
Bola.net - Bali United sedikit mengalami kesulitan dalam beberapa pekan terakhir. Mereka hanya bisa meraih dua poin dari laga kontra Persija Jakarta, PSM, dan RANS Nusantara FC.
Di BRI Liga 1 2022-20223, Bali United sudah kebobolan total 30 gol. Menariknya, mereka tetap jadi tim dengan produktivitas tertinggi alias paling banyak mencetak gol.
Skuad asuhan Stefano Cugurra Teco berhasil mengemas 44 gol dalam 20 pertandingan. Gol-gol ini juga dibarengi dengan performa apik beberapa pemain Bali United.
Yang perlu digarisbawahi adalah performa mentereng saat putaran pertama BRI Liga 1. Tercatat ada 3 pemain dengan jumlah assist terbanyak yang dimiliki Serdadu Tridatu musim ini. Mereka adalah Fadil Sausu, Privat Mbarga, dan Eber Bessa.
Bali United Tempatnya Raja Assists di BRI Liga 1
Ketiganya sama-sama membukukan total 6 assist. Privat Mbarga selain mencetak 6 assist, juga sudah mengemas 9 gol. Eber Bessa mampu menciptakan 4 gol. Hanya Fadil yang belum bisa mencetak gol musim ini.
Di posisi keempat, ada M. Rahmat yang berhasil menciptakan 4 assist dan 6 gol. Artinya dari 44 gol yang dihasilkan Bali United, 22 gol berhasil tercipta akibat assist yang diberikan keempat pemain ini.
Lalu apa yang menjadi kunci Eber Bessa, Fadil, dan Privat Mbarga termasuk Rahmat berhasil menciptakan 22 asisst dalam 20 pertandingan? Jawabannya adalah program latihan.
Faktor Latihan
Ketika di latihan, pelatih yang akrab disapa Teco memberikan program latihan penyelesaian akhir untuk semua pemain.
Biasanya skema sepakan bola mati terbagi menjadi dua tim yaitu tim yang dihuni oleh pemain belakang dengan tim yang bermaterikan gelandang dan penyerang.
"Semua itu dari latihan. Misalnya ada pemain yang punya postur kurang ideal, tetapi dia bisa menyundul bola di udara berkat program latihan. Ada program latihan passing, crossing, heading, shooting, dan teknik," ucap Teco.
Bola Mati
Di sisi lain, Privat Mbarga juga senada dengan Teco. Privat berhasil mencetak 5 dari 9 gol melalui sundulan. Semuanya berkat dari program latihan bola mati.
Akurasi sundulan atau tempat penting, namun di balik semua itu juga harus dibarengi dengan umpan yang matang untuk pemain lain yang sudah menunggu di depan gawang lawan.
"Saya sering berlatih bola mati. Seperti ini, saya biasa melakukan latihan saat menyundul bola. Saya memang tidak punya pustur tinggi, tetapi saya melatihnya agar lompatan saya menjadi lebih eksplosif," tutup Privat.
Disadur dari: Bola.com (Maheswara Putra/Hendry Wibowo) 3 Februari 2023
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Voli 7 Juni 2026 11:51Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 11:25
Prabowo Kunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama di Tabanan Bali
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
MOST VIEWED
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7970363/original/076578100_1780806991-eleanor.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
