FOLLOW US:


Termasuk Presiden Liberia, Empat Pemain yang Pernah Memperkuat Man City dan Marseille

09-12-2020 10:02

 | Asad Arifin

Termasuk Presiden Liberia, Empat Pemain yang Pernah Memperkuat Man City dan Marseille
Prediksi Manchester City vs Marseille. © bola

Bola.net - Manchester City dan Marseille merupakan dua klub dengan sejarah panjang. Kedua klub ini juga memiliki reputasi apik di kancah sepak bola dunia.

Banyak pemain yang tercatat sudah pernah berseragam kedua tim yang akan bertemu pada matchday terahir Grup C Liga Champions 2020/2021 (10/12/2020). Di antara sejumlah pemain tersebut, ada juga yang pernah berseragam City dan Marseille sepanjang karier mereka.

Dari daftar panjang pemain-pemain yang pernah memperkuat City dan Marseille tersebut, Bola.net memilih empat di antaranya. Di antara empat pemain tersebut, ada sosok yang saat ini menjabat sebagai presiden Liberia.

Siapa saja empat pemain pilihan Bola.net tersebut? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

1 dari 4

Samir Nasri

Samir Nasri
Samir Nasri © AFP

Samir Nasri mengawali karier sepak bolanya bersama Marseille. Ia ditemukan pemandu bakat klub tersebut, Freddy Assolen, ketika bermain bersama Pennes. Nasri kemudian bergabung dengan akademi Marseille.

Setelah melewati sejumlah jenjang di akademi, pada 2004, Nasri naik ke tim senior Marseille dan memperkuat tim tersebut sampai Juli 2008.

Musim 2008/2009, Nasri memutuskan memenuhi pinangan Arsenal dan hijrah ke Inggris. Ia menjadi salah satu pemain pilar The Gunners sampai musim 2011/2012.

Pada 24 Agustus 2011, Nasri bergabung dengan Manchester City. Ia dipinang dengan kontrak berdurasi empat tahun dan mahar senilai 25 juta Pounds.

Nasri menjadi salah satu andalan City sampai ketika ia dipinjamkan ke Sevilla pada 31 Agustus 2016. Setelah masa peminjamannya usai, Nasri dipinang klub Turki, Antalyaspor.

2 dari 4

Benjamin Mendy

Benjamin Mendy
Aksi Benjamin Mendy saat lawan Liverpool. © AP Photo

Mendy mengawali karier profesionalnya pada 2011 bersama Le Havre. Kemudian, pada 2013, pemain yang kini berusia 26 tahun tersebut bergabung dengan Marseille.

Di Marseille, terutama di bawah kepemimpinan Elie Baup dan Marcelo Bielsa, kemampuan Mendy kian berkembang.

Pada 22 Juni 2016, Mendy hengkang ke Monaco. Dan, semusim berselang, ia hijrah ke Inggris untuk memperkuat Manchester City. Bersama City, Mendy dikontrak dengan durasi lima tahun dan mahar sekitar 52 juta Pounds.

Saat ini, Mendy masih menjadi salah satu andalan City di lini belakang. Sejauh ini, ia sudah tampil 41 kali, mencetak satu gol dan delapan assist bagi City.

3 dari 4

Daniel van Buyten

Big Dan, julukan Daniel van Buyten, bergabung dengan Marseille pada musim panas 2001, setelah meninggalkan klub Belgia, Standard Liege. Bersama Marseille, stopper tangguh ini tampil solid.

Perjalanan karier Van Buyten pun berlanjut ketika ia menjalani peminjaman ke Manchester City. Peminjaman ini terjadi pada 31 Januari 2004.

Bersama City, Van Buyten pun tampil apik. Ia mampu menunjukkan ketangguhannya dalam mengawal lini pertahanan, terutama pada laga kontra Chelsea. Namun, hal ini tak membuat City memilih mempertahankannya. City yakin bahwa dengan kemampuannya, Van Buyten bakal bergabung dengan klub-klub besar.

Setelah masa peminjamannya usai, Van Buyten kembali ke Marseille. Pada akhir musim, ia bergabung dengan Hamburger SV.

4 dari 4

George Weah

George Weah
George Weah dan Paulo Wanchope berpose bersama Lara Croft di Maine Road © Manchester City

Weah bergabung dengan Manchester City pada 4 Agustus 2000. Ia bergabung dengan status bebas transfer. Waktu itu, City baru promosi ke Premier League.

Selama memperkuat City, Weah tampil sebelas kali dan mencetak empat gol. Salah satu golnya ini dicetak Weah ke gawang Liverpool.

Kendati dikontrak selama dua tahun, Weah memilih meninggalkan City pada 16 Oktober 2000. Hal ini merupakan buntut ketidakpuasannya karena sering dicadangkan.

Setelah meninggalkan City, Weah memilih bergabung bersama Marseille. Bersama Marseille, Weah bermain sebanyak 20 kali. Ia mencetak lima gol dan dua assist.

Usai memutuskan gantung sepatu, Weah memutuskan terjun ke dunia politik. Pada 2005, ia mendirikan partai Congress for Democratic Change.

Setelah kalah dalam dua kali pencalonannya sebagai presiden, Weah akhirnya menang ada pemilihan tahun 2017. Saat ia diangkat sebagai presiden Liberia pada 22 Januari 2018.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)