Berusaha Tak Pesimis Terhadap Anthony Martial

Berusaha Tak Pesimis Terhadap Anthony Martial
Anthony Martial (c) AFP

Bola.net - Bola.net - Manchester United secara mengejutkan memberitahu publik bahwa pihaknya resmi mendatangkan pemain muda asal Prancis, Anthony Martial, per 1 September 2015 lalu. Keputusan untuk merekrut mantan pemain AS Monaco itu sontak menuai banyak kritik serta pertanyaan tentang kualitas sang pemain.

Harga 36 juta Pound menjadi kesepakatan di antara kedua belah pihak, ia pun menjadi pemain muda termahal sepanjang sejarah. Rekor ini tentu saja membuat beban Martial menjadi lebih dari apa yang dibayangkan ... bahkan oleh Martial sendiri.

Maka, menjadi hal yang lumrah jika banyak publik Inggris meragukan serta bertanya-tanya tentang siapa sebenarnya pemain yang dijuluki 'The New Thierry Henry' itu. Bahkan Wayne Rooney pernah bertanya siapa si Martial ini kepada rekan setimnya yang juga berasal dari Prancis, Morgan Schneiderlin.

Namun, seiring dengan berjalannya waktu, pemuda yang memulai karir untuk klub yang sama dengan Henry, CO Les Ulis, itu perlahan membungkam segala kritik serta menjawab semua pertanyaan yang dilayangkan kepadanya.

Ya, dari dua laga yang sudah ia lakoni di Premier League sejauh ini, dirinya sukses membukukan tiga gol. Satu gol ke gawang Liverpool dan dua gol ke gawang .

Hebatnya, tiga gol yang ia cetak tidak ada yang memanfaatkan bantuan Tuhan seperti Eden Hazard yang mengakhiri puasa gol dengan sebuah deflected kelas medioker. Ya, tiga gol itu diciptakan dengan proses yang seluruhnya memang berasal dari insting tajam dan cerdasnya seorang Martial.

Yang paling mencengangkan adalah saat dia mengecoh tiga pemain bertahan Liverpool di laga debutnya bersama The Red Devils ... TIGA! Ia pun langsung mengakhirinya dengan sentuhan manis yang berujung gol.

Uniknya, banyak pihak berpendapat bahwa gol ini sama seperti gol yang dicetak oleh Henry ke gawang The Reds pada sebuah laga di Premier League beberapa tahun yang lalu.

Kini, Martial sedang mengincar rekor mantan pemain United, Ian Storey-Moore, yang sukses membobol gawang lawan di tiga laga beruntun di ajang liga pada 1972 silam.

Terlepas dari bukti-bukti yang sudah ia tunjukkan sejauh ini, masih terlalu dini untuk menilai penuh bagaimana performa pemuda yang berasal dari kecamatan ini. Semua keraguan serta pertanyaan mengenai kualitasnya tentu belum semua terjawab.

Banyak pemain yang pernah bersinar di usia muda, malah harus jatuh entah apa sebabnya. Hantu cedera juga menjadi momok menakutkan bagi setiap pemain, khususnya pemain-pemain muda.

Pemuda menjanjikan tim nasional Inggris, Harry Kane, saja sampai saat ini masih belum mampu mengulangi pencapaian golnya di musim lalu. Dirinya pun semakin dekat dengan predikat 'One Season Wonder'.

Juga sebagai pengingat, mantan bintang muda United asal Italia, Federico Macheda, pun pernah mencetak beberapa gol di sejumlah laga awalnya bersama United. Tapi, apa yang terjadi dengannya sekarang? Sementara ini ia harus puas bermain untuk klub Championship, Cardiff City.

Pembuktian sejatinya masih harus terus dilakukan untuk benar-benar menegaskan bahwa harga mahal yang diemban Martial bukanlah sebuah kesalahan. Berusaha untuk tak bersikap pesimis terhadap Anthony Martial kini patut ditunjukkan oleh para pendukung Setan Merah di luar sana.

Selain itu, berusaha untuk menerima kenyataan pahit atau manis di akhir pun juga harus dipersiapkan. Well, nikmati saja apa yang diberikan oleh Tuhan kepada sepakbola sejauh ini, Bolaneters!