
Bola.net - Ada banyak pemain hebat yang menjadi andalan negara mereka di level internasional. Namun, tidak semuanya bisa bersinar ketika mereka datang dan menjalani kariernya di Premier League.
Secara umum, jika seorang pemain mampu bersinar di panggung internasional, mereka memiliki peluang bagus untuk membuat dampak di liga top Eropa mana pun. Akan tetapi, tidak semua pemain bisa melakukan hal tersebut.
Para pemain berikut membuktikan logika itu cacat. Mereka gagal memenuhi standar yang mereka tetapkan untuk tim nasional mereka saat meniti karir di Liga Inggris.
Apakah mereka terlalu muda, merasa terlalu tertekan, atau tidak sebagus seperti saat karier sebelumnya? Apa pun alasannya, 10 pemain ini terbukti sangat mengecewakan di Inggris.
Berikut 10 pemain top tetapi gagal total saat berkarier di Liga Inggris.
1. Mateja Kezman
We last met West Ham in this competition in 2004/05, Mateja Kezman scoring the only goal at the Bridge. ???? pic.twitter.com/vWLaU1JdnN
— Chelsea FC (@ChelseaFC) September 22, 2016
Ekspektasi tinggi mengiringi Kezman, sang mesin gol PSV, saat tiba di Stamford Bridge. Tetapi dia gagal meniru performanya di Eredivisie untuk diterapkan di Inggris dan hanya mencetak empat gol dalam semusim.
Dia lebih sukses di tingkat internasional, saat memperkuat Yugoslavia maupun Serbia & Montenegro. Kezman mencetak 17 gol untuk kedua negara, serta tampil di Euro 2000 dan Piala Dunia 2006 meskipun timnya gagal juara.
2. Adrian Mutu

Kiprah pemain asal Rumania ini di Chelsea akan dikenang karena semua keburukannya. Dia mencetak tujuh gol dalam 27 pertandingan sebelum dipecat karena penggunaan kokain.
Namun, rekor mencetak golnya untuk Rumania sangat mengesankan, dengan 35 gol dalam 77 caps. Ini menjadikan Adrian Mutu sebagai pencetak gol terbanyak Rumania bersama Gheorghe Hagi.
3. Christian Poulsen
Happy birthday, Christian Poulsen ???? pic.twitter.com/tN1toTRd4B
— AFC Ajax (@AFCAjax) February 28, 2022
Kiprah Poulsen di Liverpool bakal terlupakan bagi semua orang. Dia terlalu lambat untuk beradaptasi menghadapi keganasan Premier League selama era nahas Roy Hodgson.
Tetapi, dia menyelesaikan kariernya sebagai pemain dengan penampilan terbanyak kesembilan di Denmark dalam 96 caps. Dia berlaga di dua Piala Dunia dan satu Kejuaraan Eropa serta hal paling dikenang saat bintang Italia, Francesco Totti, meludahinya di Euro 2004.
4. Stephan Lichtsteiner

Setelah memenangi 11 trofi utama di Juventus, Lichtsteiner tampak seperti rekrutan cerdik Arsenal apalagi didapatkan secara gratis. Namun, kemudian menjadi jelas mengapa Bianconeri bersedia melepaskan pemain berusia 35 tahun tersebut. Dia pemain gagal di Premier League.
Meski pemain berjuluk sang kereta cepat ini gagal di Inggris, tetapi menjadi bek kanan andalan Swiss. Lichtsteiner telah mengoleksi 104 caps dan masuk skuad Swiss di lima turnamen besar antara 2008 dan 2018.
5. Andriy Shevchenko

Shevchenko adalah salah satu pemain langka yang benar-benar mendapatkan label legenda. Dia menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Ukraina dengan 48 gol dan memenangi Liga Champions bersama AC Milan serta mendapatkan Ballon d'Or.
Pada 2006, Shevchenko pindah ke Chelsea dengan harga 30,8 juta pounds tetapi hanya mampu melesakkan sembilan gol dalam 48 laga. Dia akhirnya dipinjamkan kembali ke AC Milan sebelum pulang kampung ke klub pertamanya, Dynamo Kiev, dan menemukan kembali sentuhan mencetak golnya.
6. Robinho

Robinho tidak pernah berhasil membuktikan bahwa Manchester City tepat mengeluarkan 32,5 juta pounds demi membelinya dari Real Madrid pada 2008. Dia hanya mencetak 14 gol dalam 41 pertandingan Premier League.
Dia juga tidak berhasil meniru penampilan gemilangnya untuk Brasil, dengan 100 caps serta mengemas 28 gol dan tampil di dua Piala Dunia.
"Manchester City adalah satu-satunya tim yang saya tinggalkan tanpa memenangi gelar," ujar pemain yang kini berusia 35 tahun dan bermain di klub Turki, Istanbul Basaksehir.
7. Diego Forlan

Ketika gantung sepatu bersama Timnas Uruguay pada 2015, Forlan adalah pemain dengan penampilan terbanyak kedua di negaranya dengan 112 caps. Dia juga berada di peringkat ketiga dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa dengan 36 gol.
Fornal menyabet Golden Ball setelah mencetak gol terbanyak bersama di Piala Dunia 2010. Tetapi dia gagal membuat dampak yang sama di Manchester United karena hanya mampu menyumbangkan 10 gol dalam 63 laganya di Premier League.
8. El Hadji-Diouf
???? El Hadji Diouf had that #FridayFeeling on the last day of May 2002 – he inspired Senegal to victory over France in one of the greatest upsets in #WorldCup history ????
— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) January 15, 2021
???? He’s got the same feeling this Friday – he has 40 candles to blow out! Many happy returns, El Hadji ???? pic.twitter.com/gYo93h571d
Diouf tampil di Piala Dunia 2002 dan mengantar Senegal ke perempat final yang membuat Liverpool merogoh kocek 10 juta pounds demi mendatangkannya. Namun, setelah awal yang menjanjikan, semua berakhir dengan malapetaka karena Diouf dianggap buruk secara prestasi maupun sikapnya.
Setelah di Liverpool, dia sempat memperkuat tim Premier League lainnya seperti Sunderland, Blackburn dan Bolton. Namun penampilannya juga tidak kunjung produktik karena hanya mencetak 28 gol dalam 243 pertandingan Premier League.
9. Claudio Bravo

Pep Guardiola langsung mengacuhkan Joe Hart saat mulai melatih Manchester City pada 2016. Guardiola memilih mendatangkan Claudio Bravo dari Barcelona yang juga mengantarkan Chile juara Copa America pada 2015 dan 2016.
Tetapi, ia gagal memenuhi harapan saat pasukan Guardiola tergagap hanya berada di posisi ketiga Premier League. Bravo tampaknya kehilangan semua kemampuan menghentikan tembakan lawan di Stadion Etihad dan kemudian hanya jadi pelapis ketika City mendatangkan Ederson.
10. Angel Di Maria

Louis Van Gaal datang menggantikan David Moyes yang gagal menangani Manchester United pada 2013/2-14. Sang pelatih merekrut Angel Di Maria, pemain bintang Argentina yang pada akhirnya membawa negaranya juara pada Piala Dunia 2022.
Akan tetapi kariernya di Manchester United tidak sebaik di Real Madrid. Dia beselisih dengan Van Gaal dan akhirnya dibuang ke Paris Saint-Germain setelah hanya semusim di Old Trafford.
Sumber: Four Four Two
Disadur dari: Bola.com/Penulis Suharno/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 17/2/2023
Baca Juga:
- 6 Bintang Mahal Premier League yang Kontraknya Habis pada Musim Panas 2023
- 6 Transfer Mewah Inter Milan di Era Erick Thohir
- 4 Bek Muda yang Jadi Bidikan Liverpool Musim Depan, Ada The Next Van Dijk
- 6 Pemain Tertua di Skuad Manchester United pada Musim 2022/2023, Dulu Ada Ronaldo
- 5 Rekrutan Baru Klub Premier League yang Sudah Mencetak Gol, Teranyar Gakpo
- 8 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Manchester City
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 6 September 2026 22:48Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
-
Liga Inggris 6 September 2026 22:23Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
-
Liga Inggris 6 September 2026 22:01Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
-
Liga Inggris 6 September 2026 21:15Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 6 September 2026 23:59Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
-
Liga Italia 6 September 2026 23:45Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
-
Liga Spanyol 6 September 2026 23:30Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
-
Liga Spanyol 6 September 2026 23:18Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
-
Liga Inggris 6 September 2026 22:48Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
BERITA LAINNYA
-
editorial 27 Agustus 2026 14:00Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
-
editorial 26 Agustus 2026 12:065 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
-
editorial 25 Agustus 2026 11:334 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
-
editorial 12 Agustus 2026 12:515 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
SOROT
-
Liputan6 6 September 2026 17:09Imbauan Prabowo di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau
-
Liputan6 6 September 2026 14:29Anak Krakatau Erupsi, Prabowo Tekankan Keselamatan Warga
-
Liputan6 6 September 2026 12:12Cegah Abu Vulkanik, Mesin Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Dipasang Penutup
-
Liputan6 6 September 2026 11:54Masker Mulai Langka di Lampung, Warga Antre Sejam
-
Liputan6 6 September 2026 11:38Langit Lampung Gelap Akibat Abu Anak Krakatau, Warga Mulai Sesak Napas
-
Liputan6 6 September 2026 11:06Bukan Debu Biasa, Ini Alasan Bersihkan Abu Anak Krakatau Harus Disiram Dulu
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331953/original/067793800_1787589244-IMG-20260824-WA0123.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302220/original/068100800_1784536790-Pidato_Prabowo_di_Sidang_Kabinet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341680/original/050307700_1788673041-IMG-20260906-WA0040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341660/original/063349900_1788671418-1001635065.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341636/original/068576600_1788669892-Atap_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341624/original/012028000_1788667917-WhatsApp_Image_2026-09-06_at_08.46.41__1_.jpeg)

