
Bola.net - Sir Alex Ferguson menorehkan sejarah gemilang bersama Manchester United dari 1986 hingga 2013. Selama 26 tahun memimpin, ia membawa klub meraih 38 trofi, termasuk 13 gelar Premier League dan dua gelar UEFA Champions League.
Keberhasilan Ferguson membuat para penggemar hampir terbiasa dengan kemenangan yang rutin datang. Namun sejak kepergiannya, United kesulitan meraih trofi besar dengan konsisten.
Situasi ini membuat klub kerap berganti manajer untuk menemukan sosok yang mampu mengembalikan kejayaan. Hingga kini, termasuk pelatih sementara, sudah ada sembilan manajer berbeda yang memimpin Old Trafford.
Ruben Amorim menjadi manajer terbaru yang harus angkat kaki pada 5 Januari 2026. Kepergiannya menandai akhir era singkatnya di kursi panas United.
Give Me Sport kemudian mengevaluasi siapa di antara manajer-manajer tersebut yang sebenarnya memiliki kinerja terbaik. Penilaian dilakukan berdasarkan rata-rata poin per pertandingan (PPG) sejak Ferguson pensiun.
Sebagai perbandingan, Ferguson mengelola 1.473 pertandingan dengan rata-rata 2,01 poin per laga. Sementara itu, manajer sementara hanya memimpin beberapa pertandingan, sehingga perbandingan harus diperhatikan konteksnya.
9. Ruben Amorim – 1,43 PPG

Ruben Amorim datang dari Portugal dengan harapan bisa membawa Manchester United kembali ke jalur kemenangan. Namun, ia gagal meyakinkan karena keras kepala dan hanya memakai formasi 3-4-3 pilihannya.
Amorim mulai menangani United pada November 2024 dan pada Januari 2025 sempat menyebut timnya “mungkin tim terburuk dalam sejarah” klub. United kalah di final Liga Europa dari Tottenham dan finis ke-15 di Premier League dengan 42 poin, rekor terendah klub.
Performa tim tak banyak membaik pada musim 2025/26, sehingga ia dipecat pada Januari setelah 14 bulan menukangi klub. Selama itu, Amorim meraih 25 kemenangan dari 63 laga di semua kompetisi.
8. Ralf Rangnick – 1,45 PPG

Ralf Rangnick datang pada Desember 2021 sebagai pelatih sementara hingga akhir musim 2021/22. Awalnya, ia juga direncanakan tetap di Old Trafford sebagai konsultan selama dua tahun setelah masa kepelatihannya.
Namun, kinerjanya kurang memuaskan dengan rata-rata 1,45 poin per pertandingan dari 29 laga. Akibatnya, United finis di posisi ke-6 dengan 58 poin, rekor poin terendah klub di Premier League saat itu.
Rangnick bahkan tidak melanjutkan perannya sebagai konsultan karena memilih meninggalkan Inggris untuk menjadi pelatih tim nasional Austria. Dari semua pelatih United pasca-Ferguson, ia tercatat sebagai yang memiliki PPG terburuk sebelum Ruben Amorim.
7. David Moyes – 1,73 PPG

David Moyes datang dari Everton dengan harapan bisa menjadi pengganti sempurna Sir Alex Ferguson. Namun, posisi itu memang sulit dan cenderung menjadi “piala beracun” bagi siapa pun yang menempatinya.
Kesuksesan besar pendahulunya membuat Moyes sulit untuk bersinar, dan catatan buruknya membuatnya hanya bertahan 51 laga di kursi pelatih United. Selama itu, ia meraih rata-rata 1,73 poin per pertandingan dengan 27 kemenangan saja.
Masa kepelatihannya yang singkat selama 10 bulan tidak banyak dikenang dengan baik oleh penggemar. Meski begitu, Moyes kemudian membuktikan kualitasnya kembali saat menangani West Ham United.
6. Ryan Giggs – 1,75 PPG

Setelah David Moyes dipecat, legenda klub Ryan Giggs ditunjuk sebagai pelatih sementara sekaligus pemain untuk menstabilkan tim hingga akhir musim. Ia menangani empat laga terakhir musim 2013/14 dan tampil cukup baik tanpa banyak merubah tim.
Giggs meraih dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan, dengan rata-rata 1,75 poin per pertandingan – sedikit lebih baik dari Moyes.
Ia tetap berada di klub beberapa tahun berikutnya sebagai asisten pelatih di bawah Louis van Gaal. Giggs akhirnya meninggalkan United pada 2016 setelah tak dipilih menjadi pelatih utama, posisi yang diberikan kepada Jose Mourinho.
5. Louis van Gaal – 1,81 PPG

Setelah Ryan Giggs, Louis van Gaal mengambil alih kursi pelatih setelah musim buruk Moyes dan memimpin Manchester United selama dua musim antara 2014 hingga 2016. Ia hanya finis di posisi keempat dan kelima di liga, namun berhasil meraih Piala FA dengan mengalahkan Crystal Palace di final 2016.
Trofi itu menjadi gelar utama pertama yang diraih United sejak pensiunnya Ferguson. Van Gaal pun pantas mendapat kredit atas kepemimpinannya, dengan rata-rata 1,81 poin per pertandingan dari 103 laga bukanlah catatan yang buruk.
Meski sukses meraih gelar, ia dipecat dua hari setelah kemenangan di Wembley. Waktu singkatnya tetap meninggalkan jejak dalam sejarah klub.
4. Ole Gunnar Solskjaer – 1,84 PPG

Ole Gunnar Solskjaer menjadi pelatih yang paling lama memimpin Manchester United pasca-era Sir Alex Ferguson. Meski tak meraih trofi, ia berhasil membawa United kembali ke Liga Champions dengan finis ketiga dan kedua di dua musim penuh kepelatihannya.
Solskjaer awalnya mendapatkan jabatan penuh setelah periode sementara 19 laga yang impresif, dengan rata-rata 2,32 poin per pertandingan. Namun, di 149 laga berikutnya sebagai pelatih resmi, rata-ratanya turun menjadi 1,79 poin per laga, sehingga totalnya menjadi 1,84 poin dari 168 pertandingan.
Selama beberapa waktu, ia mampu mengembalikan semangat positif di Old Trafford. Sayangnya, hasil yang menurun membuatnya dipecat pada 2021.
3. Erik ten Hag – 1,84 PPG

Erik ten Hag memiliki catatan cukup baik di antara pelatih tetap Manchester United dengan rata-rata 1,84 poin per pertandingan. Angka ini lebih rendah dari Sir Alex Ferguson, tapi masih lebih baik dibanding banyak pelatih lain yang menangani klub dalam periode singkat.
Di musim pertamanya, Ten Hag meraih Piala Carabao dan membawa United kembali ke Liga Champions dengan finis di posisi ketiga. Namun di musim kedua, tim justru finis di peringkat delapan, posisi terendah mereka di Premier League.
Ia sempat menyelamatkan posisinya dengan menjuarai Piala FA melawan Manchester City pada Mei 2024. Sayangnya, performa buruk di musim berikutnya membuatnya dipecat beberapa bulan setelah kontraknya diperpanjang.
2. Jose Mourinho – 1,97 PPG

Jose Mourinho langsung sukses di musim pertamanya sebagai pelatih Manchester United dengan meraih double, yaitu Piala Liga dan Liga Europa. Ia mengalahkan Southampton 3-2 dan Ajax 2-0 di final masing-masing kompetisi, menjadi satu-satunya pelatih yang meraih dua trofi besar dalam satu musim sejak Sir Alex Ferguson.
Ia juga menjuarai Community Shield 2016 dan membawa United finis kedua di Premier League musim 2017/18, yang disebutnya sebagai salah satu pencapaian terbaik dalam kariernya.
Mourinho meninggalkan klub di tengah musim berikutnya setelah meraih rata-rata 1,97 poin per pertandingan dari 114 laga. Meski PPG-nya tidak tertinggi, ia tetap pelatih paling sukses di daftar ini dari segi trofi di Old Trafford.
1. Michael Carrick – 2,33 PPG

Michael Carrick menjadi pelatih dengan catatan terbaik di era pasca-Sir Alex Ferguson, meski hanya menangani tiga laga di Old Trafford. Ia meraih dua kemenangan dan satu hasil imbang, sehingga tak terkalahkan selama periode singkat tersebut.
Carrick sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih antara 2018 hingga 2021 dan sempat tampil impresif di Middlesbrough. Pengalaman ini membuatnya dikenal baik di klub dan membuka kemungkinan untuk kembali menangani United secara permanen di masa depan.
Kini berusia 42 tahun, mantan gelandang ini memiliki peluang menarik untuk kembali menempati kursi pelatih di klub yang pernah dibelanya sebanyak 464 kali. Kehadirannya bisa menjadi babak baru bagi masa depan Manchester United.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 26 Agustus 2026 06:51Juventus Lepas Fabio Miretti ke Besiktas, Jalan Franck Kessie Terbuka
-
Liga Inggris 26 Agustus 2026 05:51Savinho Resmi Gabung Tottenham dari Manchester City
-
Liga Italia 26 Agustus 2026 05:37Juventus Resmi Datangkan Kamil Grabara dari Wolfsburg
-
Liga Italia 26 Agustus 2026 05:23Juventus Resmi Lepas Michele Di Gregorio ke Bournemouth
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 26 Agustus 2026 06:51Juventus Lepas Fabio Miretti ke Besiktas, Jalan Franck Kessie Terbuka
-
Liga Spanyol 26 Agustus 2026 05:59Prediksi Starting XI Real Madrid Saat Ladeni Real Sociedad di Santiago Bernabeu
-
Liga Inggris 26 Agustus 2026 05:51Savinho Resmi Gabung Tottenham dari Manchester City
-
Liga Italia 26 Agustus 2026 05:37Juventus Resmi Datangkan Kamil Grabara dari Wolfsburg
BERITA LAINNYA
-
editorial 25 Agustus 2026 11:334 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
-
editorial 12 Agustus 2026 12:515 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
-
editorial 5 Agustus 2026 10:596 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
-
editorial 3 Agustus 2026 10:597 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
SOROT
-
Liputan6 26 Agustus 2026 06:27Bareskrim Ungkap Peredaran Permen Narkoba dari Inggris
-
Liputan6 26 Agustus 2026 05:13Ada Peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai Hari Ini, Cek Rekayasa Lalu Lintasnya
-
Liputan6 25 Agustus 2026 23:59Pulang Sekolah, 2 Pelajar SD Temukan Jasad Bayi di Aliran Sungai
-
Liputan6 25 Agustus 2026 23:41WNA Rusia Diamankan Imigrasi Terkait Publikasi Demo di Wamena
-
Liputan6 25 Agustus 2026 23:13Gunung Geulis Sukabumi Terbakar, Api Mengarah ke Permukiman
-
Liputan6 25 Agustus 2026 23:09Nyalip ke Jalur Berlawanan, Pemotor Tewas Adu Banteng dengan Truk
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332453/original/062857700_1787700458-WhatsApp_Image_2026-08-25_at_19.53.24__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323167/original/068331100_1786603547-IMG_3653.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332409/original/097416900_1787667996-1001597980.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332439/original/056621100_1787676071-1001894926.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332436/original/000313700_1787674266-437221.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332364/original/044026100_1787659862-436881.jpg)
