
Bola.net - - Andrea Pirlo mungkin sudah memasuki beberapa tahun terakhir dari karier profesionalnya yang mengagumkan, tapi sang regista Italia masih sanggup menciptakan operan-operan fantastis, akurat, dan hasilnya mematikan.
Pirlo merupakan salah satu pemain terbaik di posisinya dalam dua dekade belakangan ini. Setelah pensiun nanti, berkat kemampuan mengontrol permainan dari lini kedua dan aksi-aksi spektakuler di atas lapangan, namanya pasti takkan mudah dilupakan.
Pirlo mungkin paling dikenal karena kemampuannya melepas operan yang dalam bahasa Italia disebut 'cucchiao' - secara harfiah berarti 'spoon' atau 'sendok'.
Di tengah tekanan pemain-pemain lawan, yang berusaha menutup gerakannya setiap kali memegang bola, Pirlo meluncurkan operan indah berbentuk parabola melewati barisan pertahanan dan menuju ruang kosong di daerah berbahaya. Operan sempurna yang bisa dieksekusi dengan mudah oleh rekan-rekannya.
Berikut adalah beberapa yang terbaik darinya.
Italia vs Meksiko (Piala Konfederasi 2013)
645x430/iframe>" title="Italia vs Meksiko (Piala Konfederasi 2013)" alt="Italia vs Meksiko (Piala Konfederasi 2013)" width="688" height="459"/>
Berlari menjauhi gawang menuju lapangan tengah, Pirlo lalu membelah lini belakang Meksiko dengan satu operan menakjubkan.
Bola melesat tajam dan sempurna untuk membuat overlap Ignazio Abate menjangkau ruang kosong di pertahanan El Tri dan mengubah tempo permainan dalam satu tarikan napas.
Italia vs Brasil (Friendly)
645x430/iframe>" title="Italia vs Brasil (Friendly)" alt="Italia vs Brasil (Friendly)" width="688" height="459"/>
Salah satu assist terbaik batal tertulis dalam sejarah akibat bendera offside hakim garis yang bertugas di sisi lain dari lapangan.
Sang maestro mengirim sebuah operan terukur yang melambung tinggi dari dekat garis tengah ke depan gawang Brasil. Bola jatuh tepat di titik di mana kiper pasti ragu untuk keluar menyergap ataukah tetap diam sambil coba menutup ruang tembak.
Operan itu disambut dan dituntaskan tanpa kesalahan oleh Fabio Grosso yang lari menusuk dari sektor sayap.
Sangat disayangkan bagi Pirlo. Namun, momen itu menunjukkan betapa luar biasa daya imajinasinya.
Juventus vs Parma (Serie A)
645x430/iframe>" title="Juventus vs Parma (Serie A)" alt="Juventus vs Parma (Serie A)" width="688" height="459"/>
Ini merupakan bukti terbaik 'cucchiao' ala seorang Andrea Pirlo.
Dia melakukannya di awal-awal bergabung dengan La Vecchia Signora. Sebuah assist brilian untuk Claudio Marchisio.
Komentator pertandingan menyebutnya sebagai masterpiece. Well, sepertinya takkan ada yang membantah.
Juventus vs Bologna (Serie A)
645x430/iframe>" title="Juventus vs Bologna (Serie A)" alt="Juventus vs Bologna (Serie A)" width="688" height="459"/>
Pirlo menunjukkan bahwa dia sanggup melepas operan pada waktu dan ke titik yang paling tepat.
Di sini, sebuah bola rendah dengan laju terukur tercipta dari kakinya, menusuk area pertahanan Bologna, dan diselesaikan oleh Mirko Vucinic lewat cara yang tak kalah brilian.
Italia vs Amerika Serikat (Friendly)
645x430/iframe>" title="Italia vs Amerika Serikat (Friendly)" alt="Italia vs Amerika Serikat (Friendly)" width="688" height="459"/>
Pirlo adalah master pengatur permainan. Dia melakukan itu dengan memvariasikan pola, jangkauan, dan kecepatan operannya.
Melawan Amerika, dia menggerakkan setiap lini Italia dengan melepas operan-operan ke berbagai penjuru lapangan dan menikam ruang kosong yang terbuka karena lawan kelelahan akibat pressing mereka.
Tak salah kalau Pirlo tergolong pemain papan atas. Setiap orang bisa melakukan segala macam operan, tapi hanya mereka di level world class lah yang tahu kapan harus melepaskannya.
Italia vs Jerman (Semifinal Piala Dunia 2006)
645x430/iframe>" title="Italia vs Jerman (Semifinal Piala Dunia 2006)" alt="Italia vs Jerman (Semifinal Piala Dunia 2006)" width="688" height="459"/>
Bola yang gagal disapu bersih oleh bek Jerman jatuh di kaki Pirlo. Dia lalu menggiringnya ke samping di ujung area. Saat itu, dia seolah berada di dunianya sendiri. Para pemain Jerman hanya mencoba menutup ruang tembak maupun setiap jalur operannya, dan mereka melakukan kesalahan besar.
Ketika space semakin sempit serta semua pandangan tertuju padanya, dengan sebuah no look pass Pirlo menggulirkan bola di tengah kerumunan pemain Jerman ke titik di mana tak ada satu orang pun yang menyadari sebelumnya.
Bola itu sungguh sempurna dan Fabio Grosso pun tak perlu repot-repot mengontrolnya terlebih dahulu untuk melepas finishing shot menyilang yang melesat ke tiang jauh gawang.
Pass brilian itu tak hanya membuktikan pernyataan di halaman sebelumnya - tentang Pirlo yang layak dikategorikan ke dalam jajaran world class - namun juga meloloskan Azzurri ke partai puncak hingga akhirnya menjadi juara.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 28 Oktober 2026 07:56Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
-
Liga Italia 27 Oktober 2026 12:31Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
-
Liga Italia 27 Oktober 2026 12:17Prediksi Genoa vs Juventus 29 Oktober 2026
-
Liga Italia 26 Oktober 2026 06:08Rating Pemain Juventus usai Menang di Kandang Lecce: McKennie 8, Douglas Luiz 9
-
Liga Italia 26 Oktober 2026 04:00Man of the Match Lecce vs Juventus: Douglas Luiz
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 28 Oktober 2026 18:14Hansi Flick dengan Sengaja Batasi Menit Bermain Pedri di Barcelona
-
Liga Inggris 28 Oktober 2026 17:28Usai Kalah dari Brighton, Chelsea Bidik Kemenangan di Kandang Liverpool
-
Liga Inggris 28 Oktober 2026 17:18Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
-
Liga Italia 28 Oktober 2026 17:09Kedewasaan Como yang Makin Teruji
BERITA LAINNYA
-
editorial 27 Oktober 2026 13:524 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
-
editorial 26 Oktober 2026 23:49Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
-
editorial 26 Oktober 2026 16:037 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
-
editorial 8 Oktober 2026 11:185 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
-
editorial 7 Oktober 2026 13:005 Bek Kiri yang Bisa Dipertimbangkan Manchester United untuk Gantikan Luke Shaw
SOROT
-
Liputan6 28 Oktober 2026 17:09DPR Ajak Rawat Persatuan lewat Kerja Nyata di Hari Sumpah Pemuda
-
Liputan6 28 Oktober 2026 16:34Mendagri Terbitkan SE, Pemda Diperkuat Awasi Program MBG
-
Liputan6 28 Oktober 2026 16:03Kedubes Korsel Gelar Lomba Menulis untuk Mahasiswa, Hadiah Puluhan Juta Rupiah
-
Liputan6 28 Oktober 2026 13:41Pesan Mensesneg untuk Generasi Muda di Hari Sumpah Pemuda
-
Liputan6 28 Oktober 2026 10:30Menlu Singapura Minta Bertemu Prabowo, Diterima Sore Ini
-
Liputan6 27 Oktober 2026 21:49Pelaku Curanmor Ditangkap usai Bawa Kabur Motor Warga Makan di Warteg
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384822/original/084645000_1793182193-514944ab-87ec-4840-a7dd-65d011621da7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384724/original/054388800_1793180074-dfb65872-4c61-4a2e-bc8c-7f949bc60ec9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5543346/original/069128200_1775022582-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7767979/original/011455400_1780578714-IMG_3908__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302220/original/068100800_1784536790-Pidato_Prabowo_di_Sidang_Kabinet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383933/original/065244200_1793112698-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_13.09.37__1_.jpeg)
