
Juventus ikut masuk dalam perburuan Romelu Lukaku dari Manchester United. Bahkan, jawara Serie A tersebut hanya tinggal selangkah lagi bisa mendapatkan sang pemain.
Menurut Metro, Rabu (31/7/2019), Juventus sepakat memboyong Lukaku setelah mendapat lampu hijau dari sang bintang, Cristiano Ronaldo.
Lukaku awalnya santer dikabarkan akan hijrah ke Inter Milan. Namun, transfer batal terealisasi setelah La Beneamata gagal memenuhi harga yang dipatok Manchester United.
Barter Dybala dan Lukaku, MU Menang Banyak The Red Devils menginginkan mahar 80 juta pounds (Rp 1,3 triliun) untuk Lukaku. Banderol itu tak sanggup ditebus Inter Milan.
Belakangan, Juventus ikut dalam perburuan Lukaku. Tawaran pembuka Juventus dapat dikatakan sebagai pertukaran pemain. La Vecchia Signora tak tanggung-tanggung menyiapkan Paulo Dybala dan Mario Mandzukic serta uang tunai 10 juta pounds (Rp 170 miliar) demi mendapatkan Lukaku.
Manchester United lebih suka yang tunai untuk Lukaku. Namun, prospek jangka panjang untuk Dybala dan jangka pendek bagi Mandzukic mungkin menggoda Setan Merah.
Kedua klub dikabarkan sudah intensif merampungkan negosiasi untuk transfer Lukaku ke Juventus, dan sebaliknya Dybala ke Manchester United. Proses tukar guling hampir pasti terjadi.
Malang benar nasib Romelu Lukaku. Didatangkan ke Old Trafford atas permintaan Jose Mourinho dua musim silam, ia harus terpinggirkan karena dinilai tak cocok dengan filosofi permainan Setan Merah. MenurutBola.com, ini adalah sejumlah kenapa sang bomber tak bisa masuk sistem permainan United:
Tidak Masuk Sistem Permainan Lini Serang Manchester United

Ketika Ole Gunnar Solskjaer mengambil alih sebagai manajer United pada bulan Desember ada perubahan nyata dalam cara United bermain.
Setan Merah intens menampilkan tiga pemain depan yang bergerak dinamis, yakni: Marcus Rashford, Jesse Lingard, dan Anthony Martial.
United tampil bagus, saat ketiga pemain dalam kondisi fit. Saat mereka tumbang satu per satu karena cedera dan kelelahan, Manchester United tidak memiliki sosok pemain serep menambal lubang di lini depan.
Lukaku sayangnya tidak bisa nyetel dengan sistem permainan lini serang yang diusung Solskjaer.
Tak Terbiasa Menghadapi Tekanan Big Match

Rekor gol Romelu Lukaku terhitung lumayan di Manchester United. Namun, sang penyerang punya persoalan kesulitan menjebol gawang tim-tim besar.
Mayoritas gol Lukaku terjadi saat United bersua tim-tim semenjana. Stigma kalau Lukaku bukan Big Game Player menyeruak.
Sejarah menujukkan Manchester United selalu memiliki striker-striker top yang terbiasa menghadapi tekanan laga besar. Sebut saja Ruud van Nistelrooy, Teddy Sheringham, dan tentu saja Ole Gunnar Solskjaer.
Tidak Lentur Posisi

Lukaku tipikal penyerang nomor 9 murni. Ketajamannya amat bergantung pada pasokan bola dari lini-lini lainnya.
Hal ini jadi masalah bagi Ole Gunnar Solskjaer yang ingin memiliki penyerang yang dinamis.
Seorang striker yang bisa membuka peluang sendiri serta bisa bergeser posisi kapanpun mengikuti arah permainan. Lukaku jelas menderita dengan situasi ini.
Kebugaran Bermasalah
Postur tubuh Romelu Lukaku yang gempal jadi masalah. Pergerakannya jadi tidak lincah dan cenderung statis.
Jelang musim 2019-2020 terlihat kalau penyerang didikan Antwerp kelebihan berat badan. Sementara itu, Solskjaer ingin pemain depan yang lincah.
Di era Jose Mourinho soal pergerakan Lukaku yang lamban memicu kritikan, karena berpengaruh langsung dengan produktivitasnya. Jose merespons kritikan dengan membangku cadangkan sang bomber.
Sadar dengan situasi tersebut, Lukaku terlihat tidak melakukan koreksi diri. Ia lebih memilih jadi dirinya sendiri yang membuat Solskjaer kecewa.
Sumber: Bola.com
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 19:00Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 18:183 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 17:17Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 22 Juli 2026 00:15Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
-
Liga Spanyol 21 Juli 2026 23:59Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 22:29FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
editorial 3 Juli 2026 14:196 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
-
editorial 15 Juni 2026 16:556 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
-
editorial 12 Juni 2026 14:4110 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
SOROT
-
Liputan6 22 Juli 2026 00:37Jerit PPPK Dinkes Depan Balai Kota: Kami ASN, Mengapa Hak Kami Berbeda?
-
Liputan6 21 Juli 2026 22:44Kronologi Kebakaran Gedung Djakarta Theater
-
Liputan6 21 Juli 2026 22:17Ledakan Rumah Mewah di Medan: Korban Terakhir Ditemukan
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303563/original/024268600_1784646208-WhatsApp_Image_2026-07-21_at_20.52.19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303595/original/097016900_1784652386-400995.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303585/original/014112300_1784650639-1001483551.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303583/original/069205200_1784650153-898146.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303578/original/029822600_1784648668-WhatsApp_Image_2026-07-21_at_22.22.05.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303568/original/084225500_1784647002-87853a60-7024-430f-967d-d897bb478cea.jpg)
