
Bola.net - Arsenal berencana mengunjungi Indonesia pada laga pra musim bulan Juli mendatang. Ini adalah kunjungan kedua Arsenal ke tanah air, setelah kunjungan pertama mereka 30 tahun silam.
Kembali ke tahun 1983, saat itu Arsenal ditangani Terry Neill datang ke Indonesia untuk melakoni 3 pertandingan persahabatan.
Dikutip dari situs resmi klub, pertandingan pertama Arsenal bertempat di Medan dan berhasil mengalahkan klub lokal, VSP dengan skor 3-0. Kemudian The Gunners beranjak ke Jakarta untuk menghadapi VSPSSI yang berakhir dengan kemenangan 5-0 untuk klub asal Inggris itu.
Di pertandingan ketiga, terjadi kejutan, Arsenal dipaksa menyerah dari NIAC Mitra di Surabaya dengan skor 0-2. Digelar di stadion 10 November, Fandi Ahmad dan Joko Malis kala itu sukses menjebol gawang Arsenal yang turun dengan kekuatan terbaiknya.
Saat itu Arsenal memainkan pemain bintangnya O’Leary, Pat Jennings, Kenny Sansom, Brian Talbot, Alan Sunderland dan Graham Rix. Namun 3 laga dalam rentang waktu 6 hari diperkirakan menguras tenaga pemain Arsenal hingga berujung dengan kekalahan di laga terakhir.
Kini setelah 30 tahun berselang, banyak yang berubah ketika Arsenal akan datang untuk kedua kalinya ke Indonesia. NIAC Mitra kini berubah menjadi Mitra Kukar dan home base berpindah ke Kutai Kertanegara. Sementara Fandi Ahmad kini menjadi pelatih di sekolah sepakbola milik Arsenal di Indonesia. (ars/mac)
Kembali ke tahun 1983, saat itu Arsenal ditangani Terry Neill datang ke Indonesia untuk melakoni 3 pertandingan persahabatan.
Dikutip dari situs resmi klub, pertandingan pertama Arsenal bertempat di Medan dan berhasil mengalahkan klub lokal, VSP dengan skor 3-0. Kemudian The Gunners beranjak ke Jakarta untuk menghadapi VSPSSI yang berakhir dengan kemenangan 5-0 untuk klub asal Inggris itu.
Di pertandingan ketiga, terjadi kejutan, Arsenal dipaksa menyerah dari NIAC Mitra di Surabaya dengan skor 0-2. Digelar di stadion 10 November, Fandi Ahmad dan Joko Malis kala itu sukses menjebol gawang Arsenal yang turun dengan kekuatan terbaiknya.
Saat itu Arsenal memainkan pemain bintangnya O’Leary, Pat Jennings, Kenny Sansom, Brian Talbot, Alan Sunderland dan Graham Rix. Namun 3 laga dalam rentang waktu 6 hari diperkirakan menguras tenaga pemain Arsenal hingga berujung dengan kekalahan di laga terakhir.
Kini setelah 30 tahun berselang, banyak yang berubah ketika Arsenal akan datang untuk kedua kalinya ke Indonesia. NIAC Mitra kini berubah menjadi Mitra Kukar dan home base berpindah ke Kutai Kertanegara. Sementara Fandi Ahmad kini menjadi pelatih di sekolah sepakbola milik Arsenal di Indonesia. (ars/mac)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 05:40Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
