FOLLOW US:


Luis Alberto - Disia-siakan Liverpool, Terbang Tinggi Bersama Lazio

19-03-2018 15:00
Luis Alberto - Disia-siakan Liverpool, Terbang Tinggi Bersama Lazio
Luis Alberto © NurPhoto

Bola.net - Di Serie A musim ini, Luis Alberto telah mengukir assist lebih banyak dibandingkan pemain-pemain lainnya. Bagi Lazio, gelandang serang 25 tahun Spanyol adalah pemain yang memiliki peran krusial.

Sempat disia-siakan oleh Liverpool, kini dia terbang tinggi bersama Biancoceleste.

Kini dia sudah sadar akan kemampuan yang ada dalam dirinya. Dia memiliki potensi menjadi seorang bintang, dan dia telah menunjukkannya.


Lazio ditahan imbang 1-1 oleh Bologna di Stadio Olimpico pada giornata 29 Serie A 2017/18, Senin (19/3). Tertinggal oleh gol Simone Verdi di menit 3, Lazio menyamakan kedudukan lewat gol Lucas Leiva pada menit 16.

Gol penyeimbang Lucas Leiva itu tercipta dari assist Luis Alberto. Dua mantan pemain Liverpool ini menyelamatkan satu poin untuk timnya.

Assist dari Luis Alberto sudah bukan lagi sesuatu yang mengejutkan. Assist tersebut adalah assist ke-9 yang dia ciptakan di Serie A 2017/18. Jumlah itu lebih banyak dibandingkan pemain-pemain lainnya.


Assist terbanyak Serie A 2017/18 per giornata 29:
9 - Luis Alberto (Lazio)
8 - Alejandro Gomez (Atalanta)
8 - Antonio Candreva (Inter Milan)
8 - Ciro Immobile (Lazio)
8 - Gaston Ramirez (Sampdoria)
8 - Lorenzo Insigne (Napoli)
8 - Simone Verdi (Bologna).

Di lima liga top Eropa, torehan sembilan assist Luis Alberto hanya kalah dari Kevin De Bruyne (14 - Manchester City), Neymar (13 - PSG), Lionel Messi (12 - Barcelona), Philipp Max (12 - Augsburg), Leroy Sane (11 - Manchester City) dan Florian Thauvin (10 - Marseille). Dialah salah satu kunci Lazio bersaing di papan atas.

Klasemen sementara Serie A
Klasemen sementara Serie A

Sebelum gabung Lazio, Luis Alberto adalah pemain Liverpool periode 2013-2016. Lazio membelinya senilai €4 juta pada Agustus 2016.

Di Serie A musim lalu, Luis Alberto hanya mengemas satu gol dan dua assist dalam sembilan penampilan. Musim ini, selain sembilan assist, dia juga telah mengukir tujuh gol dalam 28 pertandingan.

Terikat kontrak dengan Lazio hingga Juni 2022, Luis Alberto saat ini harganya diperkirakan sudah melonjak hingga €15 juta. Dia sudah melalui banyak hal sebelum jadi seperti sekarang.


MASA-MASA SULIT DI ANFIELD
Jika mencari di getty images dengan kata kunci 'Luis Alberto Liverpool', maka yang paling banyak muncul adalah foto-fotonya di sesi latihan. Seperti itulah gambaran singkat karier produk asli Sevilla ini di Anfield.

Lahir di San Jose del Valle, Spanyol, 28 September 1992, Luis Alberto gabung akademi Sevilla di tahun 2004. Pada 2009, dia naik ke tim Sevilla B, sebelum kemudian naik kelas lagi ke tim senior di tahun 2011.

Ini Luis Alberto yang masih berada dalam tahap perkembangan awal, di mana dia juga sempat dipinjamkan ke Barcelona B pada musim 2012/13.

Pada 20 Juni 2013, Liverpool melayangkan tawaran senilai £6,8 untuk Luis Alberto dan Sevilla menerimanya. Transfer ini diresmikan dua hari setelahnya. Namun kariernya tak berkembang di klub ini.

Tiga tahun menjadi pemain Liverpool, Luis Alberto hanya memainkan sembilan pertandingan. Manajer Brendan Rodgers lebih sering meminjamkannya ke klub lain, termasuk Malaga (2014/15) dan Deportivo La Coruna (2015/16).


PEMBUKTIAN DI IBU KOTA ITALIA
Pada 31 Agustus 2016, Lazio merekrutnya dengan nilai transfer hanya €4 juta. Lazio saat itu butuh seorang gelandang yang juga bisa beroperasi di sayap untuk menggantikan Antonio Candreva, yang menyeberang ke Inter Milan.

Pembelian Luis Alberto oleh klub ibu kota Italia itu dianggap sebuah perjudian, mengingat dia merupakan flop di Liverpool.

Terlebih lagi, Luis Alberto datang ketika pramusim sudah berjalan. Persiapan yang tidak optimal dan proses adaptasi di klub serta liga baru membuatnya kesulitan di awal.

Wajar jika Luis Alberto lebih sering dicadangkan. Itu membuatnya cuma tampil sembilan kali pada musim perdananya di Serie A. Namun dia tetap bersabar. Kesabaran dan kerja kerasnya pun membuahkan hasil manis di musim anyar 2017/18.

Ketika Lazio mengalahkan Juventus 3-2 di ajang Supercoppa Italiana, Luis Alberto memang tidak menyumbang gol maupun assist. Meski begitu, dia tampil mengesankan sebagai salah satu starter di lini tengah Biancoceleste.

Sejak itu, pelatih Simone Inzaghi semakin percaya bahwa pemain yang satu ini layak dipertahankan di tim utama.

Ciro Immobile adalah bintang utama Lazio musim ini. Namun Luis Alberto adalah pilar lain yang keberadaannya tak kalah fundamental, terutama berkat fleksibilitasnya, di mana dia sanggup beroperasi sebagai gelandang sentral, gelandang serang, winger maupun forward.

Musim ini, Luis Alberto sudah menampilkan beberapa performa impresif dan membuktikan kemampuannya. Termasuk di antaranya adalah mencetak satu gol ketika Lazio menghajar AC Milan 4-1, mengemas dua gol dan satu assist kala menghabisi Sassuolo 6-1, juga merancang satu assist saat menang 2-1 di kandang Juventus.

Performanya itu bahkan membawa Luis Alberto ke tim senior Spanyol. Pada 11 November 2017, dia melakoni debutnya dengan seragam La Furia Roja, bermain di 16 menit terakhir dalam kemenangan 5-0 saat uji coba melawan Kosta Rika.


Lazio baru saja sukses menyingkirkan Dynamo Kiev di babak 16 besar Liga Europa dengan agregat 4-2. Kesuksesan itu tak lepas dari kontribusinya.

Pada leg pertama di Olimpico, Lazio ditahan imbang 2-2. Lazio terancam gagal ke perempat final.



Namun Lazio sanggup menang di kandang lawan. Luis Alberto merancang assist untuk gol Lucas Leiva saat Lazio menang 2-0 di Ukraina pada leg kedua.


TERPURUK, BANGKIT, LALU TERBANG TINGGI
Masa-masa gelap di Liverpool, juga kesulitan di awal dia gabung Lazio, sempat membuat Luis Alberto tak yakin dengan kemampuannya sendiri. Dia terpuruk, bahkan sampai berpikir untuk berhenti, tapi kemudian bisa bangkit dan terbang tinggi.

Ini berkat bantuan Juan Carlos Alvarez Campillo, yang merupakan seorang psikolog olahraga di Spanyol.

Luis Alberto, yang sebelumnya merasa tak berguna, akhirnya mampu menggali kemampuan yang tertidur di dalam dirinya.

"Saya tak melihat cahaya di ujung terowongan," papar Luis Alberto pada September 2017. "Campilo lah yang membuat saya sadar tentang kualitas yang saya miliki."

"Sekarang saya percaya dan siap mengambil risiko. Saya telah melakukan hal-hal yang sebelumnya tak pernah berani saya lakukan."

Luis Alberto sudah menjadi salah satu pemain terbaik di Serie A. Dia siap untuk terbang lebih tinggi lagi. (bola/gia)