
Bola.net - Sepak bola Eropa tengah menghadapi tantangan terbesarnya di tengah pandemi virus corona. Gagasan mengakhiri musim lebih dini dianggap prematur, UEFA dengan tegas tidak menganjurkan solusi itu.
Melansir Sky Sports, Jumat (3/4/2020) UEFA, Asosiasi Klub Eropa (ECA) dan Asosiasi Liga Eropa (EL) telah mengirim surat kepada 55 anggota asosiasi, termasuk klub dan liga untuk satu visi dalam mengatasi masalah yang diakibatkan pandemi virus corona.
Dalam surat tersebut, Asosiasi masing-masing negara harus terus bekerja sampai musim kembali digelar setelah situasi ini aman. UEFA juga melakukan rapat dengan video konferensi pada Rabu lalu dengan semua anggota asosiasi.
Awalnya, dewan direksi Liga Belgia merekomendasikan musim ini untuk segera diakhiri. Beberapa klub di Belanda juga menyerukan hal serupa.
Namun, UEFA berkeras agar setiap asosiasi menyelesaikan kompetisi domestik, sekalipun nantinya musim ini baru dimulai lagi pada Juli 2020.
Surat imbauan agar kompetisi tetap dilanjutkan ini ditandatangani oleh Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, Andera Agneli (Ketua ECA), dan presiden EL, Lars Christer.
Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
1. Kompetisi musim ini harus diselesaikan
Skuad Barcelona merayakan gol Lionel Messi ke gawang Real Sociedad. (c) AP Photo
UEFA berkeras meminta asosiasi untuk menyelesaikan kompetisi domestik, meski nantinya baru akan dimulai pada Juli 2020. Keputusan ini diambil untuk mengurangi kerugian, baik klub atau operator liga akibat hak siar yang tak terpenuhi.
2. Gelar juara berdasarkan bukti di lapangan
Skuad Liverpool merayakan gol Mohamed Salah ke gawang Bournemouth. (c) AP Photo
UEFA juga meminta penentuan pemenang kompetisi berdasarkan bukti di lapangan bukan karena pemberian atau give away. Terlebih di antara kompetisi elite Eropa belum ada klub yang memastikan juara. Contohnya Liverpool yang masih butuh dua kemenangan lagi.
3. Keputusan pembubaran kompetisi adalah prematur
UEFA juga tidak membenarkan pembatalan atau penghentian permanen kompetisi akibat pandemi corona. Jika sudah ada asosiasi yang membuat keputusan tersebut, dianggap prematur. Padahal, Belgia telah mengumumkan penghentian kompetisinya dan menobatkan Club Brugge sebagai juara.
4. Liga Champions dan Liga Europa digelar setelah kompetisi domestik selasai
Liga Champions (c) UEFA
UEFA juga sedang menggodok formulasi untuk menyelesaikan kompetisi Liga Champions dan Liga Europa. Liga Champions belum menyelesaikan babak 16 besar karena masih ada beberapa pertandingan leg kedua ditunda. Itu juga berlaku di Liga Europa.
5. Penghentian kompetisi adalah opsi terakhir
UEFA masih percaya kompetisi domestik musim ini masih bisa selesai. Terlebih mereka juga telah memindahkan Piala Eropa 2020 ke 2021. Penghentian kompetisi adalah opsi terakhir yang dipilih jika pandemi virus corona makin parah di kawasan Eropa dan bila sudah tidak ada alternatif tanggal yang tersedia.
Sumber: Sky Sports
Disadur dari: Bola.com (Hanif Sri Yulianto/Aning Jati)
Published on: 3 April 2020
Baca ini juga ya!
- Petinggi Premier League Tolak Usulan Lanjutkan Musim di China
- Pulang ke Korea Selatan, Son Heung-Min Segera Ikuti Wajib Militer?
- Sadio Mane Diklaim Paling Layak Menjadi Pemain Terbaik EPL Musim Ini, Sepakat?
- Manchester City Goda Lautaro Martinez dengan Gaji Tinggi
- Wilfried Zaha: Lawan Paling Sulit? Aaron Wan-Bissaka The Spider
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 4 Juni 2026 17:53Ketika 'Godzilla' Mengancam Serang Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 4 Juni 2026 17:40Alasan Kejagung Tak Sita 21.801 Motor Listrik di Kasus Korupsi BGN
-
Liputan6 4 Juni 2026 17:39Begini Awal Mula Kejagung Bongkar Kasus Korupsi MBG
MOST VIEWED
Tim Terbaik Liga Champions 2025/2026: PSG Dominasi dengan 5 Pemain, Arsenal Sumbang 3
Gabriel Magalhaes Buka Suara Setelah Gagal Eksekusi Penalti di Final Liga Champions
Sir Alex Ferguson Sindir Arsenal Usai Kalah dari PSG di Final Liga Champions: Mereka Hanya Bertahan
Di Balik Kekalahan Arsenal dari PSG: Saat Strategi Arteta Nyaris Sempurna
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/7709282/original/047398800_1780509884-WhatsApp_Image_2026-06-03_at_18.47.11.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734493/original/027373100_1780540375-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7760053/original/015473900_1780569649-IMG_1768.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7690730/original/050847900_1780488058-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734496/original/082984800_1780540375-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734498/original/009442500_1780540376-9.jpg)
