Tak Diduga-duga, Anthony Gordon Bersaing dengan Mbappe di Top Skor UCL!

Tak Diduga-duga, Anthony Gordon Bersaing dengan Mbappe di Top Skor UCL!
Selebrasi Anthony Gordon dalam laga Qarabag vs Newcastle di Liga Champions, Kamis (19/2/2026). (c) AP Photo

Bola.net - Performa Anthony Gordon di Liga Champions musim 2025-26 menjadi sorotan utama sepak bola Eropa. Winger Newcastle itu mencatatkan statistik yang belum pernah dicapai pemain Inggris lain bersama klub Inggris di kompetisi elite tersebut.

Ketajamannya di pentas Eropa datang di saat Inggris bersiap menghadapi Piala Dunia musim panas ini. Konsistensi Gordon di laga besar memberi sinyal positif bagi peluang tim nasional yang datang dengan status unggulan.

Di tengah performa domestik yang naik turun, kontribusi Gordon di Liga Champions justru menunjukkan versi terbaiknya. Situasi ini membuat dampaknya meluas, tidak hanya bagi Newcastle, tetapi juga bagi Inggris.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

Rekor Bersejarah Anthony Gordon di Liga Champions

Rekor Bersejarah Anthony Gordon di Liga Champions

Bernardo Silva berebut bola dengan Anthony Gordon di laga Man City vs Newcastle, Minggu (22/02/2026). (c) AP Photo/Jon Super

Performa Liga Champions Anthony Gordon musim ini disebut sebagai yang terbaik sepanjang sejarah bagi pencetak gol Inggris di klub Inggris. Ia mencetak 10 gol dari sembilan pertandingan, termasuk empat gol saat Newcastle menang telak 6-1 atas Qarabag.

Catatan tersebut memecahkan rekor gol terbanyak pemain Inggris untuk klub Premier League dalam satu musim Liga Champions. Bahkan Alan Shearer tidak pernah mencapai angka itu saat berseragam hitam-putih Newcastle.

Hasil tersebut juga hampir memastikan Newcastle lolos ke babak 16 besar. Dengan performa Gordon yang sedang panas, peluang mereka untuk melangkah lebih jauh tetap terbuka saat menunggu lawan antara Chelsea atau Barcelona.

Kontras Performa Domestik dan Eropa

Ketajaman Gordon di Eropa berbanding terbalik dengan performanya di Premier League. Sebelum gol tunggal Newcastle dalam kekalahan 4-1 dari Liverpool pada 31 Januari, ia sempat lebih dari setahun tanpa gol open play di liga.

Situasi itu sangat berbeda dibanding musim 2023-24, ketika ia mencetak 10 gol open play dan jumlah assist yang sama di Premier League. Meski demikian, Gordon tetap menjadi bagian penting dalam skema Eddie Howe.

Salah satu faktornya adalah minimnya alternatif produktif setelah penjualan Alexander Isak musim panas lalu. Di luar itu, kecepatan, energi, dan fleksibilitas posisi membuat Gordon sulit tergantikan.

Dampak bagi Inggris dan Persaingan di Eropa

Di Liga Champions, produktivitas Gordon hanya kalah dari Kylian Mbappe milik Real Madrid yang telah mencetak 13 gol. Ia bahkan masih mengungguli nama-nama seperti Harry Kane dan Erling Haaland.

Hasrat mencetak golnya terlihat jelas, termasuk saat ia terlibat perdebatan dengan kapten Kieran Trippier setelah mengeksekusi penalti keempat melawan Qarabag. Insiden itu menunjukkan ambisinya untuk terus menambah gol.

Meski performa di liga tidak konsisten, Gordon tetap masuk radar klub-klub besar seperti Liverpool dan Arsenal. Bagi Inggris, performa Eropa tersebut menjadi pengingat akan kualitas yang dimilikinya, sekaligus bekal penting menuju Piala Dunia.