
Bola.net - Bola.net - Manchester City berhasil memenangkan trofi pertama mereka pada musim ini. Tim asuhan Josep Guardiola itu sukses mempertahankan Carabao Cup dengan mengalahkan Chelsea lewat adu penalti di Wembley.
City berada dalam posisi yang bagus untuk lolos ke perempat final Liga Champions. Mereka sudah menembus perempat final FA Cup dan kembali memanaskan perburuan gelar Premier League setelah sedikit tersendat pada bulan Desember.
Meski tetangga mereka Manchester United menjadi tim Inggris pertama yang memenangkan treble dengan menjuarai Premier League, Liga Champions, dan FA Cup pada tahun 1999, tidak ada klub Inggris yang berhasil memenangkan empat trofi sekaligus dalam satu musim. Pasukan Guardiola tentu ingin mencetak sejarah tersebut.
City harus menjadi yang terbaik untuk sisa musim ini agar bisa meraih kejayaan pada tiga kompetisi lainnya. Mereka jelas sudah memiliki pasukan dan staf pelatih kelas dunia untuk membantu mewujudkan ambisi mereka tersebut.
Berikut ini empat alasan yang membuat City bisa meraih quadruple pada musim ini seperti dilansir Sportskeeda.
Kedalaman Skuat yang Luar Biasa

Manchester City bukan hanya memiliki salah satu dari starting eleven terkuat di Eropa, tetapi mereka juga punya pemain cadangan dengan kualitas terbaik di dunia.
Pemain-pemain seperti Riyad Mahrez, Ilkay Gundogan, Leroy Sane, Gabriel Jesus, John Stones, dan Bernardo Silva tidak mendapat jaminan untuk menjadi starter dalam setiap pertandingan. Hal itu menunjukkan bukti seberapa kuat City saat ini.
Setidaknya ada dua pemain kelas atas yang menghuni setiap posisi di klub. Akibatnya, Guardiola hampir selalu dipusingkan dalam memilih pemain.
City sudah melakukan investasi besar-besaran untuk meningkatkan skuyatnya selama satu dekade terakhir. Selain itu, City juga punya salah satu akademi terbaik di dunia.
Kualitas di bangku cadangan bisa membantu City memenangkan gelar. Mereka harus bisa bersaing di semua kompetisi dan Guardiola sangat beruntung punya kedalam skuat yang bagus.
Faktor Guardiola

Sejak masuk ke dunia kepelatihan pada tahun 2008, Josep Guardiola selalu berbeda.
Guardiola menjadi pelatih pertama yang memenangkan sextuple. Selain itu, ia juga menjadi pelatih termuda yang pernah memenangkan Liga Champions dan hebatnya lagi, dia melakukan semua ini pada musim pertamanya menjadi pelatih senior (pada usia 39) .
Sejak itu, Guardiola terus meningkatkan reputasinya bukan hanya sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia, tetapi juga salah satu pelatih hebat dengan banyak rekor di Spanyol, Jerman dan sekarang Inggris.
Hingga saat ini, pelatih berusia 48 tahun itu sudah memenangkan 26 trofi. Hal itu tentu saja menjadikannya sebagai pelatih paling sukses di generasinya sejauh ini dan salah satu yang paling sukses sepanjang masa.
Guardiola belum memenangkan Liga Champions lagi sejak 2011 dan ia menghadapi tekanan untuk bisa meraihnya di Etihad setelah mereka melakukan investasi besar-besaran di skuat selama bertahun-tahun.
Sudah Kembali ke Permainan Terbaik

Manchester City memulai musim ini dengan sangat luar biasa. Namun, mereka mengalami sedikit hambatan pada pertengahan Desember dan City yang sebelumnya solid mulai menunjukkan keretakan dan tanda-tanda goyah.
Pasukan Josep Guardiola gagal meraih clean sheet dalam sembilan pertandingan di Premier League secara beruntun. Selain itu, mereka juga menelan kekalahan yang mengejutkan dari Chelsea, Newcastle United, dan Leicester City.
Pada periode sulit itu, City selalu yakin bahwa itu hanyalah sementara dan mereka bisa bangkit. City sekarang sudah menemukan performa terbaiknya dan kembali ke jalur kemenangan.
City membuat rival mereka Arsenal dan Chelsea terlihat seperti tim lemah setelah meraih kemenangan 3-1 dan 6-0. Mereka juga mampu membalikkan keadaan setelah tertinggal terlebih dulu saat melawan Schalker di Liga Champions.
City sudah kembali ke performa terbaiknya pada waktu yang tepat dan setelah mengamankan Carabao Cup, tidak ada yang bisa menghentikan The Citizens dengan penampilan mereka saat ini.
Rival Mereka di Eropa Tidak Sepenuhnya Meyakinkan

Meski mendominasi di pentas domestik, Manchester City punya kendala di pentas Eropa. Mereka masih belum bisa dianggap sejajar dengan tim besar lainnya di Eropa.
Hal itu memang tidak berlebihan. Sebab, City masih jauh jika dibandingkan dengan Bayern Munchen, Barcelona, Juventus, Real Madrid, Liverpool, dan Manchester United yang punya sejarah panjang di Liga Champions.
Meskipun begitu, tidak ada tim besar Eropa yang berada dalam kondisi yang lebih baik daripada City saat ini. Barcelona dan Bayern belum meyakinkan, sementara Real Madrid naik dan turun sepanjang musim dan Juventus hampir tersingkir dari babak 16 besar.
Video Pilihan
Berita video gol indah yang diciptakan oleh Lutfi Kamal saat Timnas Indonesia U-22 menghadapi Vietnam di babak semifinal Piala AFF U-22 2019, Minggu (24/2/2019).
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 6 Februari 2026 11:33 -
Liga Inggris 6 Februari 2026 11:28 -
Liga Inggris 6 Februari 2026 11:01 -
Liga Inggris 6 Februari 2026 10:58Manchester United Sudah Tetapkan Target Lini Tengah di Musim Panas
-
Liga Inggris 6 Februari 2026 10:44Arne Slot Optimistis Virgil van Dijk Bisa Tetap di Liverpool Lebih Lama
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 6 Februari 2026 13:00 -
Liga Champions 6 Februari 2026 12:42 -
Otomotif 6 Februari 2026 12:39 -
Bola Indonesia 6 Februari 2026 12:28 -
Tim Nasional 6 Februari 2026 11:53 -
Liga Spanyol 6 Februari 2026 11:41
MOST VIEWED
- 8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
- Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
- 10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
- Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
HIGHLIGHT
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
- 7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Cham...
- 5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi d...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493330/original/030865700_1770202741-IMG_6517.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493831/original/036137700_1770268087-1001596582.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5495080/original/038575800_1770353381-Presiden_Prabowo_Subianto_menerima_Perdana_Menteri__PM__Australia__Anthony_Albanese.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/2870049/original/061175000_1564651087-free-fire-02.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5495041/original/041361200_1770352557-Pandji_penuhi_panggilan_polda_metro_jaya.jpeg)
