FOLLOW US:


10 Pembelian Termahal Inter Milan di Era Suning Group, Siapa Saja yang Sukses?

03-05-2021 16:21

 | Aga Deta

10 Pembelian Termahal Inter Milan di Era Suning Group, Siapa Saja yang Sukses?
Presiden Inter Milan Steven Zhang. © AP Photo

Bola.net - Inter Milan akhirnya bisa memutus dominasi Juventus di Seri A. Klub berjuluk Nerazzurri ini baru saja memastikan diri menjadi juara Serie A musim 2020-2021.

Hasil imbang 1-1 yang diraih Atalanta di kandang Sassuolo, Minggu (2/5/2021) membuat Inter tidak mampu dikejar lagi oleh para pesaingnya. Kesuksesan ini mengakhiri penantian Inter akan scudetto selama 11 tahun.

Gelar ini juga menjadi prestasi tersendiri bagi Suning Group sebagai pemilik mayoritas saham Inter. Mereka menjadi pemilik asing pertama yang mampu merengkuh gelar di Serie A.

Suning sendiri mengambil alih mayoritas saham Inter pada 2016. Sejak saat itu korporasi asal China tersebut sudah menggelontorkan dana yang besar untuk membawa Inter kembali berjaya.

Di bawah komando Suning, Inter terlihat sangat aktif di bursa transfer untuk meningkatkan kekuatan skuadnya. Mereka bahkan tidak ragu membeli pemain dengan harga mahal.

Berikut ini 10 pembelian termahal Inter pada era Suning Group.

1 dari 10

10. Lautaro Martinez

10. Lautaro Martinez
Penyerang Inter Milan, Lautaro Martinez. © @Inter

Lautaro Martinez dibeli Inter Milan pada tahun 2018 lalu. Nerazzurri harus membayar 25 juta euro kepada Racing Club untuk mendapatkan jasanya.

Lautaro menunjukkan kinerja yang bagus selama memperkuat Inter. Pemain berusia 23 tahun tersebut kini mampu tampil secara reguler dan rajin mencetak gol.

Pada musim ini, penyerang asal Argentina telah mencetak 17 gol dan sembilan assist dari 44 pertandingan. Lautaro juga bisa bermain dengan apik bersama Romelu Lukaku.

2 dari 10

9. Christian Eriksen

9. Christian Eriksen
Gelandang Inter Milan Christian Eriksen. © AP Photo

Christian Eriksen dibeli Inter Milan dari Tottenham pada musim dingin 2020. Transfer gelandang asal Denmark itu memakan biaya sebesar 27 juta euro

Eriksen sempat kesulitan beradaptasi dengan sepak bola Italia. Namun kini dia sudah mendapat tempat di bawah asuhan Antonio Conte.

Sejauh ini Eriksen punya catatan 57 penampilan dan tujuh gol bersama Inter. Selain itu, dia juga menyumbang tiga assist.

3 dari 10

8. Nicolo Barella

8. Nicolo Barella
Gelandang Inter Milan Nicolo Barella. © AP Photo

Nicolo Barella awalnya dipinjam Inter Milan pada 2019 dari Cagliari. Gelandang berusia 24 tahun ini menunjukkan performa yang gemilang di Giuseppe Meazza.

Inter Milan akhirnya mengambil keputusan untuk mempermanenkan status Barella. Inter mengeluarkan 27,7 juta euro untuk menebusnya.

Di musim ini, Barella kembali menjadi andalan bagi skuad Antonio Conte. Pemain asal Italia itu berhasil mengantarkan Nerazzurri merengkuh gelar Serie A.

4 dari 10

7. Gabriel Barbosa

7. Gabriel Barbosa
Gabriel Barbosa © FC Internazionale

Inter Milan mendatangkan Gabriel Barbosa dari Santos dengan biaya 29,5 juta euro. Namun, wonderkid Brasil itu gagal berbicara banyak di Italia.

Pemain yang berjuluk Gabigol itu cuma tampil 10 kali dengan seragam Nerazzurri. Dia hanya mampu menciptakan satu gol di Serie A musim 2016/17.

Kegagalan itu membuat Gabigol akhirnya dibuang Inter Milan. Dia sekarang bermain di Flamengo setelah menjalani masa pinjaman bersama Benfica dan Santos.

5 dari 10

6. Alessandro Bastoni

6. Alessandro Bastoni
Pemain Inter Milan, Alessandro Bastoni. © FCIM

Alessandro Bastoni diboyong Inter Milan pada 2017 dengan banderol senilai 31 juta euro dari Atalanta. Ketika itu usia Bastoni baru menginjak 18 tahun.

Meski sudah dibeli, Bastoni tak langsung bermain di Inter. Dia sempat dipinjamkan kembali ke Atalanta dan juga Parma.

Bastoni akhirnya mulai bermain di Inter setelah kedatangan Antonio Conte. Kini bek asal Italia itu menjadi salah satu pemain andalan Conte untuk mengawal lini belakang Nerazzurri.

6 dari 10

5. Milan Skriniar

5. Milan Skriniar
Bek Inter Milan, Milan Skriniar. © AP Photo

Milan Skriniar bergabung dengan Inter Milan di tahun 2017 silam. Pemain asal Slovakia itu ditebus dari Sampdoria dengan mahar 34 juta euro.

Dalam waktu singkat, Skriniar menjadi pemain penting di pertahanan Nerazzurri. Dia punya kemampuan yang bagus serta bisa bermain secara konsisten.

Sampai sejauh ini, Skriniar sudah mencatatkan 165 penampilan bersama Inter. Dia berhasil mencetak tujuh gol dan empat assist dari penampilannya tersebut.

7 dari 10

4. Radja Nainggolan

4. Radja Nainggolan
Radja Nainggolan menjadi pahlawan kemenangan Inter Milan atas Empoli © AP Photo

Setelah tampil mengesankan bersama AS Roma, Radja Nainggolan pindah ke Inter Milan pada 2018. Nainggolan datang ke Inter dengan biaya transfer sebesar 38 juta euro.

Namun, masalah cedera menghalangi Nainggolan untuk menunjukkan performa terbaiknya bersama Nerazzurri. Namanya bahkan kian terpinggirkan setelah kedatangan Antonio Conte.

Nainggolan sejauh ini baru mencatatkan 41 penampilan bersama Inter. Dia saat ini tengah menjalani masa peminjaman di Cagliari.

8 dari 10

3. Joao Mario

3. Joao Mario
Joao Mario © AFP

Inter Milan merekrut Joao Mario dari Sporting CP pada 2016. Dengan harga 40 juta euro, Nerazzurri menaruh harapan besar pada gelandang Portugal tersebut.

Namun, capaian Joao Mario hingga saat ini masih sangat jauh dari kata memuaskan. Pemain berusia 28 tahun itu gagal menembus tim utama Nerazzurri.

Selama bermain bersama Inter, Joao Mario tercatat hanya tampil sebanyak 69 laga dengan torehan 4 gol dan 13 assist. Dia sempat dipinjamkan ke West Ham dan Lokomotif Moscow sebelum kembali ke Sporting CP.

9 dari 10

2. Achraf Hakimi

2. Achraf Hakimi
Achraf Hakimi merayakan golnya ke gawang Bologna pada pekan ke-10 Serie A musim 2020/2021 © AP Photo

Achraf Hakim direkrut Inter Milan dari Real Madrid pada musim panas 2020. Nerazzurri ternyata tidak sia-sia mengeluarkan 40 juta euro untuk merekrut Hakimi.

Hakimi langsung menjadi pemain penting di bawah asuhan Antonio Conte. Pemain asal Maroko itu merupakan pilihan utama di posisi bek sayap kanan dalam skema Conte.

Dari 33 laga di Serie A, Hakimi sudah mencetak tujuh gol dan tujuh assist. Catatan tersebut menjadikannya sebagai bek sayap paling produktif di liga.

10 dari 10

1. Romelu Lukaku

1. Romelu Lukaku
Penyerang Inter Milan, Romelu Lukaku. © AP Photo

Inter Milan menebus Romelu Lukaku dari Manchester United pada 2019 dengan mahar 74 juta euro. Lukaku mengganti harga mahalnya itu dengan penampilan gemilang.

Pemain Belgia itu sedang dalam performa terbaiknya dan mencetak gol dengan sesuka hati. Ketajamannya mengantarkan Inter meraih gelar Serie A musim ini.

Pemain berusia 27 tahun itu telah mencetak 61 gol dan memberikan 15 assist dari 92 penampilan di semua kompetisi. Lukaku merupakan salah satu pembelian terbaik Inter.

Sumber: transfermarkt