
Bola.net - Mikel Arteta akhirnya bisa bernapas lega setelah membawa Arsenal melangkah ke partai puncak Carabao Cup. Manajer asal Spanyol itu menyebut keberhasilan ini sebagai buah manis dari kerja keras timnya selama bertahun-tahun.
Tiket ke Wembley dipastikan lewat laga dramatis di Emirates Stadium menghadapi rival sekota, Chelsea, pada leg kedua semifinal Piala Liga Inggris, Rabu (4/2/2026). The Gunners yang datang dengan keunggulan agregat 3-2 sukses menyudahi perlawanan The Blues dengan penuh gaya.
Kai Havertz menjadi tokoh protagonis yang menyegel nasib Chelsea di masa injury time. Aksi dinginnya melewati kiper Robert Sanchez memastikan Arsenal berlaga di final pada 22 Maret mendatang.
Bagi Arteta, ini adalah momen "percobaan ketiga yang berhasil" setelah sebelumnya selalu kandas di semifinal pada edisi 2022 dan 2025. Kutukan semifinal itu akhirnya pecah di hadapan publik sendiri.
Ini menjadi pembuktian mentalitas skuad London Utara yang sempat diragukan dalam laga-laga krusial. Kini, satu kaki mereka sudah berada di podium juara.
Emosi Meledak di Emirates

Sang juru taktik tak bisa menyembunyikan kegembiraannya pasca peluit panjang berbunyi. Ia mengaku sudah tidak sabar menikmati atmosfer final yang telah lama dinantikan oleh skuad Meriam London.
"Saya tidak sabar karena kami telah bekerja sangat keras selama beberapa tahun terakhir," ujar Arteta penuh antusias.
Perjalanan menuju final ini memang tidak mudah, mengingat The Gunners nyaris mencapainya beberapa kali namun selalu gagal di langkah terakhir. Kini, ambisi itu akhirnya terwujud nyata lewat perjuangan kolektif yang tak kenal lelah.
"Kami sudah sangat dekat berkali-kali dan kami benar-benar ingin menikmati momen ini," tambahnya.
Arteta juga menyoroti cara timnya menutup pertandingan dengan gol Havertz yang memicu perayaan emosional. Baginya, momen kebersamaan antara pemain dan staf di pinggir lapangan sangatlah mahal harganya.
"(Saya) sangat senang, terutama cara kami mengakhiri laga dengan gol Kai dan selebrasi para pemain serta staf, semuanya bersama-sama, karena kami tahu betapa berartinya ini," tegasnya.
Atmosfer Magis dan Kembalinya Havertz
Secara keseluruhan, Arteta menilai Martin Odegaard dan kolega tampil luar biasa dalam format dua leg melawan tim sekelas Chelsea. Keunggulan yang mereka bawa dari leg pertama berhasil dipertahankan dengan kedewasaan mental yang matang.
Dukungan suporter di Emirates Stadium malam itu juga mendapat kredit khusus dari sang pelatih. Energi tanpa henti dari tribun dinilai menjadi faktor krusial yang membakar semangat pemain di lapangan.
"Bersama orang-orang kami, saya harus mengatakan bahwa atmosfer yang mereka ciptakan malam ini sungguh luar biasa," puji Arteta.
Sorotan khusus tentu tertuju pada Kai Havertz. Gol penentu di menit akhir itu merupakan gol keduanya sejak kembali dari cedera parah yang didapatnya saat melawan Manchester United di pekan pembuka musim ini.
Melihat pemainnya bangkit dari meja perawatan dan mencetak gol krusial memberikan kepuasan batin tersendiri bagi sang pelatih. Ia tahu betul betapa berat perjuangan Havertz untuk pulih.
"Itulah momen ketika Anda bekerja sangat keras dan banyak orang bekerja sangat keras setiap harinya," kenang Arteta.
Pelatih berusia 42 tahun itu menegaskan bahwa momen kegembiraan seperti inilah yang menjadi bayaran setimpal atas semua keringat yang keluar di sesi latihan.
"Itu demi momen-momen seperti ini, mencetak gol itu, bersama-sama, merayakan, senyum lebar serta banyak energi dan kebanggaan. Kami sepenuhnya layak berada di Wembley," lanjutnya.
Membidik Sejarah 1993
Kini, fokus Arsenal sepenuhnya tertuju pada tanggal 22 Maret di Wembley. Mereka berambisi memenangkan kompetisi ini untuk pertama kalinya sejak tahun 1993 silam.
Peluang untuk mengukir tinta emas sejarah klub kini terbuka lebar di depan mata. Arteta pun tak ingin menyia-nyiakan kesempatan emas untuk mempersembahkan trofi bagi lemari piala Arsenal yang sudah lama menantikan gelar ini.
"Yah, untuk membuat sejarah dengan klub. Itu adalah trofi pertama yang akan berkesempatan kami menangkan. Jadi, ayo kita raih," pungkas Arteta optimistis.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 4 Februari 2026 09:41
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 4 Februari 2026 09:54 -
Liga Inggris 4 Februari 2026 09:41 -
Tim Nasional 4 Februari 2026 09:32 -
Liga Italia 4 Februari 2026 09:25 -
Liga Spanyol 4 Februari 2026 08:48 -
Liga Inggris 4 Februari 2026 08:40
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
- 7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Cham...
- 5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi d...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...












:strip_icc()/kly-media-production/medias/5182875/original/042479600_1744109077-20250408-Penutupan_IHSG-HER_4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478784/original/010546900_1768923115-14.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3356525/original/071853900_1611299590-20210122-IHSG-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5492189/original/051434300_1770129387-IMG_7437.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5381076/original/086032100_1760450533-gus_ipul.jpg)

