
Manchester United finis di peringkat ke-6 dalam ajang Premier League musim 2018-19. Performa mereka di lapangan sangat mengecewakan sehingga membuat para suporter merasa sangat frustrasi.
Ole Gunnar Solskjaer ditunjuk untuk menggantikan Jose Mourinho yang dipecat. Meski pada awalnya sangat mengesankan, performa MU lambat laun tidak konsisten.
Solksjaer tentu saja dituntut untuk segera melakukan perbaikan pada musim panas ini agar Setan Merah bisa bersaing memperebutkan gelar pada musim depan. Akan tetapi, itu sama sekali bukan perkara yang mudah
Sejumlah pemain penting di skuat belum menentukan masa depan mereka di klub sementara beberapa pemain lainnya sudah tidak layak bermain di klub. United juga absen di Liga Champions sehingga itu bisa membuat mereka kesulitan mendapatkan pemain berkualitas.
Karenanya, prospek Setan Merah pada musim depan tidak terlihat bagus. Mereka mungkin saja masih belum bisa bersaing dengan tim-tim papan atas Premier League lainnya.
Berikut ini tiga alasan Manchester United belum bisa bangkit pada musim depan seperti dilansir Sportskeeeda.
Solskjaer Belum Berpengalaman

Setelah diangkat sebagai manajer sementara pada Desember tahun lalu, Ole Gunnar Solskjaer berhasil mendongkrak performa Manchester United selama dua bulan pertama. Mereka mampu meraih serangkaian kemenangan dan klub sepertinya bisa finis posisi empat besar.
Namun, Setan Merah kembali terpuruk setelah mereka menelan kekalahan demi kekalahan. Para pemain gagal mempertahankan performa gemilangnya dan diangkatnya Solksjaer sebagai manajer permanen tidak bisa membantu.
Manchester United harus membangun kembali skuatnya tetapi dengan dipimpin manajer muda yang tidak berpengalaman bisa membuat mereka sulit bangkit. Manajer berpengalaman yang pernah berhadapan dengan situasi seperti ini sebelumnya bisa menjadi solusi yang ideal untuk United pada saat ini.
Kurang Pemimpin

Dalam beberapa kesempatan pada musim lalu, Manchester United terlihat bingung di lapangan setelah kebobolan di awal pertandingan. Terlepas dari kemenangan bersejarah melawan PSG di Liga Champions, kepercayaan diri Manchester United relatif rendah musim lalu.
Alasan utama masalah ini karena kurangnya pemain yang punya jiwa kepemimpinan di lapangan. Bahkan, kapten tim untuk sebagian besar pertandingan, Ashley Young, merupakan salah satu pemain terburuk di klub musim lalu. Paul Pogba dan David De Gea bisa memecahkan masalah ini tetapi kedua pemain itu belum memutuskan masa depan mereka di klub.
Ander Herrera sudah meninggalkan klub dan tidak banyak pemain di skuat yang punya pengalaman dan keterampilan untuk mengangkat klub dalam situasi sulit. Namun, mereka tentu berharap pemain baru yang datang bisa menyelesaikan masalah ini.
Gaya Permainan

Manchester United sekarang ini bukanlah tim yang menarik untuk ditonton. Hal itu tidak terlepas dari gaya permainan yang mereka terapkan selama beberapa tahun belakangan ini.
Manchester United saat ini terlalu bergantung pada serangan balik dan tidak jarang mereka gagal melakukannya karena performa bek sayap yang buruk. Tidak seperti skuat Manchester United sebelumnya yang bisa dengan mudah menembus pertahanan lawan.
Identitas klub saat ini sudah berubah karena MU sudah bukan lagi tim yang menyerang. Di tengah fase pembangunan kembali, mungkin klub akan semakin sulit mengulangi kembali performa seperti pada masa jaya mereka. Oleh karena itu, ini adalah salah satu alasan utama yang bisa membuat mereka kesulitan pada musim depan.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 19:00Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 18:183 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 17:17Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 14:40Marcus Rashford dan MU, Cinta Lama yang Bersemi Kembali!
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 19:40Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
BERITA LAINNYA
-
editorial 3 Juli 2026 14:196 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
-
editorial 15 Juni 2026 16:556 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
-
editorial 12 Juni 2026 14:4110 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
SOROT
-
Liputan6 21 Juli 2026 19:23Keluarga Dokter Icha Minta Jaminan Perlindungan LPSK
-
Liputan6 21 Juli 2026 19:02Istana Beri Sinyal Anggaran MBG Dipangkas
-
Liputan6 21 Juli 2026 18:39Motif dan Cara Sadis Pelaku Aniaya Kekasih di Bekasi
-
Liputan6 21 Juli 2026 18:12Begini Awal Mula Penganiayaan dan Penyekapan Kekasih di Bekasi
-
Liputan6 21 Juli 2026 18:00Febrie Adriansyah Belum Ditahan, DPR Ingatkan Hukum Tak Tebang Pilih
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303479/original/076653200_1784636631-175941.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303356/original/032748400_1784627628-IMG_5798.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550839/original/029409500_1775710216-foto2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/527394/original/aniaya-ilustrasi-131207b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/938053/original/002913100_1437993639-PIC-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5479718/original/000932800_1768987416-saan_mustopa.jpg)
