
Bola.net - Thiago Alcantara dikabarkan ingin meninggalkan Bayern Munchen dalam waktu dekat ini. Liverpool disebut-sebut sebagai tujuan favorit sang pemain.
Liverpool saat ini adalah tim yang kuat. Jurgen Klopp sudah mengubah raksasa yang tertidur itu menjadi kekuatan yang harus diperhitungkan.
The Reds bermain dengan intensitas tinggi selama 90 menit. Itulah cara yang mereka lakukan untuk mengalahkan lawan-lawannya.
Jika melihat opsi lini tengah mereka, Liverpool dipenuhi gelandang pekerja keras. Klopp membutuhkan maestro lini tengah dan Thiago sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan.
Sepanjang musim 2019-2020, Thiago sudah tampil dalam 36 laga di berbagai ajang. Dari jumlah tersebut, sang gelandang mencetak 3 gol dan dua assist.
Kehadiran Thiago bisa menjadi pembeda untuk Liverpool. Namun, transfer itu sepertinya tidak akan menjadi kenyataan.
Berikut adalah tiga alasan mengapa Thiago tidak akan bergabung dengan Liverpool seperti dilansir Ronaldo.com.
Riwayat Cedera

Thiago Alcantara berusia 29 pada bulan April dan memainkan musim ketujuhnya di Bayern Munchen. Dia baru menjalani satu musim dengan 30 penampilan di Bundesliga.
Liverpool sepertinya tidak akan berjudi untuk servisnya. The Reds memiliki kekuatan finansial tetapi mereka harus berhati-hati dalam memilih pemain.
Tim asuhan Jurgen Klopp tentu tidak akan mendatangkan pemain hanya untuk duduk di bangku atau mendapatkan perawatan medis.
Permintaan Gaji

Thiago bergabung dengan Bayern Munchen dengan kontrak empat tahun. Sejak itu, ia mendapat beberapa perpanjangan kontrak. Apa yang dia dapatkan di Allianz Arena tidak akan sedikut dan Liverpool harus memberikan tawaran yang lebih besar.
Thiago akan meminta gaji tinggi karena mungkin itu adalah kontrak besar terakhirnya. Liverpool tidak akan memberikan itu kepada pemain yang tidak mendapat jaminan untuk menjadi bagian dari rencana utama mereka.
Tidak Cocok dengan Sistem Klopp

Transfer Thiago ke Liverpool sepertinya hanya sekedar rumor daripada menjadi kenyataan. Thiago sepertinya tidak cocok dengan sistem yang dikembangkan Klopp di Anfield.
Lini tengah Liverpool melakukan pressing tinggi dan tidak bertumpu pada operan-operan. Alcantara suka melakkan operan.
Sangat mudah untuk mengatakan pemain asal Spanyol akan berubah, tetapi pada 29 tahun tentu akan sulit.
Sumber: Ronaldo.com
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 00:40Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 01:59Prediksi Kroasia vs Slovenia 8 Juni 2026
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 00:40Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
BERITA LAINNYA
-
editorial 4 Juni 2026 13:59Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
-
editorial 3 Juni 2026 16:194 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
-
editorial 3 Juni 2026 16:053 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
-
editorial 3 Juni 2026 15:476 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
