
Bola.net - Manchester United memulai kompetisi Premier League musim ini dengan hasil yang kurang memuaskan. Ole Gunnar Solskjaer sepertinya masih menemukan sejumlah masalah yang sama sejauh ini.
Solskjaer saat ini sedang membangun Manchester United dengan para pemain muda. Mereka diharapkan bisa menantang Manchester City dan Liverpool dalam perebutan gelar Liga Inggris.
Setan Merah sudah menghabiskan banyak uang untuk membeli tiga pemain: Daniels James, Harry Maguire dan Aaron Wan-Bissaka.
Di sisi lain, Solskjaer juga berhasil melepas para pemain yang tidak cocok dengan skemanya. Pemain-pemain seperti Romelu Lukaku, Alexis Sanchez, Chris Smalling, dan Matteo Darmian sudah menemukan klub baru.
Hasilnya? Belum terlihat kualitas Manchester United sebagai tim solid yang siap meramaikan perburuan juara Premier League. Usai menang telak atas Chelsea, United krisis kemenangan di tiga lanjutan. Ada apa gerangan?
Marcus Rashford yang Labil

Marcus Rashford pemain hebat. Ini sangat jelas ketika Anda melihatnya bermain, terutama di pertandingan besar. Penyerang muda itu benar-benar penuh dengan bakat dan kepercayaan diri yang tinggi. Selama tiga musim terakhir ia memberi warna pada permainan lini serang Manchester United.
Salah satu alasan Solskjaer sangat percaya diri meminggirkan Romelu Lukaku bahwa Rashford sangat efektif sebagai pemain depan. Ia bisa ditempatkan di berbagai posisi.
Sayangnya, saat dipercaya menjadi penyerang utama, Marcus Rashford tak juga untuk ketajaman. Ia hanya mencetak sembilan gol di Liga Inggris sejak Ole Gunnar Solskjaer menjadi manajer pada pertengahan Desember 2018?
Ini tentu saja bukan karena kurangnya peluang, karena dia mengenai 82 tembakan tepat sasaran. Hanya Mohamed Salah yang memiliki lebih banyak shoot on target. Pemain Mesir itu mencetak 15 gol dalam rentang waktu yang sama.
Pierre-Emerick Aubameyang (15 gol), Jamie Vardy memiliki (16), Sadio Mane (17), dan Sergio Aguero (19) tidak memiliki angka statistik sebagus Rashford.
Rashford memiliki 20 peluang emas sejak Solskjaer menukangi Manchester United.. Namun ia hanya mencetak enam gol. Konversi gol dari peluang emas sang pemain hanya sebesar 30%. Kalah dibanding Salah (50%) atau Vardy (54,17%).
Ketidakmampuan Rashford untuk menemukan bentuk permainan terbaik menghambat produktivitas Manchester United.
Jika Rashford dapat meningkatkan permainannya untuk menyamai Anthony Martial (akurasi tembakan 63,34%, konversi tembakan 22,73% dan peluang konversi besar 50%) maka performa Setan Merah bakal ikutan terkerek.
Tak Punya Algojo Set Piece

Alasan mengapa begitu penting bagi Rashford untuk memanfaatkan peluang emas karena faktanya United tampaknya tidak dapat menggunakan salah satu jalur paling tradisional untuk mencapai tujuan dalam sepak bola: set-piece.
Sejak Solskjaer mengambil alih, Setan Merah hanya mengoleksi satu assist dari set-piece, dan itu adalah assist sundulan Victor Lindelof ketika melawan Crystal Palace (yang sebelumnya dibantu oleh Chris Smalling yang terhubung dengan tendangan sudut awal dari Ashley Young).
Hal ini terjadi karena tak ada sosok pemain yang bisa melakukan set-piece dengan baik di United.
Solskjaer sebaiknya memilih salah satu pemainnya yang akan selalu bermain (Paul Pogba salah satunya) dan meminta ia melatih tendangan sudut dan tendangan bebas berulang kali hingga mencapai titik konsisten guna mengerek kelemahan United yang satu ini.
Lini Belakang yang Keropos

Masalah besar yang dimiliki United adalah bahwa setiap kali mereka bermain bagus, mereka seringkali dikalahkan oleh kesalahan konyol. Ambil contoh saat Crystal Palace mengalahkan Setan Merah 2-1 misalnya.
Pada saat United meningkatkan intensitas tekanan untuk mengejar ketertinggalan, semua pemain maju ke depan meninggalkan David De Gea seorang diri. Para pemain belakang dibuat panik saat kubu lawan melakukan serangan balik cepat.
Manchester United telah melakukan enam kesalahan yang berujung gol ke gawang sendiri sejak Solskjaer jadi manajer. Hanya empat klub yang memiliki lebih banyak: Huddersfield dan Fulham yang terdegradasi serta Bournemouth dan Arsenal yang performanya juga labil.
De Gea belakangan kerap membuat blunder. Ia kehilangan magic sebagai kiper kelas dunia.
Dua kesalahan Lindelof melawan Crystal Palace dan Southampton, keduanya terkait dengan ketidakmampuannya untuk memenangkan sundulan.
Aaron Wan-Bissaka dan Harry Maguire pemain belakang Man United yang punya rapor relatif bagus. Tiga pemain bertahan United lainnya cenderung sering melakukan kesalahan.
De Gea harus segera mengevaluasi diri. Demikian pula Lindelof yang harus memperbaiki kemampuan untuk memenangi duel-duel udara.
Luke Shaw dan Ashley Young permainannya juga biasa-biasa saja. Mereka juga punya masalah saat mengawal individu pemain.
Sumber: Squawka
Disadur dari: Bola.com/Penulis Ario Yosia/Editor Ario Yosia
Published: 10 September 2019
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 3 September 2026 21:34Terungkap, Chelsea Sempat Coba Angkut Gelandang ini di Deadline Day!
-
Liga Inggris 3 September 2026 21:18Enzo Fernandez Pakai Nomor Keramat Kevin De Bruyne di Man City, Ada Makna Khusus!
-
Liga Inggris 3 September 2026 20:16Ipswich Town vs Liverpool, Bradley Barcola Sudah Bisa Debut?
-
Liga Inggris 3 September 2026 20:04Manchester United Tiru Strategi Transfer Carlos Baleba untuk Datangkan Lewis Hall
-
Liga Inggris 3 September 2026 19:50Andoni Iraola Menunggu Magis Bradley Barcola di Liverpool
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 3 September 2026 22:02Sebelum Gabung Juventus, Nick Woltemade Hampir Gabung Barcelona?
-
Liga Inggris 3 September 2026 21:34Terungkap, Chelsea Sempat Coba Angkut Gelandang ini di Deadline Day!
-
Liga Inggris 3 September 2026 21:18Enzo Fernandez Pakai Nomor Keramat Kevin De Bruyne di Man City, Ada Makna Khusus!
BERITA LAINNYA
-
editorial 27 Agustus 2026 14:00Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
-
editorial 26 Agustus 2026 12:065 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
-
editorial 25 Agustus 2026 11:334 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
-
editorial 12 Agustus 2026 12:515 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
SOROT
-
Liputan6 3 September 2026 21:56Skema Baru Insentif SPPG: Tak Lagi Rata Rp 6 Juta per Hari
-
Liputan6 3 September 2026 21:06SPPG di Rembang Dihentikan Sementara Buntut 777 Orang Diare Massal
-
Liputan6 3 September 2026 19:14Prabowo Buka Jalan bagi Pengusaha Rusia Masuk Indonesia
-
Liputan6 3 September 2026 19:01Prabowo Undang Dunia Usaha Rusia: Datang ke Indonesia, Bekerja Bersama Kami
-
Liputan6 3 September 2026 18:05Prabowo Dorong Penerbangan Langsung Indonesia-Rusia
-
Liputan6 3 September 2026 17:09Prabowo Bongkar Kekuatan Indonesia dan Rusia yang Saling Melengkapi
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340027/original/072403100_1788447378-efac7633-b210-41f1-84cf-33caa6be2e9f.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339686/original/063621300_1788424860-WhatsApp_Image_2026-09-03_at_15.21.20__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339705/original/068348200_1788425865-Screenshot_20260903_154355_YouTube.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339706/original/040033500_1788425888-Screenshot_20260903_154328_YouTube.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339813/original/043317800_1788429733-IMG-20260903-WA0058.jpg)

