
Bola.net - Sepak bola adalah olahraga yang mengikuti perubahan zaman yang ada. Inovasi teknologi dan ide lainnya terus diterapkan dalam sepak bola untuk membuat olah raga ini tidak ketinggalan zaman.
Tetapi, berbagai perkembangan tersebut kadang tidak membuat adanya perubahan. Terutama terkait dengan keyakinan atau kepercayaan yang sudah berlangsung lama di sepak bola.
Kadang terdapat berbagai hal-hal buruk yang terjadi dalam waktu lama. Sehingga muncul keyakinan bahwa sebuah klub, negara, atau pemain mengalami kutukan yang sulit untuk dihentikan.
Jadi, apakah kutukan benar-benar ada dalam sepak bola? Berikut lima kutukan terbesar dalam sepak bola seperti dikutip dari Ronaldo.com.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
1. Kutukan Ronaldo

Banyak pemain hebat yang mengenakan jersey Manchester United nomor 7, mulai dari George Best hingga Cristiano Ronaldo. Sejak Ronaldo pindah ke Real Madrid pada 2009, nomor itu seperti dikutuk.
Seperti diketahui, beberapa pemain top dunia tiba di Old Trafford dan mencoba keberuntungan mereka dalam mengenakan jersey MU nomor 7. Tetapi, hanya 15 gol Liga Premier Inggris yang dicetak pemain No.7 dalam dekade terakhir saja. Maka, teori 'kutukan Ronaldo' pun lahir.
Michael Owen adalah orang pertama yang mengenakan jersey itu pada 2009 setelah didatangkan secara mengejutkan dari Newcastle United. Namun, dia tidak berhasil dengan jersey MU No.7.
Kemudian ada nama-nama terkenal lainnya mengenakan jersey tersebut. Mereka di antaranya Angel Di Maria, Memphis Depay, dan Alexis Sanchez. Namun, semuanya juga gagal.
2. Kucing Mati di Markas Racing

Mungkin ini satu di antara cerita paling aneh yang pernah dibuat dalam sepak bola. Namun, racing klub percaya akan cerita itu.
Pada 1967, suporter Independiente masuk ke stadion Racing dan mengubur tujuh kucing hitam mati. Rupanya, hal itu memicu kejatuhan Racing dari pemenang Copa Libertadores menjadi bangkrut.
Setelah memenangkan kompetisi klub Amerika Selatan terbesar pada 1967, Racing tak pernah lagi di 1970-an. Racing kemudian terdegradasi dari divisi papan atas Argentina pada 1983. 'Kutukan' lantas menyebabkan klub bangkrut pada 1998.
Dalam upaya putus asa untuk membalikkan keadaan, Racing kemudian meminta pendeta mengusir setan di stadion. Pada 2001, Racing menemukan kucing hitam mati terakhir yang dikubur. Tak lama setelah itu, Racing memenangkan gelar divisi pertama mereka dalam 35 tahun.
3. Pegang Trofi Liga Champions

Hampir setiap pesepak bola bermimpi mengangkat trofi Liga Champions. Jadi, berjalan melewati trofi dengan meletakkan jari di atasnya pasti merupakan pengalaman yang menyakitkan; terutama setelah lolos sampai ke final.
Namun, Ludovic Giuly menolak anggapan tersebut. Memperkuat AS Monaco, ia menyentuh trofi Liga Champions sebelum laga final dimulai. Hasilnya, Monaco kalah 0-3 dari FC yang ketika itu dilatih Jose Mourinho di Jerman pada 2004.
Gelandang AC Milan Gennaro Gattuso meniru Giuly pada tahun berikutnya di Istanbul, Turki. Unggul 3-0, AC Milan akhirnya kalah dari Liverpool melalui adu penalti.
Anatoliy Tymoshchuk melakukan hal yang sama untuk Bayern Munchen di final Liga Champions 2012 saat menghadapi Chelsea. Munchen pun kalah dari Chelsea lewat adu penalti di Jerman.
4. Timnas Australia di Piala Dunia

Menurut cerita, para pemain Australia bertemu dengan 'dukun penyihir' menjelang kualifikasi Piala Dunia pada 1970. Saat itu, Australia harus menang melawan Zimbabwe.
Menurut Johnny Warren, AKA 'Kapten Socceroo', penyihir ini mengubur tulang di sekitar tiang gawang Zimbabwe untuk mengutuk mereka. Aussies kemudian memenangkan kualifikasi 3-1. Namun, mereka masih belum lolos ke Piala Dunia di Meksiko.
Ternyata penyihir 'mengutuk' tim Australia setelah mereka tidak membayar untuk layanan ini. Karena itu, mereka kalah di playoff melawan Israel.
Australia kemudian lolos ke Piala Dunia 1974 di Jerman. Tapi, Australia menderita di babak penyisihan grup dengan hanya mengantongi satu poin dan tanpa gol.
Setelah itu, Australia berkali-kali hampir lolos ke Piala Dunia, namun selalu kalah di babak playoff. Pada 2004, penyiar radio Australia John Safran melakukan perjalanan ke Mozambik. Lokasi yang diduga sebagai kutukan asli.
Rupanya, Sarfan menyewa seorang dukun baru untuk mengangkat kutukan tersebut. Apa yang terjadi selanjutnya? Australia lolos ke Piala Dunia 2006 dan mencapai babak 16 besar. Australia juga sudah memenuhi syarat untuk tiga turnamen terakhir.
5. Bela Guttmann

Mungkin 'kutukan' sepak bola paling terkenal di dunia adalah kisah Benfica dengan manajer legendaris mereka, Bela Guttmann, pada1962. Setelah bergabung dari saingannya FC Porto pada 1959, pelatih asal Hungaria itu membuat beberapa perubahan besar.
Benfica banyak melibatkan pemain muda. Benfica pun memenangkan gelar liga back-to-back di bawah Guttmann.
Tetapi, prestasi terbesar Guttmann adalah dalam memimpin Benfica ke Piala Eropa berturut-turut antara 1961 dan 1962. Namun, penolakan klub untuk memberinya kenaikan gaji adalah kejatuhan mereka.
Legenda mengatakan bahwa Guttmann yang marah menyatakan: "Tidak dalam seratus tahun dari sekarang Benfica akan menjadi juara Eropa."
Lebih dari setengah abad kemudian, Benfica masih belum memenangkan apa pun di Eropa sejak itu. Mereka telah kehilangan beberapa final sebagai gantinya.
Sumber asli: Ronaldo.com
Disadur dari: Bola.com/Penulis Wiwig Prayugi
Published: 2 Januari 2020
Baca Juga:
- 4 Pemain Terbaik Manchester United Pada Musim 2020/2021: Bruno Fernandes Tak Ada Lawan
- 5 Pemain yang Mengoleksi Banyak Gelar Tanpa Harus Memeras Keringat, Ada Pemain MU
- Dari Mustafi Hingga Eriksen, Ini 5 Rumor Transfer Teraneh Menjelang Bursa Januari 2021
- Bikin Geleng Kepala, Ini Statistik Menakjubkan Bruno Fernandes di MU
- 5 Pemain yang Bisa Datang ke Manchester United pada Januari 2021, Salah Satunya Hakan Calhanoglu
- 5 Pemain Didikan Akademi Chelsea yang Bersinar di Klub Lain, Termasuk Declan Rice
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 3 September 2026 10:52Timnas Indonesia U-20 Diminta Optimistis dan Waspadai Serangan Balik Laos
-
Tim Nasional 3 September 2026 10:47Prediksi Starting XI Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Akan Ada Sejumlah Perubahan
-
Tim Nasional 3 September 2026 10:37Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-20 vs Laos Hari Ini
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 September 2026 22:23Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
-
Liga Inggris 6 September 2026 22:01Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
-
Liga Italia 6 September 2026 21:41Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
-
Liga Italia 6 September 2026 21:30Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
-
Liga Inggris 6 September 2026 21:15Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
-
Bola Indonesia 6 September 2026 21:04Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
BERITA LAINNYA
-
champions 6 September 2026 19:14Federico Dimarco Diragukan Tampil saat Inter Milan Hadapi Real Madrid
-
champions 4 September 2026 17:55Arsenal Daftarkan 22 Pemain di Liga Champions, William Saliba Tetap Dibawa
-
champions 4 September 2026 17:20Chiesa dan Endo Tidak Masuk, Ini Skuad Liverpool untuk Liga Champions
SOROT
-
Liputan6 6 September 2026 17:09Imbauan Prabowo di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau
-
Liputan6 6 September 2026 14:29Anak Krakatau Erupsi, Prabowo Tekankan Keselamatan Warga
-
Liputan6 6 September 2026 12:12Cegah Abu Vulkanik, Mesin Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Dipasang Penutup
-
Liputan6 6 September 2026 11:54Masker Mulai Langka di Lampung, Warga Antre Sejam
-
Liputan6 6 September 2026 11:38Langit Lampung Gelap Akibat Abu Anak Krakatau, Warga Mulai Sesak Napas
-
Liputan6 6 September 2026 11:06Bukan Debu Biasa, Ini Alasan Bersihkan Abu Anak Krakatau Harus Disiram Dulu
MOST VIEWED
Skuad Manchester United di Liga Champions: Mainoo dan Yoro Tak Masuk Daftar 25 Pemain
Como Batal Jadi Musafir di Liga Champions 2026/2027: Stadio Sinigaglia Lolos Standar UEFA
Arsenal Daftarkan 22 Pemain di Liga Champions, William Saliba Tetap Dibawa
Chiesa dan Endo Tidak Masuk, Ini Skuad Liverpool untuk Liga Champions
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331953/original/067793800_1787589244-IMG-20260824-WA0123.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302220/original/068100800_1784536790-Pidato_Prabowo_di_Sidang_Kabinet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341680/original/050307700_1788673041-IMG-20260906-WA0040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341660/original/063349900_1788671418-1001635065.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341636/original/068576600_1788669892-Atap_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341624/original/012028000_1788667917-WhatsApp_Image_2026-09-06_at_08.46.41__1_.jpeg)
