
Bola.net - Bola.net - Menyusul salah satu memori paling kelam dalam sejarah Chelsea akhir-akhir ini, The Blues akan menjadi tim yang paling disorot. Bagaimana mereka bangkit dari posisi 10 di akhir klasemen musim lalu?
The Blues bersama Jose Mourinho musim lalu memang seperti merusak diri sendiri. Sebagai juara bertahan, kombinasi keduanya justru tak berjalan baik, cenderung sangat buruk bahkan, yang akhirnya membuat The Blues mengakhiri kerja sama dengan pelatih Portugal itu.
Guus Hiddink ditunjuk sebagai juru selamat di tengah jalan, dan itu tampak seperti berhasil karena beberapa pemain The Blues yang sebelumnya merosot, perlahan bangkit bersama pelatih interim asal Belanda tersebut.
Musim baru dimulai. Chelsea menunjuk nama Antonio Conte sebagai pelatih baru. Dengan sebagian besar bintang musim lalu kembali, seperti Eden Hazard, Thibaut Courtois, Cesc Fabregas dan Willian, optimisme pun kembali meninggi pun ditambah dengan gairah, semangat dan pengetahuan taktik nan kaya dari Conte menambah besar optimisme fans The Blues.
Gelar Premier League selalu menjadi tujuan The Blues, tapi bisa jadi harapan dan ekspektasi untuk melakukannya musim ini bisa (bila bukan harus) diredam. Apalagi alasannya bila karena ini adalah waktu transisi setelah berganti tampuk pimpinan. Selain itu, selama pramusim juga The Blues masih belum cukup mampu tampil meyakinkan. Sebuah kekalahan dari Real Madrid membuat semakin jelas bagaimana kelemahan mereka di pertahanan, begitu juga saat kalah melawan Rapid Vienna di awal pramusim.
Chelsea sendiri sejauh ini baru menambahkan dua penggawa baru dalam skuat mereka. Kedatangan Michy Batshsuayi dan N'Golo Kante merupakan dua rekrutan yang diprediksi akan sangat bermanfaat bagi Conte dalam menjalankan taktiknya. Dengan skuat yang relatif hampir sama dengan musim lalu, tugas paling berat terletak di pundak Conte, sosok yang paling bertanggung jawab dengan kehidupan baru The Blues. Kasarnya, Conte diharapkan melakukan banyak perubahan dengan sedikit hal berubah di skuat Chelsea.
Sebuah tugas yang tak mudah sama sekali bukan? Lantas bagaimana cara Conte dan siapa saja yang bisa membantu mengembalikan sinar The Blues musim depan? Berikut kemungkinan formasi terbaik, pelatih, transfer, bintang dan prediksi untuk musim depan dari
Kemungkinan Formasi Terbaik

Dengan banyak pemain yang tak berubah, Conte mengatakan bahwa dirinya adalah tipe pelatih yang menyesuaikan ketersediaan pemain daripada memaksakan sebuah sistem miliknya. Satu hal yang ditekankan Conte, formasi boleh sama, tapi gaya bermain, pendekatan permainan dan gairah tak boleh sama dengan musim lalu.
Kiper: Thibaut Courtois
Bek: Branislav Ivanovic, John Terry, Gary Cahill, Cesar Azpilicueta.
Jangkar: Nemanja Matic, N'Golo Kante
Gelandang: Willian, Cesc Fabregas, Eden Hazard.
Penyerang: Diego Costa
Transfer

Transfer Out: Nathan Ake (Bournemouth), Baba Rahman (Schalke), Papy Djilobodji (Sunderland), Tammy Abraham (Bristol City), Mohamed Salah (AS Roma)
Bintang

Salah satu kemenangan paling penting Chelsea di pramusim adalah bertahannya Eden Hazard. Dengan musim buruk yang dirasakan musim lalu, banyak yang khawatir pemain terbaik Premier League dua musim lalu tersebut akan pergi, terlebih Real Madrid dan PSG sejak akhir musim lalu terus memantau situasinya.
Namun, dengan komitmen bertahan di Stamford Bridge dan juga permainan terbaiknya terus ditunjukkan selama pramusim, Hazard bisa jadi faktor penentu bagaimana perjalanan The Blues musim ini.
Pelatih

Selama ini Conte dikenal sebagai pelatih yang mampu membangun pondasi kuat. Tengok saja bagaimana dia membangun pondasi kesuksesan di Juventus selama tiga musim dengan tiga scudetto beruntun, dan tengok juga bagaimana dirinya mengangkat Italia di Euro 2016, dari tim yang tak diunggulkan menjadi tim dengan permainan yang penuh semangat dan dihormati.
Bersama Juventus dan Italia, Conte mengandalkan tiga pemain bertahan dalam skema permainan yang dia usung. Namun dalam waktu yang sama, Conte juga bukan pelatih yang kolot dan miskin taktik dan tak sungkan menyesuaikan taktik dengan skuat, alih-alih memaksakannya.
Dengan semakin menuanya personel di pertahanan, bisa jadi Conte juga telah memikirkan beberapa perubahan yang akan dia lakukan dengan menyesuaikan skuatnya.
Prediksi di Klasemen

Kembali ke zona Liga Champions setelah musim yang sangat buruk jelas sangat sulit, terlebih pertahanan yang selalu menjadi kekuatan andalan Chelsea justru 'melunak' dan kerap hilang konsentrasi, seperti yang terlihat pada pramusim. Jadi, berhasil kembali ke posisi kelima di klasemen akhir akan menjadi sebuah peningkatan sekaligus awal yang bagus bagi Antonio Conte dalam proyek membangun kembali kejayaan The Blues.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 21 Januari 2026 09:15Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
-
Liga Champions 21 Januari 2026 08:57Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
-
Liga Italia 21 Januari 2026 08:48Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 21 Januari 2026 09:29 -
Liga Champions 21 Januari 2026 09:15 -
Liga Inggris 21 Januari 2026 09:15 -
Liga Champions 21 Januari 2026 09:09 -
Liga Champions 21 Januari 2026 09:02 -
Liga Champions 21 Januari 2026 08:58
MOST VIEWED
- 4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
- Michael Carrick Hanya Interim, 10 Kandidat Manajer Permanen Man United Musim Depan: Dari Enzo Maresca, Xabi Alonso hingga Zinedine Zidane
- 6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
- 9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478700/original/061728400_1768912854-WhatsApp_Image_2026-01-20_at_19.21.38.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478812/original/086450500_1768927581-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5383964/original/082146600_1760706112-Mensesneg_Prasetyo_Hadi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478881/original/082736200_1768958519-PHOTO-2026-01-20-18-28-27.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478870/original/037289600_1768956979-1000521273.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5478868/original/049824700_1768956658-momen-unik-saat-presiden-prabowo-bertemu-pm-starmer-di-london-0a9cf1.jpg)
