4 Alasan Real Madrid Tepat Menunjuk Julen Lopetegui Sebagai Pelatih

4 Alasan Real Madrid Tepat Menunjuk Julen Lopetegui Sebagai Pelatih
Julen Lopetegui (c) AFP

Bola.net - Bola.net - Setelah beragam spekulasi, Real Madrid akhirnya menunjuk pelatih baru untuk menggantikan Zinedine Zidane. Dia adalah pelatih timnas Spanyol Julen Lopetegui.

Lopetegui saat ini masih memanggul tugas untuk mengantar tim nasional Spanyol berlaga di Piala Dunia 2018. Jadi, ia baru mulai menjalankan tugasnya sebagai pelatih Real Madrid pasca Piala Dunia di Rusia.

Munculnya nama Lopetegui sebagai pelatih baru Madrid sejatinya boleh dibilang cukup mengejutkan. Sebab, namanya tidak begitu gencar disebut bakal jadi pengganti Zidane.

Meski keputusan ini sangat mengejutkan, Lopetagui disinyalir akan memberikan keuntungan untuk Los Blancos. Mengapa? Berikut ini alasannya seperti dilansir Sportskeeda.

Asli Spanyol

Asli Spanyol

Lima pelatih terakhir Real Madrid berasal dari Chile, Portugal, Italia, Spanyol, dan Prancis. Satu-satunya pelatih dari Spanyol adalah Rafael Benitez yang karirnya paling singkat di sana.

Meski ini bukan masalah karena sepakbola semakin global, tetapi Madrid harus mempertahankan akarnya.

Di La Liga musim lalu, 17 tim dibesut pelatih Spanyol (kecuali Madrid, Atletico Madrid dan Deportivo La Coruna). Penunjukan Lopetegui akan menambah sentuhan Spanyol ke dalam Real Madrid.

Sebagai pelatih tim U-21, Lopetegui berperan besar dalam mengembangkan talenta-talenta baru dan ia bisa melanjutkan hal itu di Madrid. Presiden Florentino Perez secara bertahap sudah meninggalkan kebijakan Galacticos dengan berbelanja sesuai kebutuhan pelatih, dan Lopetegui bisa mendatangkan pemain lokal berbakat yang lebih banyak lagi ke Bernabeu.

Masuknya pemain muda Spanyol ke skuat Madrid sangat bagus untuk klub maupun tim nasional. Mereka pasti lebih murah dan pada saat yang sama bisa membawa sepakbola Spanyol ke level yang lebih tinggi.

Taktik

Taktik

Meski mampu memenangkan banyak gelar, Zidane tidak pernah dianggap sebagai ahli taktik. Zidane lebih mengandalkan kemampuan mengatur tim dan memotivasi mereka untuk menjadi pemain yang lebih baik.

Itu berbeda dengan Lopetegui. Gaya permainannya dengan tim Spanyol sangat memukau. Setelah sering bermain dengan umpan silang, perubahan taktiknya akan diterima di Real Madrid.

Sejatinya Madrid tidak pernah sukses di bawah pelatih yang mengedepankan gaya permainan penguasaan bola. Ini akan menjadi tantangan yang menarik buat mereka.

Namun, jika mereka berhasil mengadopsi gaya permainan Lopetegui, Barcelona harus berhati-hati karena mereka mungkin dikalahkan dengan permainan mereka sendiri.

Masa Depan Isco

Masa Depan Isco

Isco sangat penting untuk Spanyol dan Real Madrid. Tapi sang pemain justru sering berada di bangku cadangan. Zidane sering merotasi Isco dan hal itu sangat disayangkan banyak pihak.

Sudah bukan rahasia lagi Isco adalah pemain yang berbeda ketika bermain untuk Spanyol dan ini hanya masalah taktik.

Di tim nasional, Isco lebih sering bermain sebagai pemain nomor 10 daripada sebagai pemain sayap, dan punya kebebasan lebih banyak untuk maju - tidak seperti di Madrid di mana dia juga harus ikut bertahan.

Di bawah Lopetegui, Isco tampil sangat gemilang ketika Spanyol menang atas Argentina. Kombinasi keduanya bisa berlanjut di Real Madrid.

Isco belakangan ini sangat santer dikabarkan akan meninggalkan Madrid. Namun, penunjukan Lopetegui bisa membuatnya bertahan di klub.

Sukses Dengan Pelatih Tak Terkenal

Sukses Dengan Pelatih Tak Terkenal

Lopetegui masih belum dianggap sebagai pelatih papan atas. Dengan menunjuknya, Madrid mengambil resiko yang sangat tinggi karena tidak memilih pelatih papan atas.

Ketika Zidane diangkat sebagai pelatih Madrid, banyak yang menganggap dia hanya akan menjadi pelatih sementara. Zidane hanya diberi kesempatan bulan dan kemudian digantikan pelatih papan atas. Namun, Zidane ternyata berhasil memberikan kesuksesan besar buat Madrid.

Penunjukan Zidane ternyata menjadi berkah yang sangat besar bagi Madrid. Bahkan tidak ada yang menyangka kalau Zidane bisa memberikan tiga trofi Liga Champions.

Lopetegui tentu akan mendapat tekanan yang sangat besar setelah menjadi suksesor Zidane di Madrid. Namun, ia diharapkan bisa mengikuti jejak Zidane setelah sukses mengangkat performa timnas Spanyol.