
Bola.net - - Oleh: Ronny Wicaksono
Rasanya tak rugi Manchester United membeli Angel Di Maria dengan harga mahal musim panas kemarin, terlebih jika mengingat kontribusi yang sudah diberikan winger Argentina itu sejauh ini.
Setan Merah berani menebus Di Maria dengan harga 59,7 juta poundsterling dari Real Madrid pada bursa musim panas lalu. Nilai itu memecahkan rekor transfer Inggris yang sebelumnya dipegang Fernando Torres saat dibeli dari senilai 50 juta poundsterling. Banyak pihak mempertanyakan keputusan United tersebut, terlebih dengan tak adanya komitmen di kompetisi Eropa musim ini. Namun Di Maria sudah menunjukkan mengapa ia pantas dibayar dengan harga semahal itu, setidaknya dalam beberapa laga sejauh ini.
Setelah sempat menabur harapan tinggi dengan kemenangan telak 4-0 atas (di mana Di Maria mengemas satu gol dan satu assist), skuad United era Louis Van Gaal memang dipaksa menelan beberapa hasil pahit meski sudah menggelontorkan banyak dana belanja di musim panas. Kekalahan paling menyakitkan tentu adalah kala membuang keunggulan 3-1 dan dihantam kebangkitan Leicester City 3-5 di King Power Stadium akhir September kemarin.
Namun keterpurukan United saat itu bukanlah sepenuhnya salah Di Maria karena ia justru menginspirasi permainan Setan Merah saat unggul 2-0 di babak pertama. Keputusan Van Gaal menariknya pada menit 76 dan memasukkan Juan Mata saat laga berada pada kedudukan 3-3 di King Power Stadium, justru menjadi digaungkan kubu The Foxes sebagai katalis kebangkitan mereka yang mencetak dua gol kemenangan setelah Di Maria tak hadir di lapangan.
Kekalahan itu, diikuti performa terseok-seok untuk menggapai tiga poin, termasuk di dua laga kandang terakhir kontra West Ham dan , tak pelak terus membuat Van Gaal dibanjiri kritik, bahkan meski United sudah merangkak naik ke posisi empat besar dengan koleksi 11 poin dari tujuh laga sejauh ini. Meski demikian, di tengah skuad United yang dipandang melempem, justru Di Maria mampu menunjukkan sinar terangnya.
Tampil konsisten di lini serang Madrid, eks itu terus memberi ancaman untuk setiap lawan United dan praktis menjadi pemain terbaik United sejauh ini. Hal itu dipertegas dengan anugerah Pemain Terbaik Klub untuk bulan September kemarin. Namun tak lengkap rasanya menilai kontribusi Di Maria tanpa melihat rekam statistiknya - dan dari sinilah terlihat, bagaimana ia tampil begitu impresif sehingga pelatih Argentina, Gerardo Martino merasa United membayar cukup murah untuk servis kompatriotnya itu.

Sebagaimana dirilis oleh Sky Sports melalui infografisnya di atas, Di Maria menunjukkan kontribusi edan dalam lima penampilan saja bersama United. Selain 3 gol dan 3 assist, ia sudah menciptakan total 16 peluang untuk rekan setimnya. Selain itu ia juga berani menerobos pertahanan lawan dengan total 31 dribble. Untuk ukuran kerja sama tim, Di Maria pun tak medioker dengan melakukan 77 sentuhan per laga yang akurasinya mencapai 81%.

Untuk urusan ofensif, adaptasi Di Maria dengan permainan Van Gaal memang terbilang mulus. Menurut statitik WhoScored, untuk urusan shot per laga, ia sudah mencatat nilai 2,8 dan hanya kalah dari kapten Wayne Rooney (3,2). Namun untuk umpan kunci per laga, ia jauh memimpin dengan nilai 3,2, pun demikian dengan dribble (2,4). Tak ayal, WhoScored pun menobatkannya sebagai pemain dengan rating terbaik di skuad United saat ini (8.05).
Melihat kontribusi Di Maria tersebut, nampaknya United memang sudah membayar harga yang sepadan dan tak perlu lagi mencemaskan performa lini serbu mereka, apalagi menambah amunisi serang di bursa transfer mendatang. Mungkin pula Van Gaal kini saatnya mengalihkan energi transfer United untuk membenahi lini belakangnya yang terbilang keropos sejauh ini dengan pembelian bek kelas dunia.
2 - Manchester United have now kept only two clean sheets in their last 10 Premier League games. Susceptible.
— OptaJoe (@OptaJoe) October 5, 2014
Andai Van Gaal bisa membenahi tembok pertahanan skuadnya, dan membiarkan Di Maria serta tombak United lain fokus pada usaha menggempur lawan, bukan tak mungkin harapan fans untuk melihat kebangkitan timnya bisa segera terpenuhi. Dan jika itu terjadi maka sang setan merah (red devils) mungkin harus berterima kasih pada malaikat (angel) penyelamat mereka bernama Di Maria ...
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 21 Januari 2026 07:19 -
Liga Champions 21 Januari 2026 07:05 -
Liga Champions 21 Januari 2026 06:51 -
Liga Champions 21 Januari 2026 06:40 -
Liga Champions 21 Januari 2026 06:17 -
Liga Champions 21 Januari 2026 05:51
MOST VIEWED
- 4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
- Michael Carrick Hanya Interim, 10 Kandidat Manajer Permanen Man United Musim Depan: Dari Enzo Maresca, Xabi Alonso hingga Zinedine Zidane
- 6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
- 9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478865/original/037928200_1768955017-PHOTO-2026-01-20-18-28-26.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478863/original/039458700_1768954137-1000521557.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478808/original/008534300_1768926875-korupsi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478859/original/052143600_1768953494-PHOTO-2026-01-20-17-52-53.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478850/original/074948800_1768950343-IMG_5420.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5354436/original/075958900_1758252125-Geovany_Quenda.jpg)
