FOLLOW US:


Wawancara Eksklusif Carles Puyol: Ketika Arsenal Lebih Merepotkan Daripada MU

14-03-2019 22:53
Wawancara Eksklusif Carles Puyol: Ketika Arsenal Lebih Merepotkan Daripada MU
Jurnalis Bolanet Serafin Unus Pasi (Kiri) mewawancarai Carles Puyol secara eksklusif pada Acara UEFA Champions League Trophy Tour Presented by Heineken © Mustopa El Abdy

Di era sepakbola modern ini, tidak banyak pemain sepakbola yang mampu bermain hanya untuk satu klub saja atau yang populer disebut 'One Man Club'. Biasanya pemain-pemain seperti ini memiliki loyalitas dan juga kemampuan di atas rata-rata terutama ketika mereka membela klub papan atas Eropa.

Salah satu dari sedikit pemain bergelar 'One Club Man' tersebut adalah Carles Puyol. Lahir di kota La Pobla de Segur yang berada di utara Catalunya, ia menghabiskan masa mudanya dan juga seluruh karir profesionalnya untuk membela klub kebanggaan masyarakat Catalunya, FC Barcelona.

Mendapatkan debutnya di tahun 1999, Puyol berhasil menjadi dinding yang kokoh bagi pertahanan Las Azulgrana. Berkat kemampuannya itu Barcelona memenangkan enam gelar La Liga, dua gelar Copa Del Rey dan tiga Gelar Liga Champions.

Berkat kharismanya itu, ia dipercaya menjadi kapten Barcelona di tahun 2004, menggantikan Luis Enrique. Kepemimpinannya di Barcelona membuatnya menjadi sosok yang diandalkan di Timnas Spanyol, di mana ia sukses memberikan La Furia Roja gelar Euro 2008 dan Piala Dunia 2010.

Puyol sendiri dipercaya menjadi Duta Besar kegiatan UEFA Champions League Trophy Tour Presented by Heineken. Sejak awal pekan kemarin, Puyol tengah berada di Indonesia.

Bola.net mendapatkan kesempatan untuk melakukan wawancara eksklusif dengan Carles Puyol di Surabaya (13/3/2019 kemarin). Berikut adalah petikannya:

Puyol, kamu sudah bermain di tiga final Liga Champions dan kamu memenangkan ketiga final itu bersama Barcelona. Apakah ada rahasia khusus untuk memenangkan turnamen ini?

Tidak, tidak ada rahasia apapun. Yang terpenting adalah bagaimana sebuah tim mempersiapkan diri, memiliki tim yang bagus dan juga bermain lebih baik daripada lawan anda. Saya memenangkan tiga final Liga Champions karena pada ketiga musim itu kami sedang menjalani musim yang bagus dan juga memiliki momentum yang bagus. Itulah mengapa kami beruntung bisa memenangkan setiap final Liga Champions yang kami menangkan.

Baca Lanjutan Wawancara eksklusif Puyol selengkapnya di bawah ini.