Karena Usia Bukanlah Penghalang Untuk Menjadi Juara

Karena Usia Bukanlah Penghalang Untuk Menjadi Juara
Aritz Aduriz (c) AFP

Bola.net - Bola.net - Usia bukanlah penghalang bagi seorang pesepakbola untuk menunjukkan kapabilitasnya sebagai salah satu pemain vital dalam sebuah tim. Belum lama ini, kita dapati bagaimana Ryan Giggs (41) masih aktif berlari -sebelum akhirnya pensiun pada 2014 lalu-, Steven Gerrard (35) yang masih semangat menjadi seorang jenderal lapangan tengah dan masih banyak lagi pemain-pemain lainnya.

Kini hal tersebut kembali dibuktikan oleh seorang pria yang berasal dari klub di wilayah yang bersampingan dengan negara Prancis, Basque, Athletic Bilbao. Ya, dialah Aritz Aduriz.

Usianya sudah terbilang tua (kini 34 tahun), bahkan untuk ukuran seorang striker. Namun, hal tersebut tak membuatnya berhenti untuk terus berlari dan mencetak gol-gol bagi Los Leones -julukan Bilbao-.

Empat gol dari dua pertandingan melawan klub yang katanya terbaik selama sepuluh tahun terakhir (Baca: Barcelona), merupakan sesuatu yang membanggakan bagi pemain asli San Sebastian, Spanyol itu.

Keempat gol tersebut masing-masing dicetaknya di dua pertandingan dengan rincian: tiga gol di leg pertama saat Bilbao mengalahkan Barcelona 4-0 di San Mames dan satu gol tambahan dibuatnya saat menahan imbang dan memastikan kemenangan Bilbao dengan agregat 1-5 di Camp Nou.

Hal tersebut menunjukkan bahwa masih berbahayanya sang pemain meski di usia yang menginjak kepala tiga.

Berkat keberhasilannya melakukan hat-trick ke gawang Marc-Andre Ter Stegen di leg pertama, dirinya pun masuk ke dalam jajaran Player Power Rangking yang digagas oleh situs ternama ESPN. Ia bahkan menduduki peringkat pertama mengungguli Sergio Aguero dan Thomas Muller.

Selain itu, dia juga menjadi pemain pertama sebagai pemain di atas usia 30 yang berhasil memuncaki daftar tersebut. Luar biasa.

Lantas, bagaimana sepak terjang Aduriz selama ini:

Aduriz memulai karirnya bersama sebuah klub amatir di daerah Antiguo, Spanyol bernama Antiguoko. Daerah tersebut masih satu wilayah dengan Basque. Dia kemudian meneruskan ke jenjang berikutnya bersama yang bermain di kasta terendah Liga Spanyol dan akhirnya pada tahun 2000 dirinya mulai bermain untuk Athletic Bilbao B.

Pemain yang total tiga kali keluar-masuk Athletic Bilbao tersebut sempat malang melintang di sejumlah klub Spanyol. Di antaranya Burgos (kasta ketiga), Real Valladolid, Real Malorca dan Valencia.

Musim lalu, permainan Aduriz di lini depan Bilbao benar-benar mengerikan. Total 22 gol (termasuk 18 gol di La Liga) berhasil dipersembahkannya untuk Bilbao. Dirinya juga menjadi pemain kunci Bilbao saat tim yang diasuh Ernesto Valverde tersebut mampu bercokol di peringkat keempat di musim 2013/14 dan mampu lolos ke Liga Champions pada 2014/15.

Di tingkat tim nasional, Aduriz akhirnya berhasil menembus tim nasional Spanyol pada tahun 2010. Dirinya dipanggil oleh Vicente Del Bosque untuk persiapan melakoni dua laga Kualifikasi Euro 2012. Namun sayang, penampilannya bersama La Furia Roja hanya sekali saja, yaitu saat menggantikan Fernando Llorente di 15 menit akhir ketika Spanyol bertemu Lithuania 8 Oktober 2010 silam.

Kini, pemain yang diprediksi bakal segera pensiun tersebut kembali ke tempat di mana seharusnya ia berada. Bersama Bilbao musim ini, dirinya siap melanjutkan penampilan superior seperti apa yang dia tunjukkan musim lalu.

Dan, empat gol ke gawang klub yang katanya terbaik selama sepuluh tahun terakhir (Baca: Barcelona), mejadi sinyal bahaya bagi calon lawan-lawan Los Leones di kompetisi La Liga yang secara resmi digelar pada 22 Agustus 2015 mendatang.

So, let the old man act, karena usia bukanlah penghalang untuk menjadi juara...