FOLLOW US:


Termasuk Cantona Sang Raja, Ini 5 Pemain yang Pernah Memperkuat Manchester United dan Leeds United

18-12-2020 21:58

 | Serafin Unus Pasi

Termasuk Cantona Sang Raja, Ini 5 Pemain yang Pernah Memperkuat Manchester United dan Leeds United
Eric Cantona © PA

Bola.net - Manchester United dan Leeds United, yang akan bertemu pada laga pekan ke-14 Premier League akhir pekan ini merupakan dua klub dengan sejarah panjang di kancah sepak bola Inggris. Mereka sudah ada sejak lebih dari seabad lalu.

United lahir pada 1878 dengan nama Newton Heath. Sementara, Leeds lahir pada 17 Oktober 1919.

Dengan reputasi ini, tak salah jika kedua tim ini menjadi jujukan pemain-pemain papan atas. Bahkan, kedua klub ini juga menjadi magnet bagi sejumlah pemain bintang.

Sepanjang sejarah mereka, Manchester United dan Leeds terlibat rivalitas. Rivalitas yang kerap disebut The Roses Rivalry ini berakar jauh ke abad 15.

Namun, rivalitas ini tak menjadi alasan bagi sejumlah pemain untuk berpindah klub, antara United dan Leeds. Sepanjang sejarah mereka, ada sejumlah pemain yang sempat berseragam Setan Merah dan The Whites. Bola.net memilih lima dari sejumlah pemain tersebut.

Siapa saja lima pemain yang masuk dalam daftar tersebut? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

1 dari 5

Denis Irwin

Denis Irwin
Denis Irwin © Getty

Irwin mengawali karier sepak bolanya di Leeds United pada 1983. Pemain asal Irlandia tersebut bergabung dari tim U-18 Leeds United.

Selama bersama Leeds, Irwin sempat tampil dalam 82 laga dan mencetak satu gol. Setelah tiga tahun bersama Leeds, Irwin bergabung dengan Oldham Athletic dan berada di sana sampai musim selama empat musim.

Awal musim 1990, Irwin bergabung dengan Manchester United. Di Setan Merah, satu posisi di sektor fullback kiri seakan menjadi otoritasnya. Bersama Setan Merah, ia tampil dalam 529 laga dan mencetak 33 gol.

Irwin bertahan di Old Trafford selama 12 musim. Kemudian, pada awal musim 2002/2003, ia pindah ke Wolverhampton Wanderers.

2 dari 5

Rio Ferdinand

Rio Ferdinand
Rio Ferdinand © AFP

Ferdinand bergabung dengan Leeds United dari West Ham United pada November 2000. Ia datang ke Elland Road dengan status pemain bertahan termahal di dunia.

Pemain yang kini berusia 42 tahun tersebut tak mengawali kariernya di Leeds dengan baik. Namun, perlahan, ia menjadi sosok penting di lini belakang The Whites. Bersama Leeds United, ia bermain 73 kali dan mencetak tiga gol.

Pada awal musim 2002/2003, Ferdinand dipinang United. Banderolnya yang mencapai 30 juta Pounds membantu Leeds mengatasi krisis finansial mereka waktu itu.

Ferdinand mengawali kariernya di Old Trafford dengan apik, membawa Setan Merah menjuarai Premier League pada musim pertamanya. Sisanya adalah sejarah. Kendati sempat tersangkut skandal tes doping, Ferdinand menjadi salah satu andalan United di benteng pertahanan mereka.

Selama berseragam United, Ferdinand bermain sebanyak 455 kali dan mencetak delapan gol. Ia memperkuat klub tersebut selama 12 musim sebelum hengkang ke Queens Park Rangers.

3 dari 5

Alan Smith

Alan Smith
Alan Smith. © Leeds United

Smith meretas karier sepak bola profesionalnya dengan bergabung dengan Leeds United pada awal musim 1998/1999. Ia naik kelas dari tim U-18 Leeds United.

Berseragam The Whites, Smith dikenal sebagai salah satu penyerang muda yang menjanjikan. Sepanjang kariernya di Leeds, ia mencetak 56 gol dari 228 pertandingan.

Enam tahun berseragam Leeds, Smith menyeberang ke United. Ia dipinang dengan banderol tujuh juta Pounds.

Sama seperti di Leeds, ia mengawali kariernya di Setan Merah sebagai pemain depan. Namun keadaan berubah setelah Sir Alex Ferguson melihat kelebihan lain Smith, yaitu determinasi dan kemampuan bertahan yang bagus. Pemain kelahiran 28 Oktober 1980 ini pun dimainkan di posisi gelandang bertahan.

Smith sendiri bertahan tiga musim di United. Selama berkostum kebesaran merah, ia bermain 93 kali dan mencetak 12 gol.

4 dari 5

Gordon Strachan

Gordon Strachan
Gordon Strachan © Mark Leech

Gordon Strachan bergabung dengan United pada 1 Juli 1984. Pemain asal Skotlandia ini dipinang Setan Merah dari Aberdeen dengan banderol 550 ribu Euro. Bersama United, Strachan bermain sebanyak 202 pertandingan dan mencetak 38 gol.

Empat setengah musim berseragam United, Strachan bergabung dengan Leeds United, yang waktu itu berada di Divisi Dua. Setelah satu setengah musim, ia berhasil membawa The Whites promosi ke kasta tertinggi.

Enam musim berseragam Leeds, Strachan bermain dalam 235 pertandingan dan mencetak 44 gol.

Ia meninggalkan Leeds dan bergabung dengan Coventry City pada medio musim 1995/1996.

5 dari 5

Eric Cantona

Eric Cantona
Eric Cantona © AFP

Cantona hijrah ke Inggris, meninggalkan sepak bola Prancis yang membuatnya depresi dan nyaris gantung sepatu. Leeds United yang menjadi pelabuhan kariernya di Inggris. Ia tiba di Leeds United dari Nimes, dengan banderol 100 ribu Pounds.

Berperan sebagai second striker, Cantona memang hanya mampu mencetak tiga gol pada musim pertamanya di Leeds. Namun, ia mencetak banyak umpan matang bagi rekan-rekannya. Walhasil, pada musim pertama, ia mampu membawa Leeds menjuarai kasta tertinggi Liga Inggris.

Musim kedua, statistik Cantona lebih baik. Ia bermain dalam 20 laga dan mencetak 11 gol. Namun, hal ini tak membuat hubungannya dengan tim pelatih dan petinggi klub baik-baik saja. Pada pertengahan musim 1992/1993, ia meminta untuk dilepas.

Gayung bersambut. Keinginan Cantona dilepas sejalan dengan niat Manchester United untuk merekrutnya. Walhasil, dengan mahar sebesar 1,2 juta Pounds, Cantona pindah ke Old Trafford.

Sang Raja mampu menjadi katalisator United. Ia mampu menuntaskan permasalahan Setan Merah dalam urusan mencetak gol. Tak hanya untuk dirinya sendiri, ia pun kerap menciptakan peluang gol yang dituntaskan rekan-rekannya. Ia berhasil membawa United menjuarai musim tersebut.

Musim-musim berikutnya, Cantona resmi menjadi nyawa United. Sepanjang berseragam Setan Merah, ia meraih empat gelar juara Premier League, dua Piala FA, dan tiga trofi Charity Shields. Ia tampil dalam 185 pertandingan dan mencetak 82 gol.

Setelah empat setengah musim bersama United, Cantona resmi gantung sepatu. Keputusan ini terbilang mengejutkan karena usianya baru 30 tahun.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)