
Bola.net - Polrestabes Surabaya siapkan 1337 personel amankan laga Timnas Indonesia kontra Vietnam di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (15/9) sore. Tak hanya personel polisi yang diturunkan, 340 personel dari sektor pemerintah dan TNI juga ikut membantu pengamanan laga tersebut.
Menurut Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Suparti, pasukannya akan disebar di beberapa titik. "Mode pengamanannya seperti pengamanan pertandingan sebelumnya. Sebagian mengamankan jalan untuk antisipasi kemacetan. Sebagian tetap melakukan sweeping dan pemeriksaan barang-barang bawaan penonton yang masuk stadion," katanya Jum'at (14/9).
Pemeriksaan terhadap penonton tersebut, sasarannya adalah senjata tajam, petasan, tongkat, dan botol minuman. "Termasuk barang-barang berbahaya yang ada di dalam stadion, seperti batu."
Polwan dengan satu melati di pundak ini juga menegaskan, pemeriksaan barang bawaan tersebut untuk antisipasi kericuhan di dalam stadion saat pertandingan digelar. "Sweeping juga akan dilakukan di beberapa titik, baik di luar maupun dalam stadion. Ini hanya upaya mengamankan barang berbahaya yang sudah berada di area stadion sebelum pertandingan dimulai," papar Suparti.
Selain itu, mantan Kapolsek Asemrowo dan Wonocolo ini mengimbau kepada warga, termasuk Bonekmania untuk menjaga agar tetap kondusif dan aman selama pertandingan. (adn/end)
Menurut Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Suparti, pasukannya akan disebar di beberapa titik. "Mode pengamanannya seperti pengamanan pertandingan sebelumnya. Sebagian mengamankan jalan untuk antisipasi kemacetan. Sebagian tetap melakukan sweeping dan pemeriksaan barang-barang bawaan penonton yang masuk stadion," katanya Jum'at (14/9).
Pemeriksaan terhadap penonton tersebut, sasarannya adalah senjata tajam, petasan, tongkat, dan botol minuman. "Termasuk barang-barang berbahaya yang ada di dalam stadion, seperti batu."
Polwan dengan satu melati di pundak ini juga menegaskan, pemeriksaan barang bawaan tersebut untuk antisipasi kericuhan di dalam stadion saat pertandingan digelar. "Sweeping juga akan dilakukan di beberapa titik, baik di luar maupun dalam stadion. Ini hanya upaya mengamankan barang berbahaya yang sudah berada di area stadion sebelum pertandingan dimulai," papar Suparti.
Selain itu, mantan Kapolsek Asemrowo dan Wonocolo ini mengimbau kepada warga, termasuk Bonekmania untuk menjaga agar tetap kondusif dan aman selama pertandingan. (adn/end)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 00:40Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
Resmi! Usai Tinggalkan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Klub Thailand dan Main Bareng Asnawi Mangkualam
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
