
Bola.net - Selebrasi gol merupakan momen yang paling dinanti dalam pertandingan sepak bola. Namun, tidak semua pemain memilih untuk merayakannya.
Beberapa pesepak bola ternama justru memilih untuk menahan diri saat mencetak gol ke gawang mantan klub mereka. Hal ini dianggap sebagai bentuk penghormatan atas masa lalu yang pernah mereka jalani.
Walaupun sering diejek oleh sebagian kalangan, sikap tidak selebrasi semakin umum terjadi di era sepak bola modern. Banyak pemain ingin menjaga hubungan baik dengan klub lamanya, meskipun telah berpisah jalan.
Sikap ini juga mencerminkan karakter dan empati para pemain terhadap suporter dan rekan-rekan lamanya. Meskipun kini membela panji berbeda, ikatan emosional itu tetap ada.
Berikut ini adalah sembilan pesepak bola yang memilih tidak merayakan gol mereka saat menghadapi mantan klub.
1. Yankuba Minteh

Pemain Brighton Yankuba Minteh baru saja mencetak gol ke gawang Newcastle United. Namun, ia memilih tidak merayakan gol tersebut.
Ironisnya, Minteh sebenarnya tidak pernah bermain di tim senior Newcastle. Namun, ia tetap menunjukkan sikap menghormati klub yang memilikinya secara kontrak.
Lebih menarik lagi, Minteh bahkan mengungkapkan tidak pernah ingin bergabung dengan Brighton. Suporter pun dibuat bingung dengan sikapnya.
2. Brahim Diaz

Brahim Diaz mencetak gol untuk Real Madrid ke gawang Manchester City pada 2025. Ia langsung mengangkat tangan sebagai tanda permintaan maaf.
Pemain asal Maroko itu memang tumbuh dan berkembang di akademi Manchester City. Meski kini bersinar bersama Madrid, dia tak melupakan jasa klub lamanya.
Diaz juga terlihat menahan selebrasi penuh, walau sangat gembira dengan kemenangan Real Madrid. Sebuah contoh sikap elegan dari pemain muda.
3. Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo beberapa kali tidak merayakan gol saat menghadapi mantan klubnya. Hal ini terjadi saat ia membobol Manchester United pada 2013.
Ia juga bersikap sama ketika mencetak gol ke gawang Sporting Lisbon pada musim 2016/2017. Dalam kedua laga itu, ia hanya mengangkat tangan sebagai tanda hormat.
Ketika ditanya alasannya, Ronaldo menjawab singkat, “Mereka membentuk saya jadi seperti sekarang.” Sebuah pernyataan yang sarat makna.
4. Frank Lampard

Frank Lampard mencetak gol penyeimbang untuk Manchester City melawan Chelsea pada 2014. Gol itu ia buat saat bermain untuk City dengan status pinjaman dari New York City FC.
Lampard adalah legenda Chelsea yang memberikan banyak gelar untuk klub. Ketika mencetak gol ke gawang mantan klubnya, ia terlihat menahan rasa bersalah.
Ia tidak melakukan selebrasi dan menunjukkan wajah yang penuh penyesalan. Penonton di Stamford Bridge pun menyambutnya dengan tepuk tangan.
5. Mohamed Salah

Mohamed Salah dikenal jarang merayakan golnya saat menghadapi mantan klub. Salah satunya terjadi saat ia membobol Chelsea pada 2017.
Ia memilih diam sebagai bentuk penghormatan, terutama karena sedang terjadi tragedi serangan di Sinai. Pada tahun berikutnya, ia mencetak gol indah lagi ke gawang Chelsea.
Namun, selebrasi yang ia lakukan saat itu adalah pose yoga, bukan selebrasi emosional. Ketika menghadapi AS Roma pada 2018, Salah juga memilih tidak merayakan dua golnya.
6. Luis Suarez

Luis Suarez mencetak gol penting untuk Atletico Madrid ke gawang Barcelona pada 2021. Meski rekan setimnya berpesta, ia hanya berdiri tenang.
Suarez menghormati masa lalu indahnya di Camp Nou. Ia tak ingin menyakiti hati para pendukung yang pernah mendukungnya sepenuh hati.
Sikap itu menuai pujian dan menunjukkan bahwa emosinya tetap melekat pada Barcelona.
7. Robin van Persie

Robin van Persie pindah dari Arsenal ke Manchester United pada 2012. Perpindahan itu sempat membuat fans Arsenal marah besar.
Saat mencetak gol ke gawang Arsenal pada November 2012, Van Persie menepati janjinya untuk tidak selebrasi. Ia hanya mengangkat tangan dan tetap tenang.
Namun, pada pertemuan tahun berikutnya, ia akhirnya merayakan golnya secara normal. Rupanya, tekanan dari fans terus bertambah.
8. Jesse Lingard

Jesse Lingard mencetak gol kemenangan Manchester United atas West Ham pada 2021. Ia memilih untuk tidak selebrasi.
Lingard sebelumnya menjalani masa pinjaman yang sukses bersama West Ham. Karena itu, ia menunjukkan sikap respek meskipun golnya sangat krusial.
Namun, tahun berikutnya, ia mendapat cemoohan setelah menolak kembali ke West Ham dan memilih Nottingham Forest.
9. Gabriel Batistuta

Gabriel Batistuta mencetak gol kemenangan untuk AS Roma ke gawang Fiorentina. Gol tersebut dibuatnya dari jarak 25 meter.
Namun, alih-alih bahagia, Batistuta justru menangis. Ia terlihat sangat sedih karena mencetak gol ke gawang klub yang sangat dicintainya.
Setelah laga berakhir, Batistuta menghampiri suporter Fiorentina dan memberi penghormatan. Malam yang emosional bagi legenda Argentina itu.
Sumber: Planet Football
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 19 Juli 2026 01:46Link Streaming Piala Dunia 2026: Prancis vs Inggris 19 Juli 2026
-
Liga Inggris 18 Juli 2026 21:00Tempat Menonton Manchester United vs Wrexham, Sabtu 18 Juli 2026
-
Liga Inggris 18 Juli 2026 20:00Link Streaming Manchester United vs Wrexham 18 Juli 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 19 Juli 2026 03:00Tempat Menonton Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026, 19 Juli 2026
-
Piala Dunia 19 Juli 2026 01:46Link Streaming Piala Dunia 2026: Prancis vs Inggris 19 Juli 2026
-
Liga Inggris 18 Juli 2026 21:00Tempat Menonton Manchester United vs Wrexham, Sabtu 18 Juli 2026
BERITA LAINNYA
-
editorial 3 Juli 2026 14:196 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
-
editorial 15 Juni 2026 16:556 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
-
editorial 12 Juni 2026 14:4110 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
SOROT
-
Liputan6 18 Juli 2026 18:49Detik-detik Tabrakan Beruntun Enam Kendaraan di Tol JORR
-
Liputan6 18 Juli 2026 18:44Kekeringan Landa Kabupaten Bekasi, Ribuan KK Terdampak
-
Liputan6 18 Juli 2026 17:37Dosen UGM Mengaku Diintimidasi Usai Kritik Mutasi Kementerian PU
-
Liputan6 18 Juli 2026 16:32Disdik Jelaskan Alasan Siswa Dekat Sekolah Bisa Gagal Lolos SPMB
-
Liputan6 18 Juli 2026 16:04Israel Kembali Gempur Gaza, 8 Orang Tewas
-
Liputan6 18 Juli 2026 15:52TNI-Polri Diminta Tertibkan Warga Bawa Sajam di Wamena
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300747/original/068918600_1784375248-272dc93b-e791-4584-b0b1-72747683a30d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300746/original/057527600_1784375064-WhatsApp-Image-2026-07-18-at-16.34.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5464154/original/022157500_1767680956-0906211623197802859399710.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300689/original/049483400_1784367141-1001471304.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7754435/original/022027800_1780563225-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4344294/original/001804600_1677768758-tuntutan_keluraga_korban_rusuh_wamena.jpeg)
