahun, Siswa Belajar di Musala dan Lapangan
-
Liputan6 21 Juli 2026 13:13Pramono Dalami Penyebab Maraknya Tawuran di Koja Jakut
-
Liputan6 21 Juli 2026 12:47DPR Tetap Bahas RUU Perampasan Aset Saat Reses
-
Liputan6 21 Juli 2026 12:19Viral SDN di Kebayoran Lama Rusak, Pramono Janji Segera Perbaiki
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303099/original/035878100_1784618740-162730.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303092/original/073670500_1784618204-1000989135.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302950/original/051455000_1784614386-IMG_2357__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5473565/original/045606700_1768449409-e8f30a03-0f34-4cca-868f-659668113d39.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302903/original/028723800_1784611411-ab3b2fbd-8e35-4c1f-a920-756d2ae111d9.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302840/original/055070800_1784609043-01kxzhkva65j0s4aysz9nvc14a.webp)
