Serba Terbaik Paruh Musim Serie A 2012/13

Serba Terbaik Paruh Musim Serie A 2012/13

Bola.net - - Serie A 2012/13 telah menyelesaikan 18 giornata. Kompetisi kasta tertinggi Italia itu praktis sudah memasuki setengah perjalanannya. 20 klub peserta dengan para amunisi unggulannya juga sudah menunjukkan sepak terjang mereka kepada dunia.

Juventus masih kukuh di puncak classifica. Stephan El Shaarawy memimpin perburuan gelar capocannoniere. Borja Valero membantu Fiorentina duduk di tangga ke-4 dengan rentetan assist yang dia lepaskan. Namun, itu belum semua. Persaingan pun belum berakhir sepenuhnya.

Untuk menyambut 2013 serta meraba bagaimana jalannya putaran kedua Serie A musim ini, berikut kami sajikan sejumlah statistik terbaik yang dirangkum dan diolah dari Opta. Performa di atas lapangan merupakan penilaian yang utama. Kami juga menyertakan Best XI paruh musim di dalamnya.

Tim Terbaik: Juventus

Tim Terbaik: Juventus

AFP

Juventus membukukan rating tertinggi dibandingkan klub-klub lain, yaitu 7,18. Di bawahnya, ada Inter Milan (7,08) serta Fiorentina (7,05).

Rating itu merupakan nilai rata-rata yang ditarik dari sejumlah statistik utama, di antaranya shots per game, aggression (kartu kuning dan merah), possession, serta pass success.

Juventus
Shot per game: 19,9
Kartu kuning: 44
Kartu merah: 0
Possession: 58,8 %
Pass success: 86,1%

Inter Milan
Shot per game: 14,6
Kartu kuning: 34
Kartu merah: 1
Possession: 51,8 %
Pass success: 82,5%

Fiorentina
Shot per game: 15,4
Kartu kuning: 49
Kartu merah: 1
Possession: 55,4 %
Pass success: 84,8%

Tim Tersubur: AS Roma

Tim Tersubur: AS Roma

AFP

Filosofi bernama Zemanlandia ala Zdenek Zeman rupanya benar-benar berfungsi dengan baik untuk AS Roma. Giallorossi memang hanya berada di peringkat enam klasemen sementara, tapi untuk untuk urusan membobol gawang lawan, mereka yang terdepan.

Sebanyak 42 gol ditorehkan oleh Francesco Totti dan kawan-kawan. Jumlah itu lebih baik daripada Juventus (39) dan Fiorentina (36).

Dari total gol tersebut, sebagian besar dicetak Roma melaui open play, counter attack dan set piece.

AS Roma (42 gol)
Open play: 25
Counter attack: 5
Set piece: 7
penalti: 2
Lain-lain: 3

Juventus (39 gol)
Open play: 25
Counter attack: 2
Set piece: 9
penalti: 3
Lain-lain: 0

Fiorentina (36 gol)
Open play: 20
Counter attack: 1
Set piece: 11
penalti: 4
Lain-lain: 0

Pertahanan Terbaik: Juventus

Pertahanan Terbaik: Juventus

AFP

Kuatnya barisan pertahanan merupakan salah satu faktor yang mendukung keberhasilan Juventus merajai Serie A sejauh ini. Hanya dua kekalahan yang ditelan Bianconeri hingga giornata 18 dan baru 11 gol yang bersarang di gawang mereka.

Namun, bukan jumlah kebobolan dan kekalahan yang dijadikan dasar penilaian untuk kategori ini, melainkan rasio tembakan lawan, tekel, intersepsi, serta pelanggaran per laga.

Untuk pertahanan terbaik, di bawah Juventus, ada Fiorentina dan Parma.

Juventus
Shots conceded/game: 9,3
Tackles/game: 23,5
Interceptions/game: 15,1
Fouls/game: 14,7

Fiorentina
Shots conceded/game: 9,4
Tackles/game: 22,7
Interceptions/game: 14,6
Fouls/game: 14,2

Parma
Shots conceded/game: 11,1
Tackles/game: 23,8
Interceptions/game: 16,7
Fouls/game: 17,4

Pemain Terbaik: Andrea Pirlo

Pemain Terbaik: Andrea Pirlo

AFP

Secara keseluruhan, dari segi defensive, offensive dan passing, l'architetto sanggup meraih rating yang melebihi pemain-pemain lain di Serie A. Tak heran jika perannya di Juventus sangat vital.

Pirlo adalah satu-satunya pemain dengan rating di atas 8 sejauh ini. Maestro Juventus itu mengungguli bek Inter Milan Andrea Ranocchia dan salah satu pilar AS Roma, Erik Lamela.

Andrea Pirlo (8,1)
Pertandingan: 16
Tackles/game: 2,6 (total: 42)
Interceptions/game: 1,9 (total: 30)
Gol: 4
Assist: 2
Kartu kuning: 5
Kartu merah: 0
Shots/game: 2,1 (total: 33)
Pass success: 87,3% (total operan akurat: 1135)
Man of the match: 3

Andrea Ranocchia (7,97)
Pertandingan: 17
Tackles/game: 4,3 (total: 73)
Interceptions/game: 3,5 (total: 60)
Gol: 1
Assist: 1
Kartu kuning: 4
Kartu merah: 0
Shots/game: 0,8 (total: 13)
Pass success: 86,6% (total operan akurat: 523)
Man of the match: 1

Erik Lamela (7,85)
Pertandingan: 14 (2x sebagai pemain pengganti)
Tackles/game: 1,9 (total: 26)
Interceptions/game: 0,6 (total: 9)
Gol: 10
Assist: 1
Kartu kuning: 3
Kartu merah: 0
Shots/game: 3,1 (total: 44)
Pass success: 80,9% (total operan akurat: 338)
Man of the match: 5

Kontribusi Terbaik: Stephan El Shaarawy

Kontribusi Terbaik: Stephan El Shaarawy

AFP

Pemain dengan kontribusi terbaik sejauh ini adalah Stephan El Shaarawy. Penilaian diambil dari jumlah gol pemain tersebut dibandingkan dengan total gol yang dilesakkan timnya sejauh ini.

Berdasarkan pertimbangan itu,  Il Faraone muncul sebagai yang terdepan. Kontribusinya terhadap AC Milan belum tertandingi oleh pemain-pemain lain.

Stephan El Shaarawy (AC Milan)
Gol pemain/gol tim: 14/34
Kontribusi: 41%

Edinson Cavani (Napoli)
Gol pemain/gol tim: 13/33
Kontribusi: 39%

Miroslav Klose (Lazio)
Gol pemain/gol tim: 10/26
Kontribusi: 38%

Statistik Lain

Statistik Lain

AFP

Tim dengan rasio operan akurat terbaik
AC Milan - 86%
Juventus - 86%
Fiorentina - 84%
Inter Milan - 82%
Torino - 82%

Pemain dengan rasio shots per game terbaik
Stevan Jovetic (Fiorentina) - 4,2
Edinson Cavani (Napoli) - 4,2
Alessandro Diamanti (Bologna) - 3,9
Kevin-Prince Boateng (AC Milan) - 3,9
Pablo Osvaldo (AS Roma) - 3,8

Assist terbanyak
Borja Valero (Fiorentina) - 8
Marek Hamsik (Napoli) - 7
Francesco Totti (AS Roma) - 6
Antonio Cassano (Inter Milan) - 6
Stefano Mauri (Lazio) - 5

Best XI

Best XI

AFP

Masih berdasarkan statistik, terpilihlah 11 pemain terbaik untuk tiap posisi dengan formasi 4-4-2.

Di bawah mistar, Andrea Consigli lah yang mendapatkan kehormatan. Bukan Gianluigi Buffon atau kiper-kiper lain yang namanya lebih dikenal. Namun, jangan heran. Consigli adalah salah satu pemain kunci Atalanta musim ini. Atalanta memang hanya tim peringkat 11, tapi jika bukan berkat refleks dan kehebatan Consigli dalam menahan penalti, mereka bisa saja terdampar di posisi yang lebih parah.

Untuk barisan belakang, ada kombinasi derby Milan dan derby Turin. Di tengah, ada dominasi dua raksasa ibu kota yang dilengkapi satu wakil sang capolista dalam diri Andrea Pirlo.

Untuk ujung tombak kembar, terpilih duet top scorer Stephan El Shaarawy (14 gol) dan Edinson Cavani (13 gol).  Tak hanya torehan gol, tapi rating dua predator tersebut juga lebih baik daripada striker-striker lainnya hingga giornata 18.

Gol Terbaik

" title="Gol Terbaik" alt="Gol Terbaik" width="688" height="459"/>

youtube

Untuk yang satu ini, tidak ada hubungannya dengan statistik. Ini hanya berupa opini. Anda boleh setuju atau tidak.

Kami memilih finishing spektakuler Panagiotis Kone yang menginspirasi kesuksesan Bologna dalam menyudahi perlawanan tuan rumah Napoli di giornata 17 sebagai gol terbaik Serie A sejauh ini.

Gol itu seolah pukulan bagi Napoli, yang tengah berjuang keras untuk menjaga jarak dengan Juventus. Sebaliknya, bagi Bologna, gol itu berperan besar dalam keberhasilan mereka merangkak keluar dari papan bawah.

Berita Terkait