5 Pemain Ini Bikin Arsenal Menyesal Setelah Dijual

5 Pemain Ini Bikin Arsenal Menyesal Setelah Dijual
Arsene Wenger (c) AFP

Bola.net - Bola.net - Setelah melewati saga transfer yang panjang, Alexis Sanchez akhirnya meninggalkan Arsenal dengan bergabung Manchester United. Namun, kedatangan Pierre-Emerick Aubameyang dan Henrikh Mkhitaryan mampu membuat fans Arsenal melupakan pemain asal Chile tersebut.

Meskipun begitu, tidak sedikit yang mempertanyakan kebijakan transfer klub selama satu dekade terakhir. Arsenal kerap menjual personel andalan mereka dan setelah itu bersinar di tempat lain. Bisa dibilang, penjualan pemain ini kemudian membuat mereka menyesal.

Berikut 5 pemain yang bikin Arsenal menyesal setelah dijual ke klub lain, dikutip dari Sportskeeda.

Ashley Cole

Ashley Cole

Ashley Cole

Ashley Cole meninggalkan Arsenal dalam keadaan yang tidak biasa mengingat dia adalah pemain penting dari "Invincibles". Lebih dari satu dekade telah berlalu, namun Arsenal belum berhasil mencari penggantinya yang sepadan.

Cole kemudian memenangkan tujuh gelar mayor bersama Chelsea termasuk trofi Liga Champions. Sementara itu, penggantinya yaitu Gael Clichy, Kieran Gibbs, dan Armand Traore tidak ada berhasil mendapatkan tempat reguler.

Emmanuel Adebayor

Emmanuel Adebayor

Emmanuel Adebayor

Striker yang rata-rata hampir mencetak satu gol setiap pertandingan di kompetisi domestik diizinkan bergabung dengan Manchester City dengan biaya 26 juta pounds.

Pemain internasional Togo itu kemudian pindah ke Real Madrid. Ia kembali ke London Utara pada musim 2011/12 untuk bergabung dengan rival sekota Arsenal, Tottenham dan mencetak 17 gol dalam 33 penampilan, termasuk dua gol melawan Arsenal.

Selama berada di Tottenham, Adebayor menjadi sosok yang dibenci penggemar Arsenal, dia sebenarnya bisa sangat berguna untuk Arsenal terutama setelah Robin van Persie pergi.

Wojciech Szczesny

Wojciech Szczesny

Wojciech Szczesny

Setelah dianggap sebagai kiper masa depan oleh Arsene Wenger, tampaknya sekarang sedikit mengejutkan kalau dia akan menjadi pengganti jangka panjang Gianluigi Buffon di Juventus.

Banyak yang menilai level konsentrasi Szczesny di lapangan dan sikap disiplinnya selalu menjadi perhatian. Namun keputusan manajemen The Gunners untuk menjualnya juga mengundang pertanyaan.

Mengingat Petr Cech sudah melewati masa jayanya, David Ospina tak tampil konsisten dan Arsenal gagal meraih clean sheet selama lebih dari dua bulan, kiper sekaliber Szczesny bisa jadi jawaban atas masalah di lini belakang Arsenal.

Thierry Henry

Thierry Henry

Thierry Henry

Pencetak gol terbanyak Arsenal sepanjang masa ini menghabiskan delapan tahun di klub di mana ia memenangkan dua gelar liga, tiga FA Cup dan menutun klub menuju satu-satunya final Liga Champions mereka.

Henry rata-rata mencetak 28 gol per musim selama lima musim berturut-turut untuk The Gunners dan secara mengejutkan pindah ke Barcelona seharga 21,6 juta pounds.

Banyak yang menganggap kalau menjual pemain yang memasuki puncak karirnya merupakan bisnis yang masuk akal. Namun bukankah mempertahankan Steven Gerrard, Ryan Giggs dan John Terry yang membantu klub tetap relevan.

Henry sempat kembali ke Arsenal dengan status pinjaman. Namun, jika The Gunners tetap mempertahankannya maka mereka bisa mencapai prestasi yang lebih banyak.

Harry Kane

Harry Kane

Harry Kane

Jika Arsenal bisa kembali ke masa lalu, mereka tak diragukan lagi pasti tidak akan melepas bocah berusia sembilan tahun bernama Harry Kane. Sebab, Kane kecil tersebut sekarang telah menjelma menjadi salah satu striker tajam di Eropa.

Kane punya rekor 100% melawan Arsenal dan sekarang menjadi bagian penting dari klub rival sekota Tottenham. Mantan direktur akademi Arsenal, Liam Brady mengaku menyesal telah melepas Kane karena saat itu sang pemain tidak terlalu atletis dan chubby.

Baru berusia 24 tahun, Kage mampu bersaing dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo dalam urusan mencetak gol dan dengan sendirian mendongkrak performa Spurs sehingga membuat fans Arsenal sangat iri.