Sterling Berikutnya? 5 Bintang Premier League yang Gagal Total Setelah Pindah ke Klub Rival

Aga Deta | 1 Juli 2022 13:56
Pemain Manchester City Raheem Sterling. (c) AP Photo

Bola.net - Raheem Sterling dikabarkan akan meninggalkan Manchester City pada musim panas ini. Dia pun berpotensi bergabung dengan klub rival Chelsea.

Sterling adalah salah satu pemain kunci Man City dalam empat tahun terakhir. Semenjak ditangani Josep Guardiola, sang winger menjadi salah satu winger paling mematikan di Inggris.

Namun, Sterling dikabarkan ingin pergi dari Manchester City di musim panas ini. Faktor jam bermain membuat sang winger ingin meninggalkan juara bertahan EPL itu.

Chelsea kabarnya siap menampung Sterling. The Blues ingin mendapatkan Sterling untuk memperkuat lini serangnya setelah ditinggal Romelu Lukaku.

Chelsea saat ini sudah membuka pembicaraan dengan Manchester City terkait transfer Sterling. Transfer ini berpotensi terjadi dalam waktu dekat.

Namun, Sterling juga perlu waspada setelah pindah ke Chelsea. Pasalnya, tidak semua pemain yang pindah ke klub rival berakhir dengan baik.

Berikut ini lima bintang Premier League yang gagal total setelah pindah ke klub rival.

1 dari 5 halaman

Fernando Torres

Fernando Torres (c) AFP

Fernando Torres mungkin berada di puncak permainannya saat berseragam Liverpool. Bomber asal Spanyol tersebut mampu mencetak banyak gol untuk The Reds.

Penampilan ciamik Torres bersama Liverpool membuat Chelsea kepincut. The Blues kemudian memboyong Torres dengan memecahkan rekor transfer yang pernah dibayarkan sebuah klub Inggris.

Sayang, Torres yang dikenal sebagai striker tajam tiba-tiba mandul saat berseragam Chelsea. Meski ikut memenangkan Liga Europa dan Liga Champions, Torres sering dianggap sebagai salah satu pembelian gagal The Blues.

2 dari 5 halaman

Alexis Sanchez

Alexis Sanchez (c) AFP

Alexis Sanchez pernah jadi idola fans Arsenal beberapa tahun yang lalu. Dia merupakan pemain terbaik The Gunners dan membantu klub memenangkan dua gelar FA Cup.

Namun, nasib Sanchez berubah total saat pindah ke Manchester United pada Januari 2018. Dia tak mampu menunjukkan performa terbaiknya sehingga berakhir di bangku cadangan.

Sanchez tercatat hanya mampu mencetak lima gol dari 45 pertandingan untuk Setan Merah. Setelah tenaganya tidak dibutuhkan di Old Trafford, Sanchez dilepas ke Inter Milan.

3 dari 5 halaman

David Luiz

Bek Arsenal, David Luiz (c) AP Photo

Setelah merah kesuksesan besar bersama Chelsea, David Luiz memutuskan untuk menerima pinangan Arsenal. The Gunners mengeluarkan 8,7 juta euro untuk memboyong bek asal Brasil tersebut.

Meski ikut memenangkan FA Cup, performa Luiz bisa dibilang angin-anginan dan rentan cedera. Dia juga mendapat tiga kartu merah selama dua musim di Emirates Stadium.

Pemain belakang berusia 35 tahun tersebut sekarang sudah kembali ke kampung halamannya di Brasil. Dia sekarang bermain untuk Flamengo.

4 dari 5 halaman

Emmanuel Adebayor

Emmanuel Adebayor (c) AFP

Emmanuel Adebayor pernah menjadi pemain andalan di lini depan Arsenal. Setelah tiga tahun membela The Gunners, Adebayor memutuskan hengkang ke Manchester City.

Namun, Adebayor tidak terlalu sukses setelah datang ke Etihad Stadium. Yang paling diingat mungkin hanya selebrasi kontroversialnya saat menghadapi Arsenal.

Setelah tersisih dari skuat The Citizens, Adebayor sempat dipinjamkan ke Real Madrid dan Tottenham. Dia kemudian bergabung dengan Spurs secara permanen.

5 dari 5 halaman

Danny Drinkwater

Danny Drinkwater (c) AFP

Danny Drinkwater berhasil membantu Leicester City memenangkan gelar Premier League pada musim 2015/206. Aksinya itu akhirnya membuat Chelsea kepincut memboyongnya ke Stamford Bridge.

Namun, kepindahannya ke Chelsea bisa dibilang salah besar. Gelandang asal Inggris tersebut gagal mengulang sukses seperti yang dilakukannya bersama Leicester City.

Drinkwater tidak mampu menembus tim inti Chelsea sehingga membuatnya dipinjamkan ke beberapa klub. Kebersamaan Chelsea dengan Drinkwater berakhir pada musim panas ini.

Sumber: Daily Star

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR